Tips Mudah Mencegah Penipuan Wedding Organizer

21 May 2020 | By Wedding Market | 95
Tips Mudah Mencegah Penipuan Wedding Organizer
Foto: Wedding Flowers

Saat memilih wedding organizer pastinya kamu harus melakukan seleksi yang ketat. Jangan sampai kamu salah memilih wedding organizer. Ada banyak faktor yang harus kamu perhatikan agar mencegah penipuan wedding organizer. Sampai sekarang banyak sekali kasus mengenai hal ini. 

Ciri-ciri Wedding Organizer yang Perlu Diwaspadai

Pertama-tama hal yang perlu kamu perhatikan adalah ciri-ciri wedding organizer tersebut perlu diwaspadai menipu. Sebagai calon pengantin kamu sebaiknya mencermati beberapa guna mencegah penipuan dari wedding organizer manapun mulai dari harga, pelayanan serta gerak-gerik wedding organizer perlu kamu waspadai sejak awal bertemu. Apa saja ciri-ciri jika wedding organizer itu buruk?

1. Menawarkan harga terlalu murah

Sebaiknya kamu jangan terlalu tergiur dengan paket pernikahan yang terlalu murah apalagi jika di gedung. Ingat bahwa ada banyak elemen yang harus dipenuhi saat ingin mengadakan pernikahan di gedung. Misalnya saja dari catering, dekorasi hingga make up. 

Tak sampai situ saja, biasnaya wedding organizer harus membayar sejumlah charge ke venue. Maka jika dilihat venuenya mewah bisa dijamin harga sewanya mahal berikut pula dengan charge yang diberikan. Selain itu, kamu bisa mengecek harga dengan menu makanan yang diberikan. 

Biasanya harga paket sebagian besar habis pada makanan. Maka dari itu, jika makanan mewah tapi harga murah pastinya harus muncul kecurigaan. Apalagi seetelah kamu bandingkan dengan wedding organizer lainnya. Jika jaraknya terlalu jauh maka bisa dipastikan ada hal yang tidak benar. 

2. Meminta DP besar

Pemberian DP menjadi salah satu hal penting saat kamu sudah memilih wedding organizer. Sebaiknya kamu jangan terlalu memberikan DP terlalu besar pada wedding organizer. Apalagi jika jarak dengan hari pernikahan masih cukup jauh. DP tersebut berfungsi untuk mengunci tanggal supaya tidak ada orang lain yang menempati.

Tak hanya sampai situ saja, biasanya wedding organizer akan memberikan perkiraan waktu pembayaran yang jelas. Bahkan beberapa wedding organizer memiliki fleksibilitas soal waktu pembayaran. Maka sebaiknya kamu harus mewaspadai bila terlalu banyak membayar jauh-jauh hari.

3. Tidak ada kontrak atau surat perjanjian

Saat sudah terjadi kesepakatan antara kamu dan wedding organizer, ada baiknya kamu meminta bukti fisik berupa surat kontrak. Kamu harus mengetahui apa saja yang akan diberikan oleh pihak wedding organizer. Begitu pula sebaliknya. Pihak wedding organizer harus mengetahui biaya yang disetujui agar tak maslaah di kemudian hari.

Kamu juga berhak mendapatkan bukti seperti kuitansi atau receipt jika sudah membayar. Hal ini akan jadi bukti fisik jika ada hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Pastikan pula semuanya jelas tertulis hitam di atas putih. Dengan begitu, kamu tak perlu khawatir karena wedding organizernya berarti jelas.

4. Lokasi kantor yang tidak jelas

Saat bertemu dengan wedding organizer sebaiknya kamu berkunjung ke kantornya. Dengan begitu kamu bisa memastikan bahwa ada kantornya yang jelas. Saat ada masalah kamu tinggal mendatangi kantornya. Dengan begitu kamu jadi tak perlu khawatir dengan kondisi ini.

Tak hanya dari kantor yang jelas saja, kamu bisa mempelajari tim yang terlibat dalam wedding organizer. Pastinya jika timnya professional maka secara keseluruhan wedding organizer tersebut terjamin. Jangan sampai kamu tidak mengetahui selak beluknya termasuk dari timnya.

5. Keraguan dalam testimoni dari acara sebelumnya 

Ada banyak cara untuk mencari testimoni yang diberikan oleh client sebelumnya. Kamu bisa mengecek media sosial khususnya Instagram. Biasanya jika wedding organizer terpercaya maka ia tak segan membagikan testimoni atau kesan pesan dari hasil kerja wedding organizer tersebut.

Kamu juga bisa melihat vendor yang bekerja sama dengan wedding organizer. Cek pula profile di media sosial. Dengan begitu kamu akan yakin bila semua vendor yang akan membantu kamu merupakan vendor yang jelas dan terjamin kualitasnya.

6. Sulit dihubungi

Kamu sebaiknya menghindari wedding organizer yang sulit dihubungi apalagi jika kamu memakai paket wedding planner. Sudah seharusnya wedding organizer memberikan informasi yang mumpuni mengenai persiapan pernikahanmu. 

Salah satu ciri wedding organizer yang professional adalah memiliki tim khusus yang akan mendampingi klien. Dengan begitu kamu sebagai klien akan merasa tenang karena ada orang yang secara rutin memberikan update persiapan pernikahan. Waspadai jika wedding organizer mulai sulit dihubungi.

Kriteria wedding organizer yang baik dan benar

Kriteria wedding organizer yang baik dan benar

Setelah mengetahui ciri-ciri dari wedding organizer yang tidak berkualitas, kamu juga sebaiknya memahami wedding organizer yang baik serta benar. Dengan begitu kamu bisa mencegah penipuan wedding organizer. Selain itu, ini bisa menjadi panduan kamu yang sedang mencari wedding organizer. 

1. Terbuka 

Kamu sebaiknya memilih wedding organizer yang secara terbuka menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan persiapan pernikahan. Mungkin ada beberapa hal yang tidak bisa disupport oleh wedding organizer. Misalnya kamu ingin melakukan adat Sunda tetapi wedding organizer tersebut sebenarnya tidak memahaminya.

Wedding organizer yang baik dan benar akan terbuka dengan kondisi tersebut. Atau mungkin ketika proses negosiasi pastinya wedding organizer akan mengungkapkan mana yang bisa dinego dan mana yang tidak. Jika hanya diam dan menyepakatinya saja bisa jadi ada masalah di kemudian hari.

2. Mudah dihubungi

Salah satu kunci dalam memilih wedding organizer yang bertanggung jawab adalah bisa berkomunikasi dengan mudah. Pastinya kamu sudah bisa melihat bagaimana cara ia menyapa dan menyambut calon klien. Selain itu, wedding organizer merupakan jasa yang membutuhkan keramahan dan pelayanan prima.

Jika kamu merasa tidak mendapataknnya kamu boleh saja curiga. Tak hanya berindikasi penipuan tetapi akan membuat kamu repot di kemudian hari. Apalagi jika sangat lama membalas pesan. Pastinya wedding organizer berpengalaman akan memiliki tim yang hanya sekedar membalas pesan calon klien. 

Wedding organizer yang baik juga akan lebih dahulu memberikan update ke klien. Maka jangan sampai kamu memilih wedding organizer yang perlu ditegur terlebih dahulu baru akhirnya bisa mau menjawab atau membalas pesan. Tentu saja ini bisa berindikasi wedding organizer bermasalah.

3. Terbuka terhadap vendor

Saat mengambil paket lengkap kamu sebenarnya punya hak untuk mengetahui vendor pernikahan lain yang dipakai. Maka, jangan ragu untuk menanyakannya. Wedding organizer yang baik bahkan tidak ragu untuk membuat pertemuan antara calon pengantin dan vendor. 

Hal ini akan membuat kamu jadi yakin bahwa vendor tersebut benar dipesan untuk pernikahanmu. Segera pertanyakan bila ada gerak gerik mencurigakan terutama ketika wedding organizer tidak menjelaskan dengan rinci vendor yang akan kamu pakai.

Tak hanya itu saja, hindari wedding organizer yang cenderung memaksa kamu untuk memakai vendor pilihannya. Bisa jadi ada kerjasama yang tak sehat di antara keduanya. Seharusnya kamu bisa mendapatkan pilihan vendor yang disesuaikan dengan konsep serta budget pernikahan. 

Itu dia cara mudah untuk mencegah penipuan wedding organizer. Sebagai calon pengantin kamu harus cermat dan mampu membedakan mana wedding organizer yang professional maupun tidak. Kamu bisa menemukan wedding organizer professional di marketplace wedding yang memang hanya menyediakan wedding vendor yang professional dan terpercaya yaitu Wedding Market!


Artikel Terkait