Bridal shower bukan ritual wajib untuk dilakukan. Namun, jika kamu ingin membuat kenangan terakhir bersama pengantin sebelum ia menjadi pasangan resmi seseorang, tak ada salahnya quality time dengan kegiatan yang menyenangkan. Ada banyak hal yang bisa dilakukan ketika bridal shower, mulai dari ngobrol-ngobrol biasa hingga bepergian keliling kota bersama. Jika ingin menghemat budget dan membuat suasana lebih seru, kamu bisa memilih konsep potluck.
Potluck berarti setiap orang yang datang harus membawa makanan, minuman, atau item khusus untuk dibagikan bersama. Agar makin seru, kalian bisa membagi bawaan sesuai abjad atau warna tertentu. Untuk gambaran lebih lengkapnya, simak penjelasan berikut ini, yuk!
Filosofi konsep potluck
Konsep potluck sangat cocok untuk acara bridal shower karena selaras dengan makna pernikahan, yaitu berbagi, kerja sama, dan kebersamaan. Tamu bisa merayakan calon pengantin dengan berpartisipasi aktif dalam acara. Secara emosional, konsep ini memberi kesan bahwa pengantin dikelilingi orang-orang yang mau repot demi dia. Sementara itu, secara praktis, konsep ini juga meringankan beban biaya dan persiapan bagi host atau orang yang berinisiatif menggelar acara.
Pembagian menu

Langkah pertama, kamu harus menentukan kategori besar menu agar lebih mudah untuk membaginya. Biasanya menu dibagi seperti ini:
1. Appetizer/snack
Isinya:
Finger food
- Snack ringan
- Makanan pembuka
Contoh:
- Rrisoles, pastel, mini sandwich, nugget, spring roll, dimsum, sushi roll kecil
Appetizer akan cocok untuk ngemil di awal acara dan dibagi-bagikan ke banyak orang.
2. Main dish
Isinya:
- Makanan berat yang mengenyangkan
- Biasanya karbo dan auk
Contoh:
- Nasi goreng, Pasta Rice bowl, Spaghetti, Chicken teriyaki, Lasagna, Bento, Kebab.
Makanan-makanan berat yang dibawa akan menjadi menu utama yang membuat para tamu merasa kenyang. Biasanya porsinya dibuat lebih besar daripada appetizer dan makanan yang lainnya.
3. Dessert
Isinya:
- Makanan manis
- Hidangan penutup
Contoh:
- Cupcake, Brownies, Cake potong, Pudding cup, Dessert box, Donat, Macarons
Makanan yang biasanya memiliki rasa manis ini akan memberi kesan yang identik dengan acara pernikahan. Bentuk dan warnanya terlihat estetis di meja sehingga cocok juga untuk sesi foto.
4. Drink
Isinya: Berbagai macam minuman
Contoh:
- Infused water, Jus, Teh botol, Soda, Yakult, Kopi literan
Minuman harus ada sebagai pelepas dahaga dan penyeimbang makanan. Sayangnya, kadang minuman ini terlupakan karena semua orang lebih berfokus pada makanan. Jadi, jangan lupa masukkan juga ke dalam daftar menu yang akan dibagi, ya.
5. Buah/salad (opsional)
Isinya:
- Buah potong
- Salad buah/salad sayur
Buah-buahan juga hadir sebagai penyeimbang agar tidak semua makanan terasa berat dan manis. Rasanya pun lebih segar.
Sistem pembagian menu

Jika daftar menu sudah dibuat, saatnya untuk membagi dengan adil. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membagi menu-menu tersebut. Berikut ini adalah beberapa caranya.
1. Sistem ditunjuk
Host bisa langsung membagikan beberapa kategori ke setiap tamu yang akan datang.
Contoh:
- A: Appetizer
- B: Dessert
- C: Drink
- D: Main dish
Kelebihan dari sistem ini adalah lebih rapi, tidak ada bentrok, dan cocok untuk grup kecil. Namun, mungkin pembagian ini juga terasa kurang fleksibel dan ada tamu yang merasa mendapatkan bagian yang lebih berat.
2. Sistem pilih slot
Host bisa membuat list yang berisi menu sekaligus slot yang dibuka.
Contoh:
- Appetizer (2 slot)
- Main dish (2 slot)
- Dessert (3 slot)
- Drink (2 slot)
Tamu bisa memilih slot mana yang masih kosong sesuai dengan kemampuan. Dengan sistem slot ini, tamu bisa lebih bebas, tapi tetap terkontrol dan adil. Untuk membantu pembagiannya, kamu bisa menggunakan bantuan Google Sheet, Notion, atau bahkan Grup WhatsApp.
3. Sistem berdasarkan kemampuan tamu
Sistem ini akan menyesuaikan pembagian dengan kemampuan tamu.
Contoh:
- Yang jago masak: main dish
- Yang sibuk: beli minuman
- Yang suka baking: dessert
- Yang jauh: snack ringan
Sistem ini akan membuat semua merasa nyaman dan tidak merasa terbebani.
4. Pengaturan jumlah porsi
Jumlah porsi juga perlu dipertimbangkan agar tidak ada yang terbuang, tapi juga tidak kekurangan. Kamu bisa menggunakan acuan berikut ini:
- Snack: untuk dimakan rame-rame (1 box /1 tray)
- Main dish: 4 hingga 6 porsi
- Dessert: 6 hingga 10 potong
- Drink: 1 hingga 2 liter
Namun, kamu tetap bisa menyesuaikannya dengan jumlah orang yang datang. Host juga perlu menulis di list, misalnya dessert minimal 8 potong, minuman minimal 2 liter. Jadi, semua memiliki standar yang adil.
Sistem menu anti bentrok
Sistem menu anti bentrok dibuat agar tamu tidak membawa satu jenis makanan yang sama dan tetap variatif. Dalam praktiknya, host sebaiknya tidak hanya membagi kategori besar seperti “dessert” atau “main dish”, tetapi juga meminta tamu menuliskan secara spesifik menu apa yang akan mereka bawa, misalnya “cupcake cokelat”, “spaghetti carbonara”, atau “jus jeruk”.
Dengan cara ini, host bisa langsung melihat jika ada dua orang yang membawa menu yang terlalu mirip dan mengarahkan salah satunya untuk mengganti pilihan. Host juga bisa membatasi jumlah slot per kategori, misalnya hanya membuka dua slot untuk dessert kue dan satu slot untuk dessert dingin seperti pudding atau jelly.
Selain itu, host juga bisa memberikan contoh menu di tiap kategori untuk membantu tamu dalam menentukan pilihan sehingga hasil akhirnya lebih terencana. Hal ini perlu dilakukan karena potluck bridal shower sangat bergantung pada kontribusi tamu. Risiko menu tidak seimbang, seperti terlalu banyak makanan manis, tapi kurang makanan berat akan bisa dihindari.
Aturan yang harus disepakati

