Pilih Kategori Artikel

Urban Romance: 8 Lokasi Prewedding di Kota dan Konsep yang Bikin Foto Makin Hidup!
Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Banyak orang yang berpikir bahwa foto prewedding yang bagus adalah yang diambil di alam terbuka dengan pemandangan gunung atau perairan di belakangnya. Padahal, kini ada banyak konsep prewedding di kota yang akan membuat hasil foto tetap estetis dan justru penuh nostalgia saat dibuka lagi di masa depan. Makanya, kamu tidak perlu khawatir jika tinggal di tengah kota dan tidak sempat melakukan sesi foto prewedding ke alam.

Ada beberapa lokasi di tengah kota yang bisa kamu manfaatkan untuk mengambil foto prewedding yang ikonik. Jangan lupa untuk memilih konsep yang tepat agar hasilnya makin paripurna. Berikut ini panduan yang bisa kamu gunakan. Simak selengkapnya, yuk!

Lokasi prewedding di tengah kota

wm_article_img
Fotografi: Hello Elleanor

Kamu bisa memilih lokasi untuk menonjolkan kehidupan perkotaan atau tetap memberikan sentuhan alam. Berikut ini beberapa lokasi yang bisa jadi spot prewedding-mu.

1. Kawasan dengan gedung-gedung tinggi

Daerah pusat kota biasanya memiliki gedung-gedung ikonik yang langsung memberi kesan urban. Bentuknya macam-macam, seperti gedung pencakar langit, balai kota, museum modern, atau kawasan bisnis dengan arsitektur yang khas. Lokasi ini cocok untuk pasangan yang ingin menampilkan citra profesional, modern, dan “power couple”. 

Latar gedung tinggi akan menciptakan kesan dramatis dan elegan, apalagi jika dipadukan dengan outfit formal seperti setelan jas, blazer, atau gaun simpel berpotongan clean. Pilih waktu terbaik untuk pemotretan, yaitu pada pagi hari saat lalu lintas belum terlalu padat atau sore menjelang golden hour agar cahaya matahari memantul indah di kaca gedung. Tantangan dari lokasi ini adalah seputar izin dan keramaian. Makanya, perencanaan waktu dan komunikasi dengan fotografer adalah hal yang sangat penting.

2. Rooftop gedung atau parkiran bertingkat

wm_article_img

wm_article_img
Fotografi: ariefmotret_

Rooftop gedung perkantoran, hotel, atau bahkan parkiran bertingkat menawarkan pemandangan kota dari ketinggian yang sangat kuat secara visual. Pemandangan skyline, langit luas, dan siluet gedung di kejauhan memberi kesan urban romantis yang unik. Lokasi ini cocok untuk pasangan yang ingin konsep modern, sedikit edgy, dan tidak terlalu “manis”. 

Pemotretan di rooftop juga akan cocok untuk berbagai gaya, mulai dari kasual chic, semi-formal, hingga editorial fashion. Golden hour dan blue hour adalah waktu favorit karena pada waktu ini, langit kota berubah warna dan lampu gedung mulai menyala, menciptakan suasana hangat dan intim. Pastikan faktor keamanan dan izin lokasi diperhatikan dengan serius.

3. Coffee shop estetik

wm_article_img
Fotografi: Chiko Fotografi

Bagi pasangan yang ingin konsep prewedding yang terasa dekat dengan keseharian, kafe atau coffee shop estetik di tengah kota adalah pilihan yang sangat cocok. Lokasi ini menciptakan suasana santai, hangat, dan personal, seolah merekam potongan kehidupan sehari-hari sebagai sepasang kekasih. Interior dengan jendela besar, meja kayu, pencahayaan alami, dan detail dekorasi minimalis sangat mendukung untuk menciptakan foto yang intimate dan natural. 

Konsep ini cocok untuk pasangan yang tidak ingin terlihat terlalu formal, dengan outfit kasual rapi seperti kemeja, dress ringan, atau knitwear. Pemotretan di kafe juga akan cocok untuk pasangan yang tidak terbiasa berpose karena interaksi bisa dilakukan dengan lebih natural dengan duduk, berbincang, atau minum kopi bersama.

4. Perpustakaan, toko buku, atau ruang seni

wm_article_img
Fotografi: Fotoalismè

Lokasi seperti perpustakaan kota, toko buku independen, galeri seni, atau ruang pameran akan memberikan nuansa intelektual, tenang, dan penuh karakter. Tempat ini cocok untuk pasangan yang menyukai seni, literasi, dan ingin menunjukkan sisi personal masing-masing. Rak buku, lukisan, instalasi seni, atau ruang baca akan menjadi latar yang unik dan tidak pasaran. 

