Pilih Kategori Artikel

5 Tema Wedding 2019 yang Unik dan Mudah Dilakukan
Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
WeddingMarket Fair 24 -26 Juli 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Seiring dengan berkembangnya zaman, menikah bukan lagi hanyalah suatu upacara yang sakral, melainkan juga sebuah pesta meriah untuk menyambut awal yang baru bagi kamu dan pasanganmu. Menikah kini tidak hanya harus memikirkan aspek kebudayaan dan religius yang ada, melainkan semangat untuk berpesta bersama orang-orang favorit kamu yang datang ke upacara sucimu.

Karena itu, kini banyak yang mengadakan tidak sekadar proses yang standar, melainkan juga memiliki tema yang membuat pesta pernikahan pun semakin berarti. Di pertengahan tahun ini, bukannya terlambat untuk menentukan tema wedding 2019 yang hendak kamu gunakan untuk pestamu.

Inspirasi untuk tema pun bisa datang dari manapun. Mulai dari film yang kamu suka, hal-hal yang sedang menjadi tren di tahun 2019, ataupun nuansa alam. Kalau dari nuansa alam sendiri, memang Indonesia identik dengan iklim tropisnya sehingga banyak yang mengadakan pesta memanfaatkan iklim Indonesia sendiri.

Tema Wedding 2019 dengan Nuansa Empat Musim

Tapi, bagaimana dengan inspirasi dengan negara empat musim? Apakah kamu pernah mencoba tema wedding 2019 yang bernuansa seperti keempat musim tersebut, walau mengadakan pernikahan di negara tropis? Karena setiap musimnya memiliki nuansa yang berbeda dan bukan tidak mungkin untuk diterapkan di Indonesia.

  1. Pernikahan Bertema Musim Semi/Spring

wm_article_img

Musim semi adalah musim cinta, begitulah yang dikatakan orang-orang. Musim ini adalah masanya salju-salju mulai mencair dan bunga-bunga mulai bermekaran. Suhu pun mulai menghangat dan orang-orang tidak perlu lagi mengenakan baju hangat saat bepergian di luar rumah. Karena suasana musim semi yang hangat dan identik dengan mekarnya bunga inilah, orang-orang yang memilih nuansa musim semi sebagai tema wedding 2019 mereka cenderung untuk menekankan pada bunga-bunga yang dijadikan hiasan berikut warna-warna pastel yang lembut.

Kamu bisa jadi tidak hanya menggunakan warna pastel lembut dan hiasan bunga pada kue pernikahan dan hiasan-hiasan di lokasi pernikahanmu, tetapi di hal-hal lain seperti gaun, mobil, dan berbagai macam hal lain. Bila kamu lebih kreatif lagi, kamu bisa meletakkan berbagai aksen khas musim semi di berbagai aspek, mulai dari undangan pernikahan sampai ke makanan dan minuman yang disajikan.

Di beberapa negara empat musim, ada makanan-makanan yang memang hanya tersedia di musim itu saja, karena keterbatasan bahan. Seperti di Jepang, musim semi identik dengan sakura karena bunga itu hanya mekar di awal musim semi. Mungkin kamu bisa menggunakan ide tersebut dan mencoba untuk membuat sesuatu hal yang akan menjadi sorotan utama di pesta pernikahanmu nanti. Untuk tema musim semi sendiri tidak harus digunakan di semua aspek, asal ada satu saja hal yang bisa menjadi fokusmu, nuansa musim semi pun akan segera terasa, kok.

  1. Pernikahan Bertema Musim Panas/Summer

wm_article_img

Seperti yang sering kamu lihat di berbagai film-film yang ada, musim panas identik dengan pantai dan warna-warna cerah seperti yang lazim kamu lihat di pantai. Musim panas akan membuat kamu sering melihat warna terang seperti merah, biru, dan kuning, yang mana bila kamu aplikasikan ke pernikahanmu, akan membuat pesta pernikahan menjadi nampak lebih semarak.

Menggunakan musim panas/summer sebagai tema wedding 2019 adalah salah satu cara bagi kamu yang ingin meningkatkan semarak di pesta kamu, tanpa perlu takut dengan biaya yang membengkak, karena suasana di Indonesia sendiri sudah cocok dengan tema musim panas. Salah satu cara membuat nuansa pernikahanmu semakin terasa seperti musim panas, adalah dengan menambahkan aksen warna, bebas ingin warna apa sesuai dengan apa yang kamu sukai.

Ada beberapa hal yang begitu identik dengan musim panas, dari suasana pernikahan yang santai nan kasual, pernikahan yang diadakan di luar ruangan, sampai ke warna-warna cerah yang digunakan. Kamu mungkin bisa memilih salah satu dari ketiga hal ini, atau menggabungkan semuanya untuk pesta pernikahan a la musim panas yang ceria dan seru bagi kamu dan seluruh undangan. Keseruan ini juga bisa dirasakan oleh semua usia, mulai dari orang-orang tua sampai anak-anak, tergantung dari bagaimana kamu mengemas pestamu. Sebab, itulah yang selalu orang pikirkan mengenai musim panas: semua keseruan yang ada di dalamnya.

  1. Pernikahan Bertema Musim Gugur/Autumn

wm_article_img

Dibandingkan ketiga musim yang lain, barangkali musim gugur adalah inspirasi musim yang paling jarang dipergunakan oleh orang lain. Bukan karena sulit, tetapi karena banyak yang belum memiliki gambaran mengenai bagaimana caranya membuat musim gugur menjadi tema wedding 2019 ini. Musim gugur sendiri adalah sesuatu yang asing di Indonesia, karena negara tropis kita tercinta ini tidak memilikinya. Di musim autumn, tidak jarang memakai venue pernikahan indoor.

