Pilih Kategori Artikel

Budget Terbatas tapi Mau Resepsi Meriah? Ini Rahasia Memilih Hiburan Musik yang Tepat!
Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 16 -18 Januari 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Musik adalah "nyawa" dari sebuah pesta pernikahan. Tanpa musik yang tepat, suasana resepsi bisa terasa hambar atau bahkan kaku. Musik bukan cuma pengisi kesunyian, tapi ia adalah pembentuk memori. Bayangkan saat kamu berjalan menuju pelaminan, lagu favoritmu mengalun lembut. Indah, bukan? 

Namun, bagi banyak pasangan, mengalokasikan anggaran untuk hiburan seringkali menjadi tantangan tersendiri. Di satu sisi, kamu ingin suasana yang pecah dan berkesan, tapi di sisi lain, harus tetap bijak menjaga agar angka di buku anggaran tidak "bengkak".

Apakah kamu harus mengundang full band agar meriah, atau cukup soloist agar lebih hemat? Nah, supaya kamu nggak bingung lagi, yuk, simak panduan lengkap memilih format musik pernikahan yang sesuai dengan budget dan kebutuhanmu!

1. Soloist: Musik Pernikahan yang Personal dan Romantis

Banyak yang mengira soloist dipilih hanya karena murah. Padahal, soloist menawarkan kualitas keintiman yang sulit dicapai oleh band besar. Seorang soloist biasanya tampil dengan instrumen mandiri, mulai dari piano atau keyboard, hingga gitar akustik. Beberapa penyanyi profesional bahkan sudah mahir menggunakan looper pedal untuk menciptakan harmoni sendiri secara live.

Kamu bisa memilih soloist untuk konsep micro-wedding atau intimate dinner. Karena hanya ada satu orang, interaksi dengan tamu jauh lebih terasa. Kamu bisa meminta mereka membawakan lagu "rahasia" antara kamu dan pasangan dengan aransemen yang sangat personal. Vibe-nya seperti sedang berada di konser privat. Sangat personal dan romantis!

Untuk pertimbangan budget, efisiensi biaya tidak hanya pada fee musisi, tapi juga pada sound system. Kamu tidak butuh mixer besar atau banyak monitor stage, sehingga biaya vendor sound bisa ditekan hingga 40-50%.

2. Musik Akustik: Hangat, Santai dan "Semua Bisa Menikmati"

wm_article_img
Foto via Sky Wedding Entertainment

Format akustik adalah market leader di dunia pernikahan saat ini. Mengapa? Karena format ini adalah jembatan antara ketenangan soloist dan kemeriahan full band. Biasanya terdiri dari Vokal, Keyboard/Gitar, dan Cajon (drum kotak). Kehadiran Cajon sangat krusial; ia memberikan detak jantung (beat) pada musik sehingga tamu tetap bisa menikmati ritme tanpa merasa terganggu saat sedang mengobrol.

Kelebihan memilih musik akustik untuk pernikahan karena sangat "sopan" di telinga. Di awal acara, mereka bisa bermain dengan gaya jazz lounge yang elegan. Menjelang akhir, mereka bisa menaikkan tempo ke lagu-lagu pop-upbeat yang membuat tamu ikut bersenandung.

Pilihan yang satu ini sangat pas untuk kamu yang ingin menggelar pernikahan di venue semi-outdoor, taman, atau aula sedang. Format ini tidak membutuhkan panggung besar, bahkan bisa menyatu di sudut ruangan dengan dekorasi minimalis. Vibe-nya hangat, santai, namun tetap ada energi untuk mengajak tamu bergoyang kecil.

3. Full Band: The Real Party!

Jika kamu mengadakan resepsi di Ballroom hotel dengan tamu di atas 500 orang, full band bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Di ruangan luas yang penuh dengan suara riuh ribuan tamu, suara dari grup akustik kecil seringkali "tenggelam". Sementara full band memiliki power untuk mengisi setiap sudut ruangan dengan frekuensi suara yang penuh (low bass dari gitar bass dan hentakan drum set).

Selain itu, varian genre musik yang bisa dimainkan pun tak terbatas. Ingin lagu Dangdut modern? Rock n' Roll? Hingga EDM? Full band bisa mengeksekusinya dengan sempurna. Mereka memberikan aspek visual "pertunjukan" yang membuat panggung pelaminan terlihat jauh lebih megah. Namun, jika kamu memilih musik pernikahan dengan full band, bersiaplah untuk biaya tambahan di luar fee musisi, seperti:

  • Riders: Makan untuk 5-7 orang kru/musisi.
  • Sound System: Membutuhkan minimal 5.000-10.000 Watt (tergantung luas ruangan).
  • Panggung: Butuh area minimal 4x6 meter agar pergerakan musisi leluasa.