Konsep prewedding di lokasi ini terasa lebih “bercerita”, seolah setiap foto adalah potongan narasi hubungan. Kamu bisa memilih outfit bernuansa klasik, vintage, atau smart casual. Tantangan yang akan kamu hadapi di lokasi ini terletak pada pencahayaan indoor dan izin pemotretan. Namun, hasilnya akan sepadan karena sangat artistik dan berbeda dari prewedding pada umumnya.

5. Taman kota dan ruang hijau terbuka

wm_article_imgwm_article_img

Fotografi: Luxie picture

Taman kota menjadi solusi ideal bagi pasangan urban yang ingin mendapatkan sentuhan alam tanpa harus keluar dari lingkungan perkotaan. Pepohonan, rumput hijau, dan jalur pejalan kaki memberikan kesan yang segar dan romantis, sekaligus menunjukkan kontras yang menarik dengan kehidupan kota di sekitarnya. Lokasi ini cocok untuk konsep prewedding yang fun, ceria, dan youthful

Banyak pasangan memilih taman kota untuk menggambarkan hubungan yang tumbuh secara natural dan sederhana. Sebaiknya, datang di pagi hari untuk menghindari keramaian dan mendapatkan cahaya yang masih lembut. Taman kota bisa terlihat sangat eksklusif dan tidak kalah cantik dari lokasi outdoor di luar kota jika fotografer bisa mendapatkan angle yang tepat.

6. Stasiun, hotel, atau area transportasi umum

wm_article_img
Fotografi: jan.ji.co

Area transportasi seperti stasiun kereta, halte MRT, atau terowongan pejalan kaki memberikan kesan dinamis, urban, dan penuh cerita. Lokasi ini biasanya digunakan untuk konsep prewedding yang modern, realistis, dan menggambarkan perjalanan hidup bersama. Elemen seperti rel kereta, papan jadwal, eskalator, dan lorong panjang menciptakan komposisi visual yang kuat dan simbolik. 

Konsep ini cocok untuk pasangan yang ingin menampilkan kisah “perjalanan cinta” secara literal. Kamu bisa mengenakan outfit yang kontras, misalnya formal di tengah lokasi publik untuk menciptakan kesan editorial. Jangan lupa untuk memperhatikan aturan pemotretan di area publik agar tidak mengganggu aktivitas umum, ya.

7. Hotel atau apartemen

wm_article_img
Fotografi: Novel Journal

Mengambil lokasi di hotel atau bahkan apartemen tempat tinggal sendiri memberikan kesan sangat personal dan intimate. Konsep ini cocok untuk pasangan yang ingin mengambil foto prewedding dengan nuansa “homey” dan dewasa, seolah merekam momen privat sebelum resmi menikah. 

Balkon dengan view kota, jendela besar, atau koridor apartemen bisa menjadi latar yang sederhana dan emosional. Foto-foto yang dihasilkan biasanya terasa hangat, tenang, dan penuh kedekatan. Konsep ini juga ideal jika kamu tidak ingin berpindah-pindah lokasi dan lebih fokus pada ekspresi serta interaksi satu sama lain.

Konsep yang cocok

Mengambil di lokasi yang sama sekalipun bisa menghasilkan foto yang berbeda. Kamu bisa menggunakan beberapa konsep berikut ini untuk memilih yang paling sesuai dengan kepribadianmu.

1. Urban chic

wm_article_img
Fotografi: Topoto Sydney

Konsep urban chic menonjolkan gaya hidup modern, rapi, dan stylish khas pasangan kota. Fokus utamanya adalah tampilan yang clean, fashionable, dan effortless, seolah kalian sedang menjalani hari biasa tapi versi paling well dressed. Lokasi yang cocok biasanya area perkantoran, sidewalk kota, kafe minimalis, atau gedung dengan arsitektur modern. 

Pilih outfit dengan warna-warna monokrom atau earth tone, seperti blazer, trench coat, midi dress, atau setelan kasual formal. Lakukan pose yang santai, tapi percaya diri, misalnya berjalan berdampingan, saling menatap sambil tersenyum tipis, atau duduk berdampingan tanpa terlalu banyak gestur. Konsep ini sangat cocok untuk pasangan yang ingin terlihat dewasa, mapan, dan timeless.

2. City romance

wm_article_imgwm_article_img

Fotografi: Topoto Photography

Konsep ala city romance menampilkan sisi romantis yang lembut di tengah hiruk-pikuk kota. Konsep ini ingin menunjukkan bahwa cinta tetap bisa tumbuh hangat meski dikelilingi kesibukan dan gedung tinggi. Kamu bisa memmiih lokasi taman kota, rooftop saat senja, jembatan kota, atau jalanan dengan lampu-lampu malam. Tone foto perlu dibuat hangat, lembut, dan sedikit dreamy

Outfit bisa berupa dress flowy, kemeja polos, atau warna pastel yang memberi kesan lembut. Interaksi antar pasangan lebih diutamakan daripada pose, seperti tertawa bersama, saling merangkul, atau berjalan pelan. Konsep ini cocok untuk pasangan yang romantis tapi tetap ingin memiliki latar urban.