Salah satu yang paling mirip dengan nuansa musim gugur hanyalah dedaunan pohon jati yang meranggas saat masuk ke musim kemarau, tapi itu pun tidak memiliki warna daun gugur yang kemerahan seperti musim gugur di banyak negara empat musim. Tentunya, yang paling diingat mengenai musim gugur adalah warna merah gelapnya, sehingga banyak yang menggunakan warna tersebut atau warna yang masih serupa, dengan kontras yang begitu terlihat.

Pernikahan bertema musim gugur adalah salah satu tema wedding 2019 paling tepat apabila kamu menyukai mawar berwarna gelap, seperti merah gelap atau biru tua. Begitu juga dengan bunga-bunga lain yang jarang digunakan dan memiliki warna gelap, seperti tulip dan lili, yang dikenal memiliki varian warna yang agak sulit digunakan dengan tema-tema musim yang lain. Bunganya sendiri bisa kamu jadikan buket bunga maupun sekadar hiasan pemanis tempat pernikahan kamu.

Jadi, banyak pilihan tersedia. Semisal kamu bersikeras ingin menikah dengan nuansa musim gugur, tapi bingung dengan pilihan warna yang hendak digunakan untuk melambangkan musim ini, coba saja bayangkan pernikahan dengan sedikit unsur Halloween karena itu adalah salah satu event yang paling besar di musim gugur dan cukup familier bagi kalian semua. Kalian tidak harus menambahkan unsur-unsur seram khas Halloween, tapi bisa mencontek beberapa ide hiasan dan warna dari sana, sebab Halloween sendiri lazim menggunakan warna hitam, ungu tua, dan oranye, sementara dekorasinya yang identik dengan pohon tanpa daun dan jerami bisa kalian campurkan dengan tema boho atau rustic yang selama ini tengah naik daun.

  1. Pernikahan Bertema Musim Dingin/Winter

wm_article_img

Apa yang kalian pikirkan mengenai musim dingin saat pertama kali membayangkannya? Mungkin bukan mengenai udara dingin yang menusuk tulang, melainkan tentang salju, bukan begitu? Bagi kita yang tinggal di negara tropis ini, salju adalah sesuatu yang asing. Sehingga sudah jelas, bagi kamu yang ingin pernikahan dengan tema musim dingin, kamu bisa mendapatkan inspirasi dari salju dan menerapkannya ke pernikahanmu. Pernikahan ala musim dingin memang tema wedding 2019 yang agak sulit diterapkan di Indonesia, karena cuaca Indonesia yang terlalu panas apabila memaksakan untuk menggunakan baju-baju tebal dan panjang seperti yang biasa terjadi di negara empat musim. Akan tetapi, kamu bisa mengakalinya dengan menggunakan warna putih sebagai warna dominan di pernikahanmu!

Seperti yang bisa dilihat, selain menggunakan warna putih, kalian juga bisa meraih kesan musim dingin di pernikahan kalian menggunakan tone warna yang cenderung netral. Bukannya akan membosankan, tetapi warna-warna netral yang digunakan justru akan menambah kesan musim dingin dan cocok dengan warna putih yang menjadi warna dominan di pernikahan kamu! Sebab, musim dingin sendiri bukan berarti semuanya selalu serba putih!

Kamu sangat bisa mengombinasikan berbagai macam warna, selama fokus pada satu aspek yang melambangkan musim dingin. Buktinya, ada beberapa pernikahan musim dingin yang masih menggunakan warna-warna cerah, walau tidak berlebihan. Sebab, selain identik dengan warna netral dan cenderung monoton, menggunakan tema musim dingin sebagai tema wedding 2019 juga berarti memilih pernikahan yang cenderung bernuansa formal.

Kebanyakan baju pernikahan bernuansa formal memiliki ekor gaun panjang dan bahan gaun serta jas yang tebal. Tidak heran, di negara-negara empat musim, musim dingin yang membuat tubuh menggigil menjadi sarana untuk berformal ria, sekaligus menghangatkan diril. Akan tetapi di negara tropis, tidak perlu menggunakan baju yang tebal, kok, untuk mencapai nuansa musim dingin!

Membahas tema wedding 2019 memang tidak akan ada habisnya, karena memang sebanyak itu tema yang ada di luar sana. Keempat musim di atas memang bukan sesuatu yang baru, tetapi pesta pernikahanmu akan lebih menyenangkan, bukan, kalau memiliki sebuah tema besar? Keempat musim di atas sendiri bisa kamu kreasikan lebih jauh lagi dan menjadi tema besar yang bisa terasa lebih personal lagi dengan sentuhan gayamu.

Kondisi geografis seperti lokasi Indonesia yang di iklim tropis pun menjadi tantangan, tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan, hanya saja butuh penyesuaian. Tentunya, masih ada tema-tema lain di luar sana yang bisa kamu gali lagi, kamu kombinasikan, bahkan kamu bisa memilih sendiri tema yang benar-benar unik dan hanya satu-satunya di dunia. Sebab, pada akhirnya, pesta pernikahanmu adalah wilayah kekuasanmu dan tidak ada yang bisa mendiktemu soal itu.

Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
WeddingMarket Fair 24 -26 Juli 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Article Terkait

Loading...

Article Terbaru

Loading...

Media Sosial

Temukan inspirasi dan vendor pernikahan terbaik di Sosial Media Kami

Loading...