
Bunga bale pengantin merupakan kerajinan tangan asli ada Melayu. Berbagai upacara adat, seperti pernikahan, lamaran, khitanan dan lain sebagainya kerap menggunakannya.
Hingga saat ini, bale atau balai dianggap sebagai salah satu benda yang memiliki nilai adat, seni dan budaya. Di mana pernikahan dianggap tidak sah, bila bale tidak tersedia.
Bale sendiri dibuat dari kayu bersegi empat yang bertingkat tiga, yang selalu ganjil, mulai dari 3, 5, 7, hingga bale. Bale disusun sesuai dengan urutan, yang pertama adalah pulut kuning dengan menyusun daun pisang yang mengelilingi pulut.
Kemudian pada bale kedua akan diletakkan masukan inti, berikutnya ayam panggang, kemudian bunga kemuncuk atau kemuncak, juga bunga telur. Ada juga masyarakat yang menggunakan bale berbentuk bunga merak yang melambangkan kesuburan
Pada zaman dulu, warna yang digunakan untuk bale adalah merah muda, biru, hijau, emas dan juga ungu. Sementara khusus warna kuning hanya digunakan untuk kalangan tertentu. Meski aturan itu kini sudah tidak lagi digunakan.
Sementara bale putih tidak digunakan untuk acara pernikahan, namun untuk acara lainnya seperti khitanan, naik haji atau khatam Al-Qur-an.
Apa itu Bunga Bale Pengantin? Apa Saja Elemennya?
Bale pengantin yang digunakan oleh para bangsawan juga berbeda dengan masyarakat biasa. Di mana mereka akan membuat bale yang tinggi dan besar yang menunjukkan kedudukan bangsawan tersebut.
Kehadiran bale pada sebuah pernikahan adat Melayu, diibaratkan seperti sebuah rumah, yang bermakna penghuninya akan melengkapi satu sama lainnya. Bale yang dibawa oleh pihak laki-laki akan ditukar dengan bale yang dibawa oleh keluarga pengantin perempuan. Setelah itu, akan dilakukan beberapa prosesi.
Saat ini, bale pengantin mengalami pergeseran, ada beberapa elemen yang diganti karena alasan tertentu. Namun agar tidak mengurangi maknanya, sebaiknya bale tetap menggunakan beberapa elemen di bawah ini.
Bunga Kemuncak
Berdiri paling tegak dan paling atas, bunga bale pengantin memiliki bentuk yang paling besar dan paling mekar. Keberadaannya lah yang paling mencolok dibandingkan yang lainnya.
Tingkat pada Alas dan Kaki Bale Pengantin
Bale pengantin pada masyarakat biasa akan menggunakan bale tiga tingkat, dengan empat kaki yang bisa menyangga bale dengan baik.
Bunga Telur
Bunga telur adalah daya tarik tersendiri dari bale pengantin ini. Di mana bunga telur bisa dibawa pulang oleh tamu undangan.
Merawal
Merawal merupakan panji atau bendera yang berbentuk persegi tiga akan ditancapkan pada pulut yang mengelilingi bale yang melambangkan kehormatan dan kemuliaan.
Ukiran
Pada bale juga ditemukan ukiran yang dibuat pada dasar kayu pada tempat bale. Ukiran digambarkan seperti pucuk rebung, buah nanas dan garis-garis vertikal.
Daun dan Batang Pisang
Pada bunga bale pengantin juga akan ditemui daun dan batang pisang. Daun pisang yang dibentuk segitiga akan disusun mengelilingi bale sebelum dimasukkan pulut kuning dan inti. Sementara batang pisang akan diletakkan terlebih dahulu, sebelum elemen-elemen lainnya disusun.
Kemudian untuk meletakkan bunga keumcak dan juga bunga telur, kamu akan menemukan batang lidi dan bambu yang dililit dengan kertas juga pita. Yang kemudian ditusukkan pada bagian batang pisang dan pulut.
Pulut
Pulut kuning dan inti juga menjadi bagian penting dari bunga bale pengantin yang harus ada.
Ayam Panggang
Ayam panggang juga harus disertakan pada setiap bale, yang digunakan adalah ayam kampung yang dibelah dua tanpa kaki dan kepala.
