Pilih Kategori Artikel

Ingin Makeup Sendiri untuk Pernikahan? Ini Pertimbangan dan Tipsnya
Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Banyak pengantin yang rela merogoh kocek yang dalam untuk menggandeng MUA pernikahan yang terbaik menurut mereka. MUA yang sudah memiliki nama dipercaya bisa membuat penampilan wajah menjadi lebih maksimal. Namun, bukan berarti kamu harus melakukannya, lo. Jika kamu memiliki jenis makeup tertentu yang hanya bisa kamu lakukan sendiri, melakukan makeup secara DIY untuk pernikahan adalah sebuah hal yang bisa kamu pertimbangkan. 

Tentunya, untuk mengambil keputusan ini, kemampuan makeup yang kamu miliki harus sudah baik, ya. Tak hanya itu, ada beberapa hal lainnya yang perlu kamu pertimbangkan saat akan melakukannya. Untuk membantumu memutuskannya, simak penjelasan berikut ini, yuk!

Pertimbangan saat akan makeup sendiri

wm_article_img
Foto: Pexels/Trần Long

Jangan asal makeup sendiri hanya untuk menghemat budget. Walaupun mungkin pernikahanmu memiliki skala kecil, hasil dokumentasi dan penampilanmu saat itu akan tetap menjadi sorotan. Untuk itu, sebelum melakukannya, pertimbangkan beberapa hal ini dulu.

1. Kemampuan teknik makeup

Makeup pengantin membutuhkan teknik yang lebih kompleks dibanding makeup harian. Hasilnya juga harus memiliki complexion yang rata, tahan lama, dan tetap terlihat halus di kamera. Kamu harus memahami cara mengatur shading dan highlight agar wajah tidak terlihat datar, serta membuat eye makeup yang simetris dan rapi. Jika belum terbiasa melakukan makeup full glam atau belum pernah mencoba riasan yang difoto dengan lighting yang terang, akan ada risiko hasil yang tidak maksimal.

2. Penguasaan dan kecocokan produk

Kamu harus benar-benar mengenal produk yang dipakai, mulai dari foundation, bedak, blush, hingga lipstik. Produk sebaiknya sudah diuji beberapa kali sebelumnya agar kamu bisa tahu apakah produk ini mudah luntur, berubah warna, atau membuat kulit terasa tidak nyaman. Makeup pengantin tidak cocok dijadikan sebagai ajang coba-coba produk baru karena reaksi kulit di hari pernikahan akan sulit diprediksi.

3. Manajemen waktu

Jika kamu ingin makeup sendiri berarti kamu harus mengatur waktu lebih pagi dan fokus merias diri di tengah suasana hari pernikahan yang sibuk. Proses ini membutuhkan konsentrasi tinggi, sementara kondisi emosional pengantin biasanya lebih sensitif. Jika tidak pandai mengatur waktu, proses makeup bisa mengganggu jadwal akad atau resepsi.

4. Ekspektasi terhadap hasil

Sebagai pengantin, ekspektasi terhadap penampilan biasanya sangat tinggi. Saat melakukan makeup sendiri, kamu mungkin juga akan menjadi penilai paling keras terhadap hasil riasanmu. Kesalahan kecil seperti alis yang tidak simetris atau foundation kurang rata bisa memengaruhi mood dan rasa percaya diri sepanjang acara.

5. Ketahanan makeup

Riasan pengantin harus tahan terhadap keringat, air mata, dan aktivitas yang padat. Untuk mencapai hal ini, kamu membutuhkan pemahaman tentang teknik layering, setting, dan touchup yang tepat. Jika tidak terbiasa, makeup bisa terlihat bagus di awal aja, tapi cepat luntur atau kusam di tengah acara.

6. Kesesuaian dengan busana dan tema pernikahan

Makeup harus menyatu dengan gaun, hijab atau sanggul, serta tema acara. Riasan yang terlalu natural bisa kalah oleh gaun yang megah, sementara riasan yang terlalu bold bisa terasa berlebihan untuk konsep sederhana atau intimate. Pengantin harus mampu membayangkan keseluruhan tampilan, bukan hanya wajah saja.

