Dalam Rumah Tangga, Hal Apa yang Bisa Merusak Hubungan?

24 Mar 2020 | By Wedding Market | 16
Dalam Rumah Tangga, Hal Apa yang Bisa Merusak Hubungan

Apakah kamu pernah mendengar sebuah kalimat ‘uang bukan segalanya, namun segalanya membutuhkan uang’? memang perlu diakui bahwa sebuah kalimat tersebut benar karena uang bisa memberikan kebahagiaan bagi setiap orang karena bisa memenuhi segala kebutuhan ataupun barang yang kamu diidamkan. Namun sayangnya, terkadang uang juga bisa merusak hubungan dalam rumah tangga.

Terkait dengan hal ini, memang berawal dari sifat yang tidak baik seperti boros dalam pengeluaran, memiliki hutang ataupun bisa disebut dengan memaksakan sesuatu yang sebenarnya kamu tidak mampu untuk memilikinya.

Bisa juga dikarenakan kurangnya penghasilan yang didapat oleh masing-masing pasangan yang berujung pada kurangnya untuk memenuhi sebuah kebutuhan yang pada akhirnya terjadi sebuah perdebatan dalam berumah tangga.

Saat terjadinya perdebatan tentang masalah materi, uang, ataupun finansial di mana ketiga poin tersebut memang sangat sensitif dan tidak main-main yang bisa merusak hubungan. Kenyataannya, sudah banyak sekali perkara yang pada akhirnya berujung perpisahan atau perceraian.

Yang perlu kamu ingat bahwa bukan hanya sekedar hubungan kamu sebagai suami-istri saja yang rusak nantinya, namun juga berpengaruh kepada hubungan keluarga dan anak, lhoMaka dari itu, lebih baik kamu harus lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan dalam rumah tangga.

Ada beberapa pemicu perdebatan atau pertengkaran dalam berumah tangga sekaligus bagaimana caranya untuk mencegah suatu hal-hal yang tidak diinginkan. Kira-kira apa saja, ya? Oke, di simak baik-baik, ya.


Pertama, ketika dalam berumah tangga, pasti ada saja yang namanya kebutuhan yang harus dipenuhi.

Belum hadirnya sebuah momongan, pastinya kamu masih hidup berdua sebagai pasangan rumah tangga, jadi, tolong diusahakan untuk kebutuhan juga harus seimbang tanpa harus ada yang lebih diantara keduanya. Karena kalau diantara tersebut ada kebutuhan yang lebih dominan, maka bisa saja merusak hubungan yang pada akhirnya memicu perasaan iri dan juga berakhir sebuah perdebatan.

Kedua, ada juga hal yang dapat memicu pertengkaran selain kebutuhan yang tidak bisa untuk dibiayai.

Pasti ada saja kebutuhan yang tidak bisa dibiayai dengan alasan karena sedang kekurangan uang. Untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari saja tidak cukup, apalagi untuk memehuhi sebuah kebutuhan samping yang lainnya. Terlebih lagi jika kamu tinggal berada di kota-kota besar seperti misalnya daerah Jakarta, pasti banyak sekali kebutuhan hedonis yang perlu kamu penuhi. Haduh! Memang lingkungan dapat memengaruhi kehidupan pribadi bagi setiap orang. Jadi, kamu harus pintar dalam mengatur keuangan, ya!

Kalau sudah terjadi seperti ini, tidak lain dan tidak bukan pasti saja akan terjadi pertengkaran setiap saat. Nah, jika kamu ingin mengatasi hal yang kurang baik itu, kamu harus bekerja lebih giat lagi dan kalau perlu harus bekerja lebih dari dua kali dibandingkan orang lain, wah!

Kamu harus bisa memprioritaskan mana kebutuhan primer yang memang sudah menjadi sebuah kebutuhan pokok dalam kehidupan kamu dan juga perlu mengesampingkan kebutuhan sekunder. Memang, kebutuhan sekunder seperti hangout bersama teman-teman bisa menghilangkan penat dalam urusan pekerjaan. Tapi, bisa kamu penuhi kebutuhan tersebut jangan melebihi kebutuhan primer, ya!

Ketiga, tidak menanamkan sifat jujur terkait pengeluaran.

Biasanya, kebanyakan orang pasti merasakan bahwa pasti ada saja pengeluaran yang tidak bisa diterima oleh beberapa pasangan, apalagi jika pengeluaran tersebut tidak termasuk ke dalam kategori keperluan yang mendesak, ladies. Tentunya, pasangan kamu tidak ingin uang yang sudah kamu keluarkan itu terbuang sia-sia hanya sekedar memenuhi kebutuhan yang tidak jelas.

Kalau kamu menutupi tentang hal tersebut dari pasangan pastinya kemungkinan besar bisa saja merusak hubungan. Kamu tidak ingin kan kalau itu terjadi? Jadi, walaupun kamu memang sedang mengalami peristiwa yang seperti itu, lebih baik jangan menutupi dan merahasiakan pengeluaran kamu dari pasangan jika kamu tidak ingin terjadi sebuah perselisihan.

Keempat, ternyata terjadinya sebuah perbedaan gaya hidup bisa merusak hubungan, lho.

Biasanya hal ini sering terjadi di kota-kota besar yang lingkungan kehidupannya sering menuntut kamu untuk memenuhi gaya hidup yang lebih hedon. Apalagi hanya salah satu dari kamu lebih memilih gaya hidup yang seperti itu, dan pasangan kamu memilih gaya hidup yang memang sewajarnya saja.

Tentunya, jelas sekali pengeluaran serta kebutuhan yang harus dipenuhi pun sangat berbeda diantara kedua belah pihak pasangan ini, yang satu ada yang lebih banyak dan yang satunya lagi lebih memilih untuk mengalah hanya demi bisa memenuhi kebutuhan kamu. Hati-hati dengan hal ini, karena lambat laun akan menyebabkan kecemburuan sosial dan menyebabkan hubungan kamu semakin berkurang keharmonisannya.

Nah, sudah dijelaskan di atas beberapa poin terkait pemicu perdebatan dalam rumah tangga serta cara untuk mengatasinya yang bisa merusak hubungan kamu. Memang masalah tersebut kemungkinan besar sering terjadi jika dianatara kamu sudah merasakan adanya ketidaknyamanan, maka lebih baik untuk kamu hidup dengan gaya hidup yang sewajarnya saja, ya!

Kalaupun kamu ingin memiliki gaya hidup yang mewah, maka perlu usaha yang lebih giat lagi atas keringat sendiri dan jangan mengorbankan orang lain demi untuk memenuhi kebutuhan kamu!


Artikel Terkait