Walaupun sudah dibagi-bagi, tetap ada beberapa aturan yang harus disepakati agar potluck berjalan dengan lancar. Berikut ini beberapa di antaranya:
1. Makanan harus siap saji
Makanan yang dibawa sebaiknya sudah dalam kondisi matang dan siap untuk langsung disajikan tanpa perlu dimasak ulang di lokasi acara. Hal ini perlu diperhatikan karena lokasi bridal shower biasanya tidak memiliki fasilitas dapur lengkap seperti kompor atau oven. Proses penyajian menjadi lebih cepat jika makanan sudah matang. Acara pun bisa berjalan lancar tanpa gangguan.
2. Tidak mudah basi
Menu yang dipilih sebaiknya tahan pada suhu ruang selama beberapa waktu dan tidak mudah basi karena biasanya acara berlangsung selama beberapa jam. Makanan yang cepat basi bisa membahayakan kesehatan tamu dan meninggalkan kesan buruk pada acara. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan yang terlalu sensitif seperti makanan bersantan atau makanan mentah.
3. Halal dan aman dikonsumsi
Jika tidak ada kesepakatan khusus, makanan yang dibawa sebaiknya halal agar bisa dikonsumsi oleh semua tamu tanpa ragu. Selain itu, bahan makanan yang digunakan harus bersih dan aman, serta diolah dengan cara higienis. Aturan ini penting untuk menjaga kenyamanan bersama dan menghindari kesalahpahaman di antara tamu.
4. Hindari makanan berbau menyengat
Menu yang memiliki aroma terlalu kuat atau menyengat, seperti durian atau makanan dengan bau tajam tertentu, sebaiknya dihindari kecuali sudah disepakati bersama. Bau yang terlalu dominan bisa mengganggu kenyamanan tamu lain dan mengurangi selera makan. Selain itu, aroma kuat juga bisa mengganggu suasana foto-foto yang biasanya menjadi bagian penting bridal shower karena tamu merasa tidak nyaman.
5. Dikemas dengan rapi dan bersih
Makanan sebaiknya dibawa dalam wadah yang tertutup, bersih, dan layak tampil di meja sajian. Pengemasan yang rapi juga membantu menjaga makanan agar tetap higienis dan tidak tumpah selama perjalanan. Kemasan yang baik juga akan membuat meja potluck akan terlihat lebih estetik dan sesuai dengan suasana bridal shower.
6. Sertakan label nama menu
Setiap makanan dianjurkan diberi label berisi nama menu dan jika perlu, keterangan singkat seperti rasa atau bahan utama. Label ini memudahkan tamu lain memilih makanan sesuai selera dan menghindari kebingungan. Selain itu, label juga membantu host dalam menata meja agar terlihat lebih terorganisir.
7. Konfirmasi menu sebelum hari-H
Tamu sebaiknya mengonfirmasi menu yang akan dibawa beberapa hari sebelum acara. Konfirmasi ini membantu host dalam memastikan tidak ada menu yang bentrok atau sajian yang kurang. Host juga bisa menyiapkan cadangan jika diperlukan. Acara pun lebih terencana dengan baik.
Menggelar bridal shower akan terasa lebih ringan jika setiap orang membawa satu jenis sajian. Tak hanya itu, suasana juga akan terasa lebih hangat dan akrab dengan konsep potluck bridal shower ini.
Untuk tips seputar persiapan pernikahan lainnya, jangan lupa untuk terus mengecek artikel-artikel bermanfaat di WeddingMarket, ya!
Cover | Foto: pexels/Tuğba Sarıtaş