Pilih Kategori Artikel

9 Model Hijab Pengantin Modern Menutup Dada yang Tetap Terlihat Mewah dan Stylish
Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Tren pernikahan muslimah di Indonesia telah mengalami transformasi yang sangat indah dalam satu dekade terakhir. Jika dulu hijab yang menutup dada atau syari sering dianggap kaku, tua, dan membatasi gerak, kini persepsi tersebut telah berubah total. Semakin banyak desainer muda dan calon pengantin yang membuktikan bahwa menutup aurat dengan sempurna justru bisa melahirkan estetika baru yang jauh lebih anggun, misterius, dan berkelas. Konsep modest fashion kini telah menjadi standar kemewahan baru.

Tantangan utama bagi pengantin yang ingin tampil syari adalah ketakutan akan terlihat gemuk atau "tenggelam" dalam tumpukan kain. Padahal, dengan teknik styling yang tepat, pemilihan material kain yang jatuh, dan permainan siluet, hijab menutup dada bisa memberikan efek tubuh yang lebih jenjang dan proporsional. Kamu tidak perlu mengorbankan impianmu untuk tampil seperti ratu demi menjalankan syariat. Berikut adalah 9 inspirasi model hijab pengantin modern menutup dada yang menjamin penampilanmu tetap terlihat mewah, stylish, dan memukau para tamu undangan.

1. Model Cape Panjang Menjuntai Bak Putri Kerajaan

wm_article_img
Foto via Pinterest

Salah satu cara paling cerdas dan elegan untuk menutup area dada tanpa terlihat menumpuk kain di leher adalah dengan mengadopsi model cape atau jubah. Dalam gaya ini, hijab dasar dikenakan dengan rapi melilit leher, namun kemudian ditambahkan elemen jubah transparan dari bahan tulle atau organza premium yang menyatu dengan bahu gaun. Cape ini dibiarkan menjuntai panjang menutupi dada, lengan, hingga ke belakang punggung, menciptakan siluet yang sangat megah.

Gaya ini memberikan nuansa royal wedding yang kental. Agar terlihat semakin mewah, kamu bisa meminta desainer untuk menambahkan detail payet kristal atau swarovski yang ditabur jarang-jarang di atas permukaan cape. Kelebihan model ini adalah kamu bebas bergerak tanpa khawatir hijabmu tersingkap. Selain itu, garis vertikal yang diciptakan oleh jatuhnya kain jubah akan menyamarkan lebar bahu dan dada, membuat tubuhmu terlihat lebih tinggi dan ramping.

2. Hijab Layering Asimetris dengan Bahan Ceruti

wm_article_img
Foto via Suella Makeup

Teknik layering atau tumpuk adalah kunci untuk menciptakan dimensi pada penampilan syari. Namun, hindari menumpuk kain tepat di tengah dada karena akan membuat tubuh bagian atas terlihat bervolume. Solusinya adalah gaya drapery asimetris. Gunakan bahan yang sangat lembut dan jatuh seperti ceruti babydoll atau chiffon silk.

Satu sisi hijab ditarik menutupi dada secara menyilang ke arah pinggang atau bahu yang berlawanan, sementara sisi lainnya dibiarkan jatuh bebas atau disematkan ke belakang. Garis diagonal yang tercipta dari teknik ini sangat ampuh untuk memecah blok visual pada tubuh, memberikan efek melangsingkan yang instan. Gaya ini sangat populer di kalangan selebgram muslimah karena terlihat modern, effortless, namun tetap sopan menutup area sensitif.

3. Gaya Malay Modern yang Clean dan Minimalis

wm_article_img
Foto via Zahidah Zahiyah MUA

Jika kamu menyukai tampilan yang bersih, rapi, dan tidak "berisik" dengan banyak aksen, gaya pengantin Melayu atau Malaysia bisa menjadi inspirasi utama. Ciri khas gaya ini adalah kesederhanaan yang mahal. Hijab biasanya menggunakan bahan satin atau sutra yang matte (tidak terlalu mengilap), diletakkan di atas kepala dengan loose, lalu ujung-ujung kainnya dibiarkan jatuh menutupi dada dengan sangat natural tanpa banyak lilitan atau jarum pentul yang terlihat.

Kunci kemewahan gaya ini terletak