Pilih Kategori Artikel

12 Aksen Tambahan untuk Mempercantik Undangan Pernikahanmu
Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Undangan pernikahan biasanya dibuat dengan desain cantik untuk memberikan kesan pertama yang  baik kepada para tamu undangan. Gambar bunga-bunga, ilustrasi pengantin, hingga font yang meliuk-liuk dipilih agar kertas ini tidak tampak membosankan. Namun, jika kamu menyukai hal yang lebih unik, desain tersebut mungkin masih kurang untuk membuat undanganmu berkesan. Rasanya perlu ada aksen tambahan yang bisa membuatnya semakin menarik.

Selain desain yang cantik, sebenarnya ada beberapa aksen tambahan yang bisa kamu pertimbangkan. Bentuknya bisa saja simpel dengan ukuran kecil, tapi akan membuat undanganmu semakin maksimal. Berikut ini adalah beberapa inspirasinya. Simak sampai habis, ya!

1. Pita atau ribbon

Pita merupakan aksen yang sangat populer untuk mempercantik undangan pernikahan karena mampu memberikan sentuhan elegan dan romantis secara instan. Pita biasanya digunakan untuk mengikat kartu undangan, menyatukan beberapa lembar informasi seperti RSVP card dan peta lokasi, atau sekadar menjadi hiasan di bagian depan undangan. Pemilihan warna pita bisa disesuaikan dengan tema pernikahan, misalnya pita satin warna ivory untuk konsep klasik, dusty pink untuk konsep romantis, atau sage green untuk konsep garden wedding. 

Selain itu, jenis pita juga beragam seperti satin, organza, hingga velvet yang masing-masing memberikan kesan berbeda. Pita satin terlihat mewah dan formal, sedangkan pita organza memberi kesan ringan dan dreamy. Detail sederhana seperti pita yang diikat rapi juga bisa membuat undangan terlihat jauh lebih eksklusif dibandingkan undangan yang polos.

2. Bunga kering atau dried flower

wm_article_img
Foto: Pexels/Jonathan Borba

Bunga kering menjadi aksen yang semakin digemari karena mampu memberikan kesan natural, rustic, dan artistik pada undangan pernikahan. Biasanya bunga kering ditempelkan pada bagian depan undangan, diselipkan di bawah pita, atau dimasukkan ke dalam amplop sebagai elemen dekoratif kecil. Jenis bunga kering yang sering digunakan antara lain baby’s breath kering, lavender, atau bunga kecil dengan warna-warna lembut. 

Selain terlihat cantik, bunga kering juga memberikan tekstur unik yang membuat undangan terasa lebih hidup dan tidak monoton. Aksen ini sangat cocok untuk konsep pernikahan rustic, bohemian, garden party, atau outdoor wedding. Kehadiran bunga kering juga akan membuat undangan terasa lebih personal dan handmade karena memberikan kesan bahwa undangan dibuat dengan perhatian pada detail yang sangat tinggi.

3. Daun kering

Selain bunga kering, daun yang telah dikeringkan atau di-press juga bisa menjadi aksen alami yang mempercantik undangan pernikahan. Daun kecil dengan bentuk unik seperti daun eucalyptus, pakis kecil, atau daun maple sering digunakan sebagai dekorasi yang ditempelkan pada undangan atau diselipkan bersama pita. Daun yang di-press biasanya memiliki tampilan tipis dan artistik sehingga memberikan kesan elegan yang tetap natural. Aksen ini sangat cocok untuk konsep pernikahan outdoor, botanical, atau garden wedding karena mampu memperkuat nuansa alami yang ingin ditampilkan.

4. Wax seal

Wax seal atau segel lilin merupakan aksen klasik yang memberikan nuansa elegan dan vintage pada undangan pernikahan. Biasanya segel lilin digunakan untuk menutup amplop atau sebagai hiasan di bagian depan undangan. Lilin yang dilelehkan kemudian dicap menggunakan stempel khusus yang bisa berisi inisial pasangan, motif bunga, atau simbol tertentu. Warna wax seal pun beragam, mulai dari merah klasik, emas metalik, hingga warna-warna pastel yang modern. Detail kecil ini mampu membuat undangan terasa lebih mewah dan eksklusif, seperti surat resmi pada zaman dahulu. Selain itu, wax seal juga memberikan pengalaman membuka undangan yang lebih berkesan bagi para tamu karena mereka harus membuka segel tersebut terlebih dahulu sebelum membaca isi undangan.

5. Tali rami atau twine

wm_article_img
Foto: Pexels/Masood Aslami

Untuk pasangan yang menyukai konsep rustic atau natural, tali rami bisa menjadi pilihan aksen yang menarik. Tali ini biasanya digunakan untuk mengikat undangan atau menggabungkan beberapa elemen seperti kartu undangan, RSVP card, dan kartu informasi lainnya. Tekstur alami dari tali rami memberikan kesan sederhana tapi tetap estetik. Kombinasi tali rami dengan kertas kraft, bunga kering, atau daun kecil akan membuat undangan terlihat hangat dan earthy. Aksen ini juga sering digunakan dalam konsep pernikahan outdoor, rustic wedding, atau bohemian wedding karena mampu menciptakan nuansa yang lebih santai dan artistik.