Pilihan Warna Bunga untuk Inspirasimu
Untuk mendapatkan bale pengantin, kamu sudah bisa membelinya dengan mudah di e-commerce. Namun jika kamu ingin membuatnya sendiri, mungkin ide di bawah ini bisa menginspirasimu.
Merah Emas
Bunga bale pengantin yang pertama didominasi warna emas dan merah. Penggunaan kain mengkilap seperti satin atau lace bisa digunakan untuk membuatnya.
Lidi dan bambu yang digunakan pun dililit dengan kain atau kertas dengan warna yang senada. Berikutnya untuk bendera, kamu bisa menggunakan bahan lace atau tile berwarna emas, dan bagian pinggirnya diberi pita berwarna merah.
Biru
Warna lainnya yang biasa digunakan untuk bale pengantin adalah biru. Bunga berbentuk serupa dari kain berwarna biru. Berikutnya telur yang digunakan untuk dekorasi bisa dibungkus menggunakan kain tile dan digantung di sela-sela bunga yang disusun.
Emas
Warna emas memang menjadi favorit pada pembuatan bunga bale pengantin. Bunga hias dari kain berwarna emas bisa dipadukan dengan daun-daun kecil berwarna hijau.
Bendera pun dibuat dari material yang sama, hingga pada bagian lidi atau bambu yang juga digunakan untuk menancapkan bunga. Telur rebus juga bisa digantung pada bambu setelah sebelumnya dibungkus menggunakan kain transparan dan diikat dengan pita.
Merah
Bunga bale pengantin berikutnya total menggunakan kain berwarna merah. Mulai dari bunga hingga bendera juga pita semuanya berwarna merah. Telur pun akan dibungkus menggunakan kain tile berwarna merah.
Bale pengantin terlihat sangat cantik dengan pemilihan bunga yang dibentuk dengan sederhana. Sementara untuk mengganti telur rebus asli, kamu boleh menggunakan telur palsu dari mainan atau yang dibuat dari kain stoking yang fleksibel sehingga tampak seperti aslinya.
Hijau
Inspirasi bunga bale pengantin berikutnya adalah bunga berwarna hijau. Total yang digunakan semua berwarna hijau. Untuk meletakkan telur, kamu bisa memilih keranjang kecil yang digantung di sekitar bunga.
Berikutnya taruh telur rebus di dalam wadah dan dibiarkan terbuka. Ide lain untuk bunga telur bisa digunakan telur palsu yang kemudian dihias dengan menggunakan pita.
Ungu
Menggunakan kain tile berwarna ungu juga menarik dibuat bunga bale pengantin. Buat gradasi dari dua atau tiga warna ungu hingga membuatnya terlihat lebih menarik.
Pada bagian batang lidi dan bambu bisa menggunakan satu warna yang dominan pada bagian kelopak bunganya. Telur rebus juga bisa diletakkan dibagian tengah kelopak bunga atau digantung dengan menggunakan kain tile yang sama.
Orange
Warna orange atau jingga juga bisa menjadi pilihan yang sama menariknya dengan warna lain. Warna ini memberikan kesan cerah sehingga sedap dipandang.
Sertakan daun kecil berwarna hijau untuk menghiasnya. Sementara untuk bagian bendara bisa dipilih kain tile berwarna senada dengan gradasi pita berwana sedikit lebih tua dengan kain tilenya untuk membatasi potongan bendera.
Merah Muda
Warna merah muda adalah warna yang paling banyak digunakan pada bale pengantin zaman dulu. Tidak pernah ada yang salah dengan warna ini dan kamu pun bisa memilihnya.
Kesan lembut dan romantis ditunjukkan dari warna yang satu ini. Sebagai paduannya, kamu bisa memilih warna merah atau putih. Gunakan warna ini untuk bendera atau pembungkus telur.
Menambahkan daun-daun berwarna hijau dan berukuran kecil juga bisa kamu lakukan. Bosan dengan telur rebus yang menggantung, kamu bisa menyelipkan telur di atas kelopak bunga berwarna merah muda tersebut.
Nah itu dia beberapa inspirasi bunga bale pengantin dan sejarahnya. Indonesia yang kaya akan budaya memang menarik untuk dipelajari. Bagaimana denganmu, mau menghadirkan jenis bunga pengantin ini untuk pernikahanmu?