Pilih Kategori Artikel

Simpel tapi Wow! 14 Cara Membuat Kue Pernikahan 1 Tingkat Lebih Outstanding
Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Banyak orang yang ingin menghadirkan detail-detail elemen pernikahan dengan ekstra agar acara terlihat seperti dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Salah satunya adalah menghadirkan kue pernikahan dengan beberapa tier yang membuatnya terlihat mewah dan menjulang. Padahal, ternyata kamu tetap bisa menyiapkan kue pernikahan yang mencuri perhatian walaupun hanya terdiri dari satu tingkat saja, lo. 

Pilihan kue satu tingkat ini akan terasa lebih fleksibel dan praktis serta cocok untuk acara pernikahan yang intimate atau pasangan ingin memiliki tampilan modern minimalis. Berikut ini adalah cara untuk membuat kue pernikahan satu tingkat terasa lebih estetis. Simak selengkapnya, yuk!

1. Menggunakan edible flowers secara artistik dan terkonsep

Edible flowers bukan sekadar ditempel sebagai hiasan, tapi bisa dijadikan bagian dari desain utama kue. Misalnya, bunga bisa disusun membentuk cascade layaknya air terjun dari bagian atas ke samping kue atau membentuk setengah lingkaran dramatis di satu sisi saja agar terlihat modern dan artsy

Pemilihan bunga juga penting, bunga kecil seperti pansy, viola, atau chamomile memberi kesan delicate dan romantis, sementara bunga berwarna bold seperti mawar mini atau marigold bisa membuat kue terlihat lebih “menyala”. Selain itu, warna bunga bisa disesuaikan dengan tema pernikahan agar kue terasa menyatu dengan dekorasi ruangan. Dengan pendekatan ini, kue satu tingkat justru terlihat seperti karya seni, bukan sekadar dessert.

2. Membuat ukuran kue yang sangat lebar atau tinggi

wm_article_img
Foto via Pinterest

Alih-alih membuat kue kecil dan mungil, kamu bisa membuat kue satu tingkat dengan diameter yang jauh lebih besar dari biasanya, misalnya 35 hingga 45 cm. Ukuran lebar ini langsung memberi kesan “wow” karena tidak umum dan terlihat megah meski hanya satu tingkat. Alternatif lainnya adalah membuat kue lebih tinggi dari standar, misalnya dengan lapisan sponge yang tebal atau isian berlapis-lapis sehingga proporsinya terlihat menjulang. Trik ini membuat kue tampak seperti centerpiece dan tidak sekadar pelengkap. Ditambah lagi, permukaan kue yang luas memberi ruang lebih besar untuk dekorasi artistik, seperti lukisan buttercream, motif marmer, atau tekstur abstrak.

3. Membuat bentuk kue yang tidak biasa

Bentuk kue tidak harus selalu bulat. Kue bisa dibuat oval, persegi panjang dengan sudut melengkung, hati, atau bahkan bentuk yang tidak simetris. Bentuk asimetris justru sedang tren karena terlihat modern dan berbeda dari kue pernikahan klasik. Misalnya, bagian atas kue dibuat sedikit miring atau permukaannya bergelombang halus seperti batu alam. Dengan bentuk unik, kue satu tingkat ini akan langsung mencuri perhatian karena orang tidak melihatnya sebagai “kue biasa”, tetapi sebagai objek desain. Konsep ini akan cocok untuk pasangan yang ingin kesan kontemporer, artsy, atau minimalis tapi berani.

4. Bermain dengan tekstur buttercream atau fondant yang dramatis

Tekstur adalah kunci agar kue satu tier tidak terlihat polos. Buttercream bisa dibentuk menjadi tekstur ombak, brushstroke alias sapuan kuas, atau lipatan seperti kain. Fondant juga bisa dibentuk menyerupai kain drapery, ruffle besar, atau efek ukiran 3D. Tekstur ini membuat kue terlihat lebih hidup saat difoto karena cahaya akan membentuk bayangan yang mempertegas detailnya. Dengan satu tingkat saja, semua mata tertuju ke satu bidang sehingga tekstur yang kuat akan memberi kesan mewah walau tidak banyak hiasan tambahan.

5. Menggunakan warna yang bold atau teknik gradasi warna

Banyak kue pernikahan satu tingkat gagal terlihat standout karena terlalu polos dan hanya berwarna putih tanpa variasi. Padahal, kue satu tingkat ini sangat cocok untuk eksperimen warna. Kamu bisa memakai warna bold seperti emerald, navy, atau burgundy sebagai dasar kue, lalu dipadukan dengan aksen emas atau putih. Alternatif lainnya adalah teknik ombre atau gradasi warna dari bawah ke atas, misalnya dari nude ke blush, atau dari abu-abu ke putih. Warna yang kuat akan membuat kue terlihat seperti focal point di meja dessert dan lebih mudah diingat tamu.

6. Menggabungkan elemen dekoratif nonkonvensional

Selain bunga dan frosting, kue bisa dihias dengan elemen tidak biasa seperti wafer paper yang dibentuk menyerupai kelopak besar, cokelat tipis yang dicetak abstrak, atau sugar art berbentuk patung kecil. Elemen-elemen ini bisa dibuat menjulang ke atas atau menyebar ke samping sehingga menambah dimensi visual. Kue satu tingkat yang diberi elemen dekoratif “bervolume” akan terlihat jauh lebih dramatis dibanding kue polos. Cara ini juga memberi kesan bahwa kue dibuat khusus (custom) dan bukan produk standar dari bakery.