3. Editorial fashion

wm_article_imgwm_article_img

Fotografi: Novel Journal

Konsep editorial fashion terinspirasi dari pemotretan majalah. Biasanya hasil foto terlihat bold dan artsy. Fokus utama ada pada styling, pose yang tegas, dan komposisi visual yang kuat. Lokasi yang sering dipakai adalah gedung dengan arsitektur unik, lorong parkiran bertingkat, rooftop, atau dinding beton polos. 

Outfit yang dipilih biasanya lebih berani, seperti jas oversized, gaun dramatis, sepatu yang menjadi statement, atau warna-warna kontras. Ekspresi wajah yang dipasang cenderung serius atau senyum kecil untuk menonjolkan kesan high fashion. Konsep ini sangat cocok untuk pasangan yang percaya diri, tidak ingin konsep prewedding yang terlalu “manis”, dan ingin mendapatkan hasil foto yang berbeda dari kebanyakan.

4. Casual everyday love

wm_article_img
Fotografi: Fotoalismè

Konsep ini menangkap momen cinta yang terasa paling nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ceritanya sederhana, dua orang yang saling mencintai dalam rutinitas kota. Lokasi bisa di kafe langganan, apartemen, halte transportasi umum, atau trotoar dekat rumah. Kenakan outfit kasual seperti kaos polos, jin, kemeja santai, atau knitwear. Lakukan pose yang natural, mulai dari mengobrol, tertawa, minum kopi, atau sekadar duduk berdampingan. Hasil foto biasanya akan terasa hangat, jujur, dan penuh emosi. Konsep ini cocok untuk pasangan yang tidak suka berpose kaku dan ingin mendapatkan hasil foto yang terasa “gue banget”.

5. Urban minimalist

wm_article_img

Konsep urban minimalist mengutamakan kesederhanaan visual dan emosi. Tidak banyak properti, tidak banyak warna, dan tidak banyak pose. Latar biasanya berupa dinding polos, gedung beton, jendela besar, atau koridor apartemen. Warna dominan adalah putih, hitam, abu-abu, atau beige. Kenakan clean outfit dengan potongan sederhana. Fokus utama pada konsep ini adalah pada ekspresi, kedekatan fisik, dan bahasa tubuh pasangan. Konsep ini akan menghasilkan foto yang timeless, tidak mudah terlihat jadul, dan sangat cocok untuk pasangan yang menyukai foto yang tenang serta elegan.

6. After office love

wm_article_img
Fotografi: Chiko Fotografi

Konsep ini menggambarkan kisah cinta pasangan pekerja kota. Bertemu setelah jam kerja, melepas lelah bersama, dan menikmati waktu berdua. Lokasinya bisa di coffee shop malam hari, street food kota, rooftop bar, atau jalanan dengan lampu kota. Outfit yang dipakai biasanya semiformal, yaitu kemeja kerja, blazer, dress simpel, heels dan loafers. Mood foto ini terasa hangat, sedikit gelap dengan city light sebagai aksen. Konsep ini terasa sangat menggambarkan pasangan yang sama-sama sibuk dan ingin kisah cintanya terasa realistis dan dewasa.

7. Home and city view

wm_article_imgwm_article_img

Fotografi: Topoto Sydney

Konsep ini memadukan ruang privat dan latar kota. Pemotretan bisa dilakukan di apartemen, hotel, atau hunian dengan jendela besar dan view city skyline. Suasana konsep ini adalah intimate, tenang, dan emosional. Aktivitas sederhana seperti duduk di sofa, membuka jendela, atau berdiri di balkon memberi kesan kedekatan yang kuat. Outfit biasanya berupa homewear yang rapi atau casual chic. Konsep ini cocok untuk pasangan yang ingin melakukan prewedding tanpa ribet, tidak banyak berpindah lokasi, dan lebih fokus pada cerita hubungan

Ternyata kamu bisa tetap mendapatkan hasil foto prewedding yang unik dan bagus walaupun mengambilnya di lokasi yang masih berada di dalam kota. Selain memilih konsep dan lokasi, pastikan kamu memilih fotografer yang tepat dan bisa memilih angle unik. Kamu bisa mengecek daftar rekomendasinya di sini. 


Cover | Fotografi: Chiko Fotografi

Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Article Terkait

Loading...

Article Terbaru

Loading...

Media Sosial

Temukan inspirasi dan vendor pernikahan terbaik di Sosial Media Kami

Loading...