Tak Harus Prasmanan, 3 Cara Penyajian Catering Pernikahan ini Bisa Dicoba - Wedding Market

Tak Harus Prasmanan, 3 Cara Penyajian Catering Pernikahan ini Bisa Dicoba

11 Jun 2020 | By Wedding Market WeddingMarket | Viewers: 1938
Tak Harus Prasmanan, 3 Cara Penyajian Catering Pernikahan ini Bisa Dicoba

Biasanya, jika berbicara mengenai catering pernikahan, maka cara penyajian catering pernikahan yang paling sering dipakai adalah prasmanan. Selain lebih hemat, cara prasmanan biasanya juga lebih mudah dimengerti dan membuat tamu merasa lebih nyaman.

Tetapi rupanya catering pernikahan bukan melulu soal prasmanan. Ada beberapa cara penyajian lain yang bisa dicoba untuk pesta pernikahan yang akan digelar, lho!

Biasanya, dalam Paket Wedding Organizer yang sering ditawarkan, ada beberapa cara penyajian catering pernikahan yang bisa dipilih. Secara umum, Buffet dan Stall adalah gaya umum yang paling sering ditawarkan.

Tetapi rupanya selain itu, ada beberapa cara penyajian catering pernikahan yang bisa kamu pilih dalam pesta pernikahan yang akan direncanakan. Berikut beberapa rekomendasinya yang bisa menjadi pertimbangan:

1. Gaya Buffet


Gaya Buffet ini sama dengan gaya Prasmanan. Biasanya, gaya ini dipadu-padankan dengan gubukan atau gaya stall. Sistem ini membuat seluruh katering diletakkan di atas meja. Para tamu bebas untuk mengambil masing-masing makanan serta memilih jenis dan jumlah makanan sesuai yang mereka inginkan.

Sistem ini biasanya paling digemari oleh pihak keluarga yang menyelenggarakan pesta serta pihak tamu. Bagi penyelenggara pesta, sistem Buffet ini jauh lebih hemat karena banyak vendor catering pernikahan yang menawarkan paketan sistem ini. 

Sedangkan bagi tamu, sistem ini juga menguntungkan karena mereka bebas menentukan ingin makan apa dan berapapun jumlahnya. Jadi, semisal ada tamu yang sedang menjalankan diet pun tidak masalah. Dia tetap bisa makan sesuai dengan porsi yang dia inginkan.

Gaya buffet juga seringkali disebut dengan self service. Ini tentu lebih nyaman bagi kebanyakan orang karena bisa mengambil jumlah makanan tanpa dibatasi atau diawasi oleh orang lain.

Kekurangan gaya ini adalah adanya kemungkinan besar terjadi antrean panjang di sepanjang stan makanan. Sehingga tamu harus menunggu sedikit lebih lama apabila ingin mengambil makanan.

2. Gaya Plated Dinner


Gaya ini bersifat klasik dan menawarkan gaya makan yang sedikit resmi. Sama seperti namanya, plate dinner. Konsep yang diambil dari konsep makan malam formal.

Jadi, Paket pernikahan di rumah dengan sistemm plated dinner itu seperti ini. Begitu ada tamu yang datang ke pesta akan langsung diarahkan untuk mengambil meja dan diberi beberapa opsi menu. Setelah memilih menu, karyawan katering akan mengantarkan menu yang dipesan ke meja tamu.

Keuntungan dari sistem ini adalah kamu bisa memperkirakan dengan lebih tepat berapa piring yang dibutuhkan untuk tamu dan keluarga yang datang. Jumlah piring dapat disesuaikan dengan undangan yang disebar sehingga kemungkinan untuk kekurangan atau pun kelebihan makanan sangat sedikit.

3. Brunch Style Catering


Konsep catering pernikahan selanjutnya adalah brunch style catering. Konsep ini sangat jarang dipakai di Indonesia karena sedikit ‘menyimpang’ dari konsep makanan pesta pada umumnya.

Jadi, catering pernikahan di rumah ini cocok untuk pesta kebun yang diadakan di sore hari. Tidak ada hidangan yang berat untuk disajikan kepada tamu. Semua makanan yang ada hanyalah makanann ringan dan berupa finger foods.

Makanan yang disediakan semuanya dalam porsi yang kecil karena memang suasana yang dibangun lebih santai. Selain porsinya yang kecil, makanan yang disediakan dalam pesta bertema brunch style catering ini juga memiliki nilai estetika yang cukup tinggi dengan bentuk dan hiasan yang kucu-lucu.

Kelebihan yang dimiliki oleh cara penyajian catering pernikahan Brunch ini adalah kamu bisa menghemat banyak sekali biaya pernikahan karena budget yang dikeluarkan cukup sedikit. Ini bisa menjadi Paket pernikahan murah jabodetabek yang cocok bagi kamu yang ingin pernikahan elegan tetapi tetap murah.

Kekurangannya sendiri cukup jelas. Konsep pernikahan di Indonesia adalah makanan yang mengenyangkan. Sehingga konsep ini tidak biasa diterapkan di lingkungan budaya Indonesia.

Para tamu bisa saja tidak puas dengan hidangan yang ada sehingga mereka memilih pulang lebih awal atau mencari makanan lain di luar. Oleh karena itu, jika ingin menerapkan konsep ini sebaiknya melalui pertimbangan yang cukup matang agar tidakk menjadi bahan pembicaraan di hari setelah pernikahan.

Ketika sudah memilih vendor catering, tidak ada salahnya untuk berdiskusi mengenai konsep pernikahan dan konsep catering yang cocok untuk pernikahan kamu. Tidak ada salahnya untuk menyatakan pendapat agar kerja sama bisa terjalin dengan baik.

Itulah beberapa informasi mengenai cara penyajian catering pernikahan yang bisa jadi sumber inspirasi bagi kamu. Pastikan kamu berkonsultasi juga dengan vendor catering pilihanmu agar tidak salah memilih, ya. Sekarang, saatnya memilih vendor catering di Wedding Market!

Foto: Bali Catering, The Flying Pan, The Spruce, Wedding Journal

Temukan Vendor Terbaik Untuk Hari Spesialmu
Lebih dari 8000 Vendor Pilihan untuk Mewujudkan Pernikahan Impian

Artikel Terkait


Hubungi Kami!
Chat Us