Full band memberikan vibe yang megah, energik, dan penuh selebrasi untuk pesta pernikahanmu. Ini adalah "The Real Party"!

Faktor Penentu: Mana yang Benar-Benar "Klik" dengan Pernikahanmu?

wm_article_img
Foto via DEO Entertainment

Memilih musik itu mirip seperti memilih gaun pengantin; harus pas ukurannya, nyaman dipakai, dan sesuai dengan tempatnya. Sebelum kamu menandatangani kontrak dengan vendor, coba deh duduk sejenak dengan pasangan dan jawab tiga pertanyaan "Golden Rules" ini:

1. Seberapa Banyak "Telinga" yang Akan Mendengar? (Jumlah Tamu)

Suara itu punya sifat unik, ia akan "diserap" oleh kerumunan orang. Semakin banyak tamu yang hadir, semakin besar tenaga suara yang dibutuhkan agar musik tidak terdengar seperti bisikan di kejauhan.

  • Dibawah 150 Tamu: Fokuslah pada kualitas, bukan kuantitas. Soloist atau Duo sudah sangat cukup untuk mengisi ruangan. Atmosfer yang tercipta akan terasa sangat personal, seolah-olah sang musisi bernyanyi khusus untuk setiap tamu yang hadir.
  • 150 - 500 Tamu: Di rentang ini, obrolan tamu biasanya mulai riuh. Format Akustik atau Quartet adalah pilihan aman. Kehadiran instrumen seperti cajon atau bass membantu ritme musik tetap terdengar di sela-sela obrolan tamu tanpa harus membuat mereka berteriak saat bicara.
  • Di atas 500 Tamu: Kamu butuh "mesin" yang lebih kuat. Full Band adalah pilihan mutlak. Di gedung yang besar dan penuh manusia, frekuensi rendah dari drum dan bass sangat diperlukan agar suasana tetap hidup dan tidak terasa "kosong" atau garing.

2. Siapa Saja yang Hadir di Sana? (Karakter Tamu)

Musik adalah bahasa universal, tapi seleranya tetap berbeda-beda. Coba cek daftar undangan kamu.

  • The Party Goers: Jika mayoritas undangan adalah teman kantor, sahabat kuliah, atau komunitas yang sebaya denganmu, mereka biasanya haus akan hiburan. Full Band dengan setlist lagu Top 40, Rock n Roll, atau lagu nostalgia tahun 90-an yang upbeat akan menjadi investasi terbaik untuk pesta yang tak terlupakan.
  • The Elegant Warmth: Jika tamu undangan didominasi oleh keluarga besar, kolega bisnis orang tua, atau tokoh senior, biasanya mereka lebih menghargai kenyamanan untuk berbincang. Musik Akustik atau Jazz Combo akan memberikan latar suara yang elegan, berkelas, dan "sopan" di telinga mereka.

3. Seperti Apa "Rumah" Acaramu? (Luas & Material Venue)

Jangan sampai alat musik yang canggih justru jadi bencana karena salah tempat.

  • Ruangan Terbatas & Banyak Kaca: Jika kamu mengadakan acara di restoran atau function hall kecil dengan banyak dinding kaca, hindari drum set (Full Band). Suara drum akan memantul keras di kaca dan membuat telinga sakit (mendengung). Soloist atau Akustik akan terdengar jauh lebih merdu di sini.
  • Ballroom Megah dengan Atap Tinggi: Di ruangan seperti ini, aspek visual sangat berpengaruh. Panggung yang besar akan terlihat aneh dan "sepi" jika hanya diisi satu orang penyanyi. Full Band tidak hanya mengisi ruangan dengan suara, tapi juga mengisi estetika panggung sehingga terlihat megah di foto-foto dokumentasimu.

Rasakan Langsung "Vibe" Musiknya di WeddingMarket Fair!

wm_article_img
Foto via Dewwi Entertainment

Membaca panduan memang memberikan gambaran, tapi  musik adalah soal "rasa" yang harus didengar sendiri. Kamu pasti ingin memastikan bahwa suara sang penyanyi benar-benar bisa membuatmu merinding (dalam arti positif!) atau aransemen musiknya sanggup membuat tamu undanganmu berdansa, bukan?

Nah, kabar terbaiknya, kamu tidak perlu bingung mencari satu per satu. Dalam waktu dekat, kamu bisa langsung merasakan "getaran" musik dari para maestro hiburan pernikahan di WeddingMarket Fair "Whispers in Bloom" , pameran pernikahan berkonsep nasional dan internasional yang akan digelar  pada tanggal 16 - 18 Januari 2026 di Balai Kartini, Exhibition & Convention Center, Jakarta

Di sana, kamu tidak hanya sekadar "cuci mata" melihat dekorasi yang cantik, tapi kamu punya kesempatan emas untuk melakukan live audition kecil-kecilan. Kamu bisa berbincang santai, berkonsultasi soal budget, hingga mendengar langsung demo suara dari vendor-vendor entertainment papan atas yang reputasinya sudah tidak diragukan lagi.

1. Deo Entertainment: Definisi Kemewahan dalam Nada 

Jika impian kamu adalah sebuah pesta pernikahan di ballroom megah yang memancarkan kesan prestise, Deo Entertainment adalah pilihannya. Mereka bukan sekadar band, tapi pengatur atmosfer yang ahli. Dengan pilihan format mulai dari grand orchestra hingga chamber music, setiap nada yang mereka mainkan terasa sangat presisi dan mahal. Sangat cocok untuk kamu yang menginginkan kesan pernikahan yang timeless, formal, dan penuh wibawa.

2. Dewwi Entertainment: Sentuhan Hangat yang Memeluk Jiwa 

Pernahkah kamu mendengar sebuah lagu dan merasa seperti sedang dipeluk oleh suaranya? Itulah kekuatan Dewwi Entertainment. Mereka memiliki talenta vokal yang sangat kuat dalam menyampaikan emosi (penghayatan). Format musik mereka dirancang untuk menciptakan kedekatan antara pengantin dan tamu. Jika konsep pernikahanmu adalah intimate wedding atau garden party yang mengutamakan kenyamanan bercengkerama, Dewwi adalah partner yang sempurna.

3. Matthew Wedding Entertainment: Kreativitas Tanpa Batas 

Bosan dengan aransemen lagu pernikahan yang itu-itu saja? Matthew Wedding Entertainment punya "sihir" untuk menyulap lagu-lagu hits yang biasa kamu dengar di radio menjadi versi wedding yang sangat berkelas namun tetap asyik untuk dinikmati. Mereka dikenal sangat dinamis dan mampu membaca mood tamu di lantai dansa. Bersama mereka, suasana resepsi dijamin tidak akan membosankan karena selalu ada kejutan di setiap transisi lagunya.

4. Sky Wedding: "Vibes" Modern untuk Pasangan Kekinian 

Untuk kamu pasangan muda yang ingin pesta pernikahan terasa fresh, santai, dan sangat Instagrammable secara audio, Sky Wedding adalah jawabannya. Mereka sangat up-to-date dengan tren musik global, mulai dari lagu-lagu indie-pop yang syahdu hingga musik upbeat yang kekinian. Gaya panggung mereka yang stylish juga sangat menyatu dengan dekorasi-dekorasi pernikahan modern masa kini.

Mengapa Kamu Harus Bertemu Mereka Langsung?

wm_article_img
Foto via Matthew Wedding Entertainment

Karena pernikahanmu adalah momen sekali seumur hidup yang tidak bisa diulang, dan musik adalah elemen yang sangat mengandalkan perasaan. Dengan hadir langsung, kamu bisa melakukan konsultasi setlist secara mendalam; bayangkan betapa tenangnya hati saat kamu bisa berdiskusi langsung dengan ahlinya tentang lagu apa yang paling mampu menghidupkan suasana pada momen Grand Entrance nanti.

Tak hanya itu, ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk mengecek kualitas audio secara nyata, sehingga kamu bisa merasakan sendiri kejernihan suara penyanyi serta harmonisasi alat musik mereka yang memikat secara live—sesuatu yang tidak bisa sepenuhnya terwakili hanya melalui video di media sosial. 

Dan tentu saja, yang paling dinanti adalah kesempatan untuk mendapatkan promo eksklusif pameran yang jarang ditemukan di hari biasa. Vendor-vendor besar seperti mereka biasanya sudah menyiapkan kejutan berupa potongan harga spesial hingga bonus tambahan, seperti kehadiran pemain saksofon secara cuma-cuma, yang hanya bisa kamu amankan jika melakukan pemesanan selama pameran berlangsung.

Jadi, jangan sampai terlewat ya! Sampai bertemu di Balai Kartini dan mari temukan nada yang paling pas untuk hari bahagiamu! Dapatkan Tiket WeddingMarket Fair gratis di sini!


Cover | Foto via Sky Wedding Entertainment

Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 16 -18 Januari 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Article Terkait

Loading...

Article Terbaru

Loading...

Media Sosial

Temukan inspirasi dan vendor pernikahan terbaik di Sosial Media Kami

Loading...