7. Menjadikan kue sebagai bagian dari konsep dekorasi meja

wm_article_img
Foto via Pinterest/Ellie Underwood

Supaya terlihat outstanding, kue bisa dibuat tidak berdiri sendirian tanpa konteks. Meja kue bisa didesain menyatu dengan kue itu sendiri, misalnya diberi alas tinggi, stand unik dari kayu atau akrilik, serta dekorasi di sekelilingnya seperti bunga, lilin, atau kain yang jatuh. Dengan begitu, kue satu tingkat akan terasa seperti instalasi dekoratif, bukan sekadar makanan. Efek visual ini membuat kue terlihat “besar” secara estetika meskipun secara fisik hanya satu tingkat.

8. Membuat 3 kue individual tanpa ditumpuk

Alih-alih satu kue besar, kamu bisa membuat tiga kue satu tingkat dengan desain senada lalu menyusunnya berjajar atau membentuk segitiga di meja kue. Setiap kue bisa dibuat dengan motif berbeda tapi satu tema, misalnya satu bermotif bunga, satu tekstur brushstroke, dan satu polos dengan aksen emas. Secara visual, tamu tetap melihat “set kue besar” walaupun tidak ada susunan bertingkat. Konsep ini memberi kesan modern dan estetis, serta praktis karena tiap kue bisa memiliki rasa berbeda. Kamu pun tidak perlu memotong kue besar untuk semua orang.

9. Menjadikan satu kue sebagai pusat bagi kue-kue kecil lainnya

Satu kue utama bisa dijadikan focal point di tengah, lalu dikelilingi oleh mini cake, cupcake, atau dessert kecil dengan dekorasi senada. Komposisi ini membuat kue utama tampak lebih outstanding dan berkelas karena posisinya seolah seperti “ratu” di antara para pendampingnya. Efek visualnya jauh lebih estetis dibanding satu kue sendirian di meja kosong. Selain itu, konsep ini terasa lebih ramah tamu karena kue yang kecil bisa langsung diambil tanpa harus menunggu kue utama dipotong.

10. Menggunakan topper kue oversize yang artistik

wm_article_img
Foto via Pinterest/Amazon

Topper tidak harus tulisan nama kecil, lo. Kamu bisa memakai topper berbentuk patung sugar art, siluet pasangan berukuran besar, atau bentuk simbol tertentu, misalnya burung, hati abstrak, atau inisial yang dibuat seperti patung. Topper besar ini akan menarik mata ke arah atas sehingga kue satu tingkat terlihat lebih tinggi dan dramatis. Cara ini merupakan trik visual yang ampuh untuk memberi ilusi megah walau kue tidak terdiri dari banyak tingkat.

11. Menggunakan teknik lukis tangan

Permukaan kue bisa dijadikan kanvas untuk lukisan tangan menggunakan edible paint. Misalnya, lukisan bunga seperti watercolor, motif langit senja, atau ilustrasi minimalis tentang perjalanan cinta. Kue satu tingkat dengan lukisan tangan ini akan terlihat seperti karya seni, bukan sekadar dessert. Kue ini memiliki nilai estetika yang tinggi karena orang akan sadar bahwa kue tersebut tidak dibuat dengan cetakan biasa, melainkan digambar manual.

12. Menggabungkan dengan elemen transparan atau akrilik

Kue satu tingkat bisa diletakkan di atas stand akrilik yang tinggi atau di dalam frame transparan sehingga akan terlihat melayang. Efek ini memberi kesan futuristik dan mewah. Bahkan, kamu bisa juga membuat lapisan dekorasi dari gula transparan di sekitar kue sehingga terlihat seperti kristal atau es. Dengan begitu, kue akan terlihat cantik saat disajikan.

13. Membuat kue dengan split design

Kue satu tingkat bisa dibuat dengan dua desain berbeda dalam satu “badan” kue. Misalnya, satu sisi bisa dibuat bergaya klasik dengan piping bunga dan sisi lain bisa dibuat bergaya modern dengan tekstur abstrak. Saat diputar di meja atau difoto dari berbagai sudut, kue akan terlihat seperti memiliki banyak wajah. Cara ini akan membuat kue terasa lebih kompleks secara visual padahal tetap hanya terdiri dari satu tingkat saja. Konsep ini juga akan cocok untuk pasangan yang memiliki dua karakter berbeda jika ingin menampilkannya dalam satu kue.

14. Memberi sentuhan personal pada desain kue

wm_article_img
Foto via Pinterest

Kue satu tingkat akan terasa jauh lebih outstanding jika desainnya mencerminkan cerita pasangan. Misalnya, motif lukisan tangan tentang tempat pertama bertemu, ilustrasi bunga favorit, atau simbol kecil yang hanya dipahami oleh pasangan. Sentuhan personal ini membuat kue tidak bisa dibandingkan dengan kue lain karena bersifat unik dan emosional. Dari sudut pandang tamu, kue juga akan terlihat lebih istimewa karena lebih bermakna, tidak hanya cantik semata.

Kue tidak perlu dibuat bertingkat-tingkat dan menjulang tinggi untuk membuatnya terlihat outstanding. Kamu bisa membuat kue pernikahanmu lebih sederhana dalam satu tier saja, tapi dengan berbagai tambahan yang ada di permukaannya. Untuk mendapatkan kue yang indah dan lezat, kamu bisa memesan di beberapa vendor kue terpercaya yang bisa kamu lihat daftarnya di sini.


Cover | Foto: Pinterest/weddingsonline

Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Article Terkait

Loading...

Article Terbaru

Loading...

Media Sosial

Temukan inspirasi dan vendor pernikahan terbaik di Sosial Media Kami

Loading...