6. Charm atau gantungan kecil

Charm atau gantungan kecil bisa menjadi aksen unik yang membuat undangan terlihat lebih personal dan memorable. Biasanya charm bisa dibuat dalam bentuk logam kecil berbentuk hati, kunci, daun, atau simbol tertentu yang memiliki makna khusus bagi pasangan. Charm bisa diikat bersama pita atau tali yang menghiasi undangan. Selain menjadi dekorasi, aksen ini juga bisa dijadikan suvenir kecil yang bisa disimpan oleh tamu. Detail kecil seperti ini menunjukkan perhatian pasangan terhadap pengalaman tamu yang menerima undangan sehingga selain berfungsi sebagai pemberitahuan acara, undangan juga bisa menjadi kenang-kenangan yang indah.

7. Layer kertas transparan

wm_article_img
Foto: Pexels/Ngân Dương

Penggunaan kertas transparan atau vellum paper sebagai lapisan tambahan pada undangan bisa menciptakan tampilan yang sangat elegan dan modern. Biasanya vellum digunakan sebagai cover yang menutupi kartu undangan utama, kemudian diikat dengan pita, wax seal, atau tali tipis. Ilustrasi bunga, motif minimalis, atau monogram pasangan juga bisa dicetak di permukaan kertas ini. Efek transparan dari kertas ini memberikan kesan soft, dreamy, dan berlapis sehingga undangan terlihat lebih eksklusif. Selain mempercantik tampilan, vellum juga memberikan dimensi visual yang membuat undangan terasa lebih artistik dan tidak biasa.

8. Sticker atau monogram pasangan pengantin

Stiker dengan monogram atau inisial nama pasangan bisa menjadi aksen sederhana yang sangat elegan untuk mempercantik undangan pernikahan. Biasanya stiker ini digunakan untuk menutup amplop, menempel pada pita, atau menjadi elemen dekoratif di bagian depan undangan. Desain monogram bisa dibuat dengan berbagai gaya, mulai dari tipografi klasik yang mewah hingga desain minimalis modern. Selain mempercantik tampilan, monogram juga membantu membangun identitas visual pernikahan pasangan, terutama jika desain yang sama digunakan pada elemen lain seperti suvenir, dekorasi, atau signage acara. Dengan begitu, seluruh konsep pernikahan terasa lebih konsisten dan terkonsep dengan baik.

9. Envelope liner

Envelope liner adalah lapisan kertas tambahan yang ditempelkan di bagian dalam amplop undangan. Walaupun biasanya tidak terlihat dari luar, detail ini memberikan kejutan visual yang menarik saat amplop dibuka. Desain envelope liner bisa berupa motif bunga, ilustrasi pemandangan, pola geometris, atau warna solid yang sesuai dengan tema pernikahan. Lapisan ini membuat tampilan amplop menjadi lebih elegan dan tidak polos. Selain itu, envelope liner juga akan memberikan kesan bahwa undangan telah dipersiapkan dengan sangat detail dan penuh perhatian.

10. Laser cut detail

wm_article_img
Foto: Pexels/Pixabay

Laser cut adalah teknik memotong kertas dengan pola yang sangat detail menggunakan mesin laser. Biasanya teknik ini digunakan untuk membuat cover undangan dengan motif renda, floral pattern, atau ornamen geometris yang rumit. Hasil potongan yang presisi membuat undangan terlihat sangat artistik dan mewah. Laser cut sering digunakan untuk konsep pernikahan yang ingin menampilkan kesan elegan, romantis, atau klasik. Selain menjadi elemen dekoratif yang indah, teknik ini juga menciptakan efek visual berlapis yang membuat undangan tampak lebih istimewa dibandingkan desain undangan biasa.

11. Kartu tambahan

Selain kartu undangan utama, pasangan pengantin juga dapat menambahkan kartu kecil dengan bentuk yang unik sebagai aksen tambahan. Misalnya kartu RSVP berbentuk lengkungan, kartu ucapan terima kasih kecil, atau kartu informasi acara dengan bentuk oval atau potongan artistik. Bentuk yang tidak biasa ini membuat tampilan undangan terasa lebih kreatif dan tidak monoton. Selain mempercantik tampilan keseluruhan, kartu tambahan ini juga membantu menyampaikan informasi penting kepada tamu secara lebih terorganisir.

12. Emboss atau letterpress

Aksen tambahan lain yang sering digunakan untuk memperindah undangan adalah teknik emboss atau letterpress. Emboss membuat bagian tertentu pada undangan menjadi timbul sehingga memberikan tekstur yang menarik ketika disentuh. Biasanya teknik ini digunakan untuk menonjolkan nama pasangan, monogram, atau ornamen dekoratif pada undangan. Sementara itu, letterpress menciptakan efek cetakan yang sedikit masuk ke dalam kertas sehingga menghasilkan tampilan klasik dan mewah. Teknik ini sering dipilih oleh pasangan pengantin yang ingin memberikan kesan eksklusif dan sophisticated pada undangan mereka. Detail seperti ini membuat undangan terasa lebih premium dan menunjukkan kualitas desain yang tinggi.

Undangan yang dibuat dengan desain standar saja sebenarnya sudah menarik. Namun, jika kamu menyukai sesuatu yang unik, beberapa tambahan aksen tersebut mungkin akan membantumu untuk membuat undangan terlihat sedikit lebih ekstra. Untuk mewujudkan undangan yang kamu inginkan, jangan lupa untuk memilih vendor undangan yang terbaik. Yuk, eksplor lebih banyak di WeddingMarket!


Cover | Foto: Pexels/jhon macias

Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Article Terkait

Loading...

Article Terbaru

Loading...

Media Sosial

Temukan inspirasi dan vendor pernikahan terbaik di Sosial Media Kami

Loading...