Menu Catering Pernikahan Adat Bali yang Sering Disajikan

06 Oct 2020 | By WeddingMarket | Viewers: 910
Menu Catering Pernikahan Adat Bali yang Sering Disajikan
Foto: Soulofren

 Di Bali pernikahan merupakan momen yang penting dan sering dijadikan sebagai momen sakral. Hal inilah yang menyebabkan banyak generasi muda masih menggunakan adat Bali ketika hendak menikah. Selain menggunakan adat tradisional, mereka juga menggunakan menu catering pernikahan adat Bali agar konsep pernikahan semakin paripurna. 

Makanan khas dari daerah Bali memiliki cita rasa yang unik dan tidak bisa ditemukan di daerah lain. Kalau kamu ataupun pasangan berasal dari wilayah tersebut, kamu bisa menggunakan adat Bali untuk menikah. Makanan tradisional yang sering disuguhkan dalam resepsi pernikahan Bali cukup variatif. 

Rata-rata masakan tersebut memiliki cita rasa yang lezat, mulai dari perpaduan asam dan manis, pedas, gurih, dan lainnya. Dijamin menggunakan makanan tradisional dari daerah Bali tidak kalah enaknya dibandingkan menggunakan menu makanan Barat maupun nasional. Berikut merupakan rekomendasi menu catering pernikahan adat Bali yang bisa kamu masukkan dalam menu hidangan catering pernikahan, diantaranya adalah:

Ayam Betutu

Ayam betutu merupakan olahan yang cukup populer di Bali dan sering ditemukan dalam berbagi perayaan. Karena itu tak lengkap rasanya jika kamu tidak memasukkan ayam betutu di menu prasmanan pernikahanmu. Cita rasa ayam betutu juga lezat, yakni gurih dan pedas karena rempah yang digunakan. 

Ayam ini diolah dengan cara yang unik, yakni memasukkan semua bumbu dan rempah ke dalam perut ayam. Ayam yang digunakan pun merupakan ayam kampung, sehingga cita rasanya semakin sedap. Jika sudah dimasukkan semua rempahnya, ayam kemudian dibungkus dengan daun pisang. 

Cara memasak ayam betutu dengan dipanggang menggunakan bara api kecil selama 24 jam. Karena proses memasak yang lama inilah bumbu dan rempah yang berada di dalam perut ayam meresap dengan baik. Sekarang proses memasak ayam betutu bisa lebih cepat dengan bantuan alat pemanggang. 

Sate Lilit

Selain ayam betutu, menu catering pernikahan adat Bali yang bisa kamu kombinasikan dengan berbagai lauk dan makanan adalah sate lilit. Sate lilit merupakan sate yang unik, dimana daging tidak langsung dipanggang setelah dipotong, melainkan di cincang terlebih dahulu dan di bumbui dengan batang serai. 

Setelahnya daging tersebut kemudian dililitkan di bambu dan dibakar sampai matang merata. Untuk cita rasa, kamu tidak perlu bertanya lagi, sebab rempah yang digunakan merupakan rempah pilihan dengan cuta rasa khas Bali. Sensasi rasanya juga berbeda dibandingkan dengan sate lain pada umumnya yang biasa kamu temui. 

Karena menggunakan daging cincang, maka tekstur sate lebih empuk dan mudah untuk digigit. Aroma serai yang terbakar juga membuat cita rasa sate ini semakin unik dan sedap. Umumnya sate lilit menggungakan daging ayam, namun tidak jarang juga menggunakan daging sapi. 

Sate Plecing

Masih satu menu dengan sate lilit, kamu juga bisa menyajikan sate plecing sebagai salah satu menu masakan dengan resepsi adat khas Bali. Sate plecing terbuat dari daging ayam, namun juga bisa dibuat dengan daging ikan yang sudah dihilangkan durinya. 

Sate plecing merupakan menu catering pernikahan adat Bali yang memiliki cita rasa pedas dan segar, berbeda dengan sate lain pada umumnya yang memiliki rasa gurih. Sebelum disajikan, sate plecing disiram terlebih dahulu menggunakan air jeruk limau, sehingga aroma amis dan pembakaran bisa hilang dan digantikan dengan aroma segar. 

Kamu bisa menghidangkan sate plecing bersamaan dengan sate lilit, karena keduanya merupakan jenis makanan yang berbeda. Rasa yang disajikan juga berlainan, sehingga tamu undangan bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan selera yang dimiliki. 

Tum Ayam

Kembali ke olahan ayam, ternyata di Bali terdapat olahan ayam yang menyerupai pepes di daerah Jawa, khususnya bagian Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bedanya jika pepes menggunakan ikan sebagai isian, maka tum ayam menggunakan ayam di dalamnya sebagai isi. 

Agar lebih mudah dikonsumsi, ayam yang hendak diolah menjadi tum ayam harus dicincang terlebih dahulu. Cincangannya juga tidak perlu halus, kamu boleh memilih cincangan yang kasar, sebab daging tersebut nantinya juga akan dicampur dengan rempah khas Bali. 

Untuk kamu yang hendak menggunakan menu catering pernikahan adat Bali ini, bisa mengukus menggunakan daun pisang yang telah dibersihkan. Menggunakan daun pisang bisa membuat cita rasa tum ayam semakin keluar, namun jika tidak ada kamu bisa mengukusnya secara bersamaan di panci yang bersih. 

Bubur Mengguh

Selain menyajikan makanan berat, tidak ada salahnya kamu juga menyediakan makanan lembut seperti bubur untuk dikonsumsi oleh tamu undangan. Di Bali, kamu bisa memberikan bubur mengguh sebagai menu makanan dalam resepsi pernikahan karena rasanya yang enak dan lezat. 

Bubur mengguh terbuat dari beras yang dimasak menggunakan santai sampai benar-benar halus, kemudian ditaburi dengan suwiran ayam yang telah digoreng sampai kering. Sebagai tambahan sebelum disajikan, bubur ini akan disiram dengan kaldu ayam yang kental. 

Sehingga cita rasa dari bubur ini alami dan lezat di lidah. Kamu bisa menyajikan bubur ini bersamaan dengan urap sayur, agar tamu undangan bisa memilih sendiri porsi komplit sesuai dengan seleranya. Selain gurih karena kandungan kaldu ayamnya, rasa bubur ini akan semakin segar karena urap yang ditambahkan. 

Tipat Blayag 

Rekomendasi menu catering pernikahan adat Bali selanjutnya yang bisa kamu coba adalah tipat blayag. Mungkin jika kamu pertama kali melihat tipat blayag, ia menyerupai lontong. Bedannya lontong dibungkus dengan daun pisang, sedangkan tipat blayag dibungkus menggunakan daun kelapa ataupun daun enau. 

Agar bisa dinikmati dengan lebih lengkap, jangan lupa untuk menyajikan saus dari tepung beras yang sudah dicampur berbagai rempah khas pulau dewata ini. Selain bisa ditambahkan dengan saus tersebut, kamu juga bisa menyajikannya dengan urap maupun kerupuk kulit ayam. 

Akan lebih enak jika tipat blayang dikonsumsi dengan kacang kedelai yang telah digoreng dan ceker ayam. Keduanya akan membuat cita rasa tipat blayang semakin gurih dan lezat. Pisahkan antara tipat blayag dengan tambahan menunya agar tamu undangan bisa memilih sendiri. 

Kamu juga bisa menyajikan menu makanan lain yang cocok untuk tambahan menu catering pernikahan lainnya, misalnya dengan menyajikan tipat cantk, yang merupakan ketupat yang disajikan dengan saus kacang dan sayuran. Atau jika ingin lebih segar, kamu bisa menyajikan rujak bulung untuk tamu undangan yang suka makanan pedas dan segar. 

Rujak bulung terbuat dari rumput laut sebagai bentuk variasi dari rujak yang sering kamu temui. Kamu hanya bisa menemukan rujak ini di Bali saja, karena itu perlu adanya menyajikan menu masakan ini di resepsi pernikahan kamu. 

Itulah beberapa rekomendasi menu catering yang sering ditemukan dalam resepsi pernikahan di Bali. Menu catering pernikahan adat Bali cukup mudah dibuat, apalagi jika kamu menggunakan vendor katering yang berasal dari pulau Bali juga.


Artikel Terkait



Vendor Untuk Pernikahan terbaik di WeddingMarket