Pilih Kategori Artikel

Escort Card: Kartu yang “Membimbing” Tamu di Seated Wedding dan 10 Idenya
Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 16 -18 Januari 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Pernahkah kamu melihat kartu-kartu yang ada di acara pernikahan? Bahannya mirip dengan kertas yang digunakan untuk mencetak undangan. Namun, kartu ini memiliki ukuran yang lebih kecil dengan isi dan kegunaan yang berbeda. Bisa jadi kartu tersebut adalah sebuah escort cards.

Escort cards adalah kartu kecil yang berisi nama tamu dan nomor atau nama meja tempat mereka duduk. Kartu ini diletakkan di area pintu masuk atau area resepsi sebelum tamu masuk ke ruang makan. Makanya, biasanya escort cards bisa ditemui di seated wedding alias pernikahan dengan meja dan kursi untuk duduk, bukan di acara pernikahan dengan sistem standing party atau prasmanan.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kartu ini, artikel ini akan membahas fungsi hingga ide escort cards sesuai dengan konsep pernikahanmu. Yuk, simak selengkapnya!

Mengenal escort cards

wm_article_img
Foto via Pinterest/ifyousayido

Pada acara pernikahan dengan jumlah tamu yang banyak atau dengan sistem meja yang sudah ditentukan, penumpukan tamu bisa terjadi di pintu masuk karena mereka bingung harus duduk di mana. Escort cards inilah yang berfungsi untuk membantu menciptakan alur tamu yang lebih tertib dan efisien. 

Escort cards diberikan kepada tamu sebagai sistem penunjuk tempat duduk agar tamu tahu ke mana mereka harus pergi tanpa perlu bertanya ke WO atau panitia. Biasanya escort cards disusun rapi di satu meja khusus, rak, papan, atau display dekoratif. Kemudian, tamu akan mencari nama mereka sendiri, lalu melihat informasi meja yang tertera di kartu tersebut. Dengan begitu, tidak akan ada drama rebutan kursi, salah duduk, atau tamu duduk di meja yang seharusnya diperuntukkan bagi keluarga inti atau VIP.

Namun, penggunaan escort cards perlu perencanaan yang rapi. Nama tamu harus ditulis dengan benar, urutannya jelas seperti disusun dalam alfabet, dan diletakkan di area yang mudah terlihat. Jika penataan berantakan atau memiliki tulisan yang terlalu kecil, antrean justru akan timbul di area ini. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah nama tamu yang salah eja, tamu yang hadir tapi tidak ada kartunya karena diundang di last minute, atau nomor meja berubah tapi kartu tidak ikut diperbarui. Oleh karena itu, escort cards biasanya dicetak mendekati hari-H setelah daftar tamu benar-benar final.

Perbedaan dengan place cards dan seating chart

wm_article_img
Foto via bloomzflowersbali

Escort cards berbeda dengan place cards dan seating chart meskipun sering disamakan karena sama-sama berhubungan dengan tempat duduk. Escort card hanya memberi tahu tamu, mereka duduk di meja nomor berapa atau meja bernama apa, tapi tidak menunjukkan kursi secara spesifik. Setelah tamu sampai di meja, mereka bebas memilih kursi kosong di meja tersebut. Sedangkan place card adalah kartu nama yang sudah diletakkan di masing-masing kursi, artinya tempat duduk tamu sudah ditentukan di kursi tertentu. 

Sementara itu, seating chart biasanya berupa satu papan besar berisi daftar nama tamu dan nomor meja, tanpa kartu individual yang bisa diambil. Jadi, escort cards merupakan versi lebih personal dari seating chart karena setiap tamu memegang kartunya sendiri.

Ide escort cards untuk berbagai tema pernikahan

Meskipun ukurannya kecil, kartu ini akan menjadi bagian dari dekorasi yang akan menyambut tamu setelah tiba di venue pernikahan. Setelah menerimanya, mereka juga bisa menyimpan kartu ini. Oleh sebab itu, kamu bisa membuatnya dalam desain yang cantik. Berikut ini beberapa ide yang bisa disesuaikan dengan tema pernikahanmu.