7. Pengaruh pencahayaan dan kamera

Makeup yang terlihat bagus di cermin rumah bisa tampak berbeda di bawah lighting gedung atau kamera profesional. Tanpa uji coba di kondisi pencahayaan serupa, wajah bisa terlihat pucat, terlalu mengkilap, atau kurang berdimensi di foto dan video pernikahan.

8. Alasan makeup sendiri

Keputusan makeup sendiri perlu didasari kepercayaan diri terhadap kemampuan, bukan semata-mata karena ingin menghemat biaya. Jika dilakukan karena memang terbiasa dan menikmati proses makeup, hasilnya bisa terasa lebih personal. Namun, jika hanya karena budget, risikonya perlu dipertimbangkan karena riasan akan memengaruhi kenangan visual jangka panjang.

Tips jika ingin makeup sendiri

wm_article_img
Foto: Pexels/ Karolina Grabowska

Jika kamu sudah semakin mantap untuk melakukan makeup sendiri, kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut ini untuk hasil makeup yang flawless.

1. Lakukan trial makeup jauh-jauh hari

Jangan hanya sekali mencoba. Lakukan trial makeup minimal 2 hingga 3 kali dengan tampilan yang benar-benar ingin dipakai saat menikah. Tes di kondisi mirip dengan hari-H, pakai dalam durasi lama, ruangan panas, dan difoto dengan flash atau ring light. Dari sini kamu bisa tahu apakah complexion crack, warna foundation berubah, atau eye makeup mudah luntur.

2. Gunakan produk yang sudah pasti cocok

Hari pernikahan bukan waktu untuk eksperimen produk baru, ya. Pakai skincare dan makeup yang sudah sering kamu gunakan, jadi sudah tahu reaksinya di kulitmu. Pastikan foundation tidak oksidasi, bedak tidak bikin kering, dan lipstik nyaman dipakai dalam waktu yang lama.

3. Fokus pada complexion

Prioritaskan base wajah dibanding detail rumit lainnya. Kulit yang terlihat halus dan segar jauh lebih penting daripada eye makeup yang terlalu kompleks. Gunakan primer sesuai jenis kulit, aplikasikan foundation tipis secara bertahap, lalu kunci dengan bedak dan setting spray agar tahan lama.

4. Pilih look yang aman

Sebaiknya pilih gaya makeup yang sudah kamu kuasai, bukan yang terlalu bold atau teknik baru yang belum pernah kamu coba sebelumnya. Konsep soft glam atau natural glam biasanya paling aman karena tetap cantik di foto tanpa risiko berlebihan.

5. Siapkan waktu ekstra untuk makeup

Hitung waktu makeup lebih lama dari biasanya karena di hari-H pasti akan ada distraksi. Jika biasanya butuh 60 menit, siapkan 90 hingga 120 menit. Dengan begitu kamu tidak terburu-buru dan hasil bisa terlihat lebih rapi.

6. Siapkan peralatan touch-up lengkap

Bawa bedak, blotting paper, lipstik, setting spray, cotton bud, dan concealer. Kamu bisa mengajari satu orang terdekat, seperti adik, sahabat, atau bridesmaid cara touch up dasar agar mereka bisa membantu saat kamu sibuk.

7. Perhatikan pencahayaan saat makeup

Lakukan makeup di tempat dengan cahaya terang dan netral, misalnya di dekat jendela atau memakai ring light. Hindari makeup di lampu kuning yang redup karena bisa membuatmu salah pilih warna dan hasil tidak terlihat maksimal di kamera.

8. Jaga kondisi kulit sebelum hari-H

Lakukan skincare rutin, tidur yang cukup, dan hindari perawatan ekstrem mendekati hari pernikahan. Kulit yang tenang akan jauh lebih mudah dirias dan memiliki hasil yang lebih halus.

Tutorial makeup

wm_article_img
Foto: Pexels/ Atlantic Ambience

Jika masih kurang yakin apakah selama ini urutan makeup yang kamu lakukan sudah benar dan tekniknya tepat, kamu bisa mengikuti tutorial berikut ini.

1. Skin preparation

Bersihkan wajah, lalu gunakan toner, serum ringan, dan pelembap sesuai jenis kulit. Tunggu sampai skincare benar-benar menyerap sebelum lanjut makeup. Kulit yang lembap dan tenang membuat foundation terasa lebih halus dan tidak mudah crack.

2. Primer

Gunakan primer sesuai kebutuhan kulit, misalnya mattifying untuk kulit berminyak dan hydrating untuk kulit kering. Aplikasikan secara tipis dan merata, terutama di bagian T-zone dan area pori besar agar makeup lebih tahan lama dan terlihat halus.

3. Foundation dan concealer

Aplikasikan foundation dengan tipis secara bertahap menggunakan sponge atau brush, jangan langsung tebal. Ratakan sampai leher agar tidak belang. Gunakan concealer di bawah mata, bekas jerawat, dan area yang memerlukan ekstra coverage, lalu tap perlahan agar menyatu dengan foundation.

4. Set dengan bedak

Gunakan bedak tabur untuk mengunci base, fokus di area yang mudah berminyak seperti hidung, dahi, dan dagu. Tambahkan bedak padat tipis jika perlu agar wajah lebih halus di kamera.

5. Bentuk alis

Isi alis mengikuti bentuk alami wajah, jangan terlalu tebal atau terlalu tajam. Gunakan pensil atau brow powder, lalu rapikan dengan concealer di tepinya agar terlihat bersih dan tegas.

6. Eye makeup

  • Gunakan eyeshadow warna netral sebagai base, seperti warna cokelat muda atau peach.
  • Tambahkan warna yang lebih gelap di outer corner untuk memberi dimensi.
  • Gunakan shimmer tipis di tengah kelopak jika ingin tampilan terlihat lebih hidup.
  • Aplikasikan eyeliner setipis mungkin mengikuti garis mata.
  • Gunakan maskara atau bulu mata palsu natural agar mata terlihat lebih besar dan segar.

7. Kontur, bronzer, dan blush

Gunakan kontur tipis di bawah tulang pipi, rahang, dan sisi hidung agar wajah lebih berdimensi. Aplikasikan blush di pipi bagian atas ke arah pelipis agar wajah tampak segar. Tambahkan highlighter tipis di tulang pipi, hidung, dan cupid’s bow.

8. Bibir

Gunakan lip balm tipis dulu. Bingkai bibir dengan lip liner agar rapi dan tidak meleber, lalu aplikasikan lipstik warna sesuai konsep, apakah nude, pink, atau merah lembut. Tambahkan lip gloss tipis jika ingin mendapatkan efek segar.

9. Setting spray

Semprot setting spray ke seluruh wajah dengan jarak yang cukup agar makeup menyatu dan tahan lama. Biarkan kering alami tanpa dikipas.

10. Final check

Periksa makeup di cermin biasa dan di kamera menggunakan flash HP. Pastikan tidak ada garis kasar, warna terlalu pucat, atau terlalu mengkilap. Rapikan bagian yang perlu. Jika sudah yakin semuanya beres, jangan lupa untuk tampil dengan percaya diri.

Tak ada salahnya melakukan makeup sendiri untuk acara pernikahan jika kamu cukup yakin dengan kemampuanmu. Dengan begitu, kamu bisa memiliki kontrol penuh terhadap penampilanmu di hari istimewa. Namun, jika kamu masih merasa belum begitu percaya diri, kamu bisa menggunakan jasa MUA terpercaya yang daftarnya bisa kamu lihat di sini. 


Cover | Foto: Pexels/ casper somia

Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Article Terkait

Loading...

Article Terbaru

Loading...

Media Sosial

Temukan inspirasi dan vendor pernikahan terbaik di Sosial Media Kami

Loading...