Indonesia mulai memasuki masa new normal. Seluruh masyarakat Indonesia mulai bisa beraktivitas seperti semula, hanya saja harus mengikuti beberapa protokol kesehatan yang disediakan pemerintah. Termasuk di dalamnya protokol busana untuk pernikahan di masa pandemi. Apakah kamu perlu mencari inspirasi gaun pengantin untuk pernikahan di masa pandemi ini?
Beberapa keluarga di beberapa daerah mulai menggelar pesta untuk merayakan pernikahan beberapa kerabat. Hal ini dilakukan karena new normal mulai berlangsung lagi. Tetapi tetap saja ada beberapa protokol kesehatan yang harus dipenuhi sebelum menggelar pesta. Peraturan pakaian di masa new normal tidak memiliki banyak perubahan. Pada masa ini, kamu hanya perlu memakai masker kain dua lapis atau masker kesehatan serta menyediakan hand sanitizer kemana pun ingin pergi.
Tetapi, untuk busana pengantin tentu berbeda. Harus ada penyesuaian yang akan tetap membuat pengantin tampak cantik dan elegan, serta tetap memenuhi protokol kesehatan. Ada beberapa inspirasi gaun pengantin yang bisa kamu pilih untuk penyelenggaraan resepsi di dalam masa new normal ini. Berikut beberapa di antaranya:
1. Simple and Sleek Long-Sleeved Sheath Wedding Dress

Gaun pengantin ini menonjolkan kesan elegan yang modis. Gaun pengantin ini berlengan panjang, tetapi tidak mengurangi kesan seksi yang ditampilkan. Hal ini karena dari bagian atas sampai paha, gaun ini menggunakan mode fit body sehingga menonjolkan lekuk tubuh pengantin.
Pada lengkungan S tubuh, terdapat kontur yang semakin membuat pengantin menjadi lebih seksi namun tetap elegan. Gaun ini memiliki ekor yang menjuntai di bagian belakang dan menimbulkan kesan manis pada desain gaun. Selain itu, bagian leher dibuat dalam model V neck, sehingga leher tampak jenjang sekaligus cantik.
Untuk menyesuaikan di masa pandemi, pemakaian masker dengan warna putih menjadi pilihan utama. Masker di desain dari kain bahan senada dan dihias dengan beberapa mutiara serta berlian yang berkilau, sehingga tetap sederhana tetapi juga mewah.
2. Royal Inspired Simple Wedding Dress

Jika ingin mencoba gaun yang biasa dipakai oleh putri kerajaan, mungkin kamu bisa mencoba gaun pengantin dengan jenis Royal Inspired Simple Wedding Dress.
Bahan yang digunakan untuk gaun kerajaan ini adalah matte Mikado yang bertujuan untuk menimbulkan kesan elegan dan mewah. Biasanya, pada bagian punggung akan lebih terbuka dengan bagian rok ball gown yang dikenakan pleat kecil agar tetap mengembang.
Kamu juga bisa menambah mahkota kecil untuk bagian rambut yang dapat dikombinasikan dengan masker berbahan kain dan sedikit renda di bagian depan. Agar lebih lengkap, kamu bisa memakai sarung tangan dengan warna senada sehingga lebih elegan dan aman.
3. Gaun Pengantin Syar’i
Ide gaun pengantin syar’i jauh lebih mudah untuk dikombinasikan dengan aturan kesehatan baru di masa new normal. Gaun pengantin syar’i ini akan dibuat tidak ketat dan tidak transparan sekaligus memiliki kesan elegan dan mewah seperti gaun pengantin pada umumnya.
Gaun syar’i ini bisa dibuat dengan model gaun Cinderella. Ball gown yang dipasang memakai kain berwarna putih tanpa pattern. Juga ditambahkan beberapa detail pada bagian punggung dan lengan untuk menambah keindahan serta keanggunan dari gaun tersebut.
Untuk bagian hijab, bisa menggunakan pemakaian mahkota berukuran kecil dan veil berbahan transparan yang menjuntai sampai pinggang. Veilnya juga bisa dipasang hingga ke depan dan disematkan secara silang untuk menutupi bagian dada.
Pakai masker 2 layer yang berbentuk seperti cadar berwarna senada dengan gaun dan berbahan satin lembut. Agar kecantikan seorang pengantin tetap terpancar, tonjolkan hiasan mata dan alis.
Protokol Kesehatan untuk Pesta Pernikahan di Masa New Normal
Meskipun sudah diperbolehkan beraktivitas normal seperti biasa, tetapi tetap saja protokol kesehatan dalam menyelenggarakan pernikahan tidak boleh diabaikan. Ada beberapa protokol yang harus diterapkan jika kamu ingin menyelenggarakan sebuah pesta pernikahan. Beberapa di antaranya adalah:
- Kapasitas tamu hanya diperbolehkan diisi sebanyak 50% dari kemampuan venue yang disewa
- Jika tamu yang diundang terlalu banyak, waktu resepsi diperpanjang menjadi lebih lama
- Memiliki jeda di antara resepsi untuk penyemprotan desinfektan dan sterilisasi ruangan
- Penerimaan tamu dibagi menjadi beberapa sesi untuk mencegah membludaknya tamu
- Tamu wajib menggunakan masker, kecuali untuk makan
- Tamu wajib lolos pengecekan suhu tubuh
- Tamu wajib mencuci tangan sebelum memasuki venue
- Pada bagian penerimaan tamu, dibuat beberapa pintu masuk untuk mencegah penumpukan tamu di luar venue
- Menggunakan fresh flower agar tidak menjadi carrier virus
- Makanan akan diambilkan pelayan demi menjaga sterilisasi makanan untuk tamu selanjutnya
- Menggunakan ‘angpao online’ agar tidak perlu menerima amplop fisik yang berpotensi menyebarkan virus
- Untuk daftar hadir tamu bisa memanfaatkan teknologi barcode
- Tidak boleh mengambil foto selfie dari kamera tamu
- Tidak diperbolehkan cipika-cipiki, hanya boleh salam namaste
- Stage untuk tamu akan di set lebih rendah, sehingga mencegah kebiasaan cipika-cipiki setelah berfoto.
- Pengambilan foto hanya boleh dilakukan oleh fotografer.
- Di pintu exit, tamu akan diarahkan untuk kembali mencuci tangan agar tetap steril
- Menyediakan tenaga medis dan ambulance di pintu exit, untuk berjaga-jaga.
Pandemi memaksa masyarakat untuk mencoba gaya hidup baru. Termasuk diantaranya perubahan dalam menyelenggarakan pesta pernikahan. Tentu ada banyak penyesuaian yang dilakukan agar penyelenggaraan pesta tetap berkesan sekaligus aman bagi mempelai, keluarga, serta tetamu yang datang untuk undangan. Itulah beberapa inspirasi gaun pengantin untuk pernikahan di masa pandemi. Semoga menginspirasi dan selamat untuk pernikahannya.
Foto: iMall, Casper-creation