1. Escort cards berbentuk daun atau bunga untuk tema garden atau outdoor wedding

wm_article_img
Foto via Pinterest

Untuk pernikahan bertema taman atau alam terbuka, escort cards bisa dibuat dari daun kering yang cukup besar seperti daun monstera, palem, atau daun magnolia. Alternatif lainnya adalah bunga kering yang sudah diawetkan. Nama tamu bisa ditulis menggunakan tinta putih atau emas agar mudah dibaca, lalu di bagian bawah bisa ditambahkan nomor meja atau nama area duduk. 

Kartu-kartu ini bisa disusun di rak kayu, digantung dengan tali rami, atau disematkan pada papan kayu rustic. Efek visualnya sangat natural dan terlihat menyatu dengan bunga-bunga di sekitarnya sehingga escort cards bisa menjadi bagian dari dekorasi utama. Selain estetik, konsep ini juga memberi kesan hangat dan alami, cocok untuk pasangan yang ingin pernikahan terasa intimate dan menyatu dengan alam.

2. Escort cards di botol kecil atau vial kaca untuk tema rustic atau bohemian

Untuk konsep rustic, boho, beach, atau countryside wedding, escort cards bisa dibuat dalam bentuk kertas kecil yang digulung dan dimasukkan ke botol kaca mini, seperti botol pesan dalam dongeng. Tulis nama tamu dan nomor meja di dalamnya. Lalu, botol bisa ditutup dengan gabus dan dihias tali rami atau bunga kering kecil. Namun, pastikan nama dan nomor meja berada di bagian luar sehingga tetap bisa terbaca tanpa membuka botol.

Botol-botol ini bisa disusun berjajar di rak kayu atau digantung di frame besi. Secara visual, tampilannya unik dan playful, sekaligus memberi kesan “hidden message” yang bikin tamu penasaran. Banyak pasangan yang juga menjadikan botol ini sebagai suvenir yang bisa dibawa pulang. Escort cards pun memiliki fungsi ganda, sebagai penunjuk meja sekaligus kenang-kenangan dari acara.

3. Escort cards berbentuk boarding pass atau luggage tag untuk tema traveling

Untuk pasangan yang memiliki hobi traveling atau bertemu karena perjalanan, escort cards bisa dibuat seperti boarding pass pesawat atau luggage tag koper. Bagian “nama penumpang” bisa diisi nama tamu, sementara “gate” atau “seat” diganti dengan nomor meja. Kartu ini bisa diletakkan di papan berbentuk peta dunia atau di koper dekorasi sebagai display

Secara konsep, kartu ini terasa sangat personal dan mengandung storytelling karena tamu seolah ikut “perjalanan” cinta pengantin. Escort cards jenis ini juga bisa dipadukan dengan dekorasi globe, peta, atau miniatur pesawat sehingga tema travel terasa konsisten dari pintu masuk sampai area duduk.

4. Escort cards berupa cermin kecil atau akrilik untuk tema glamor dan modern

Untuk pernikahan glamor, modern, atau hotel ballroom, escort cards bisa dibuat dari akrilik bening, mirror acrylic, atau kaca kecil dengan tulisan gold atau putih. Nama tamu dan nomor meja bisa dicetak langsung di permukaannya. Kemudian, kartu-kartu ini bisa disusun di meja dengan background lampu atau bunga yang mewah. 

Efek berkilau dari bahan ini memberi kesan eksklusif dan high class, apalagi jika dipadukan dengan pencahayaan yang hangat. Escort cards seperti ini juga sering dijadikan souvenir karena bisa digunakan ulang sebagai dekorasi meja atau cermin kecil di rumah tamu. Jadi, tidak terasa mubazir.

5. Escort cards berbentuk pos vintage untuk tema retro atau klasik

Untuk pernikahan bertema vintage, retro, atau old school, escort cards bisa dibuat dalam bentuk postcard dengan ilustrasi zaman dulu, foto kota klasik, atau motif floral yang lawas. Nama tamu bisa ditulis di sisi depan, sementara nomor meja bisa ditulis di bagian “alamat” seperti layaknya kartu pos. 

Kartu-kartu ini bisa dipajang di rak kawat atau dimasukkan ke kotak surat dekoratif. Konsep ini memberi kesan nostalgia dan romantis, seolah tamu menerima surat pribadi dari pengantin. Selain fungsional, postcard ini juga bisa dikoleksi tamu karena desainnya yang unik.

6. Escort cards di makanan atau minuman untuk tema fun atau casual

wm_article_img
Foto via withjoy

Untuk konsep wedding yang santai atau playful, escort cards bisa digabung dengan edible item seperti cookies, cupcake mini, atau botol minuman kecil. Setiap makanan bisa ditempel tag bertuliskan nama tamu dan nomor meja. Secara pengalaman, konsep ini membuat tamu merasa disambut dengan sesuatu yang langsung bisa dinikmati, bukan hanya kartu kertas saja. 

Konsep ini cocok untuk garden party, beach wedding, atau intimate wedding yang tidak terlalu formal. Selain mengurangi kemungkinan kartu tercecer, tamu juga akan langsung mengambil dan membaca karena tertarik pada isinya.

7. Escort cards berbentuk key atau key tag untuk tema klasik romantis

Untuk pernikahan bertema hotel klasik atau romantic luxury, escort cards bisa dibuat seperti gantungan kunci kamar hotel dengan nomor meja tertera di sana. Nama tamu bisa ditulis di tag kecil yang diikat pada kunci tersebut. Display-nya bisa berupa papan dengan gantungan-gantungan kunci berjajar rapi. Secara simbolik, kunci melambangkan “masuk ke ruang cerita” pengantin, sementara secara visual, kartu ini sangat menarik karena tidak biasa. Banyak tamu juga menyimpan key tag ini sebagai souvenir sehingga escort cards terasa lebih bermakna.

8. Escort cards berbentuk buku atau bookmark untuk tema literasi

Untuk pasangan pecinta buku, escort cards bisa berupa bookmark dengan desain novel klasik atau kutipan romantis. Nama tamu bisa ditulis di bagian atas dan nomor meja di bagian bawah. Bookmark ini bisa disusun di rak buku dekoratif atau di meja dengan buku-buku vintage sebagai latar. Selain fungsional, konsep ini sangat meaningful karena menyimbolkan bahwa tamu adalah bagian dari “bab” dalam kisah hidup pengantin. Sebagai suvenir, bookmark juga berguna dan jarang dibuang.

9. Escort cards berbentuk tiket film atau konser untuk tema musik atau film

Untuk pasangan pecinta film atau musik, escort cards bisa dibuat menyerupai tiket bioskop atau tiket konser. Nama tamu bisa ditulis sebagai “penonton”, sementara nomor meja menjadi “row” atau “seat”. Kartu ini bisa dipajang di frame besar seperti poster film atau papan jadwal konser. 

Konsep ini terasa sangat tematik dan interaktif karena tamu seperti sedang masuk ke pertunjukan spesial, yaitu pernikahan itu sendiri. Escort cards semacam ini juga memberi kesan bahwa acara adalah “show of love” yang sedang mereka saksikan bersama.

10. Escort cards berbentuk frame foto atau polaroid untuk intimate wedding

Untuk pernikahan kecil atau intimate, escort cards bisa dibuat dalam bentuk frame kecil atau polaroid kosong dengan nama tamu dan nomor meja tertulis di bawahnya. Foto prewedding kecil bisa juga digunakan sebagai latar belakang. Kartu ini memberi kesan personal, seolah tiap tamu mendapat “foto khusus” dari pengantin. 

Escort cards ini bisa di-display di meja dengan banyak frame kecil atau papan kawat dengan klip kayu. Konsep ini cocok untuk pasangan yang ingin tamunya merasa benar-benar dihargai satu per satu.

Escort cards akan memegang peran yang besar di acara pernikahan dengan meja dan tempat duduk. Dengan kartu ini, tamu juga akan merasa dihargai karena nama yang tertulis di kartu khusus. Tak jarang, mereka menyimpannya sebagai kenang-kenangan. Makanya, tak ada salahnya jika ingin membuatnya dalam bentuk desain yang cantik.

Jika ingin membuat kartu, kamu bisa mencolek beberapa vendor undangan terpercaya di sini, ya!


Cover | Foto via Pinterest

Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 16 -18 Januari 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Article Terkait

Loading...

Article Terbaru

Loading...

Media Sosial

Temukan inspirasi dan vendor pernikahan terbaik di Sosial Media Kami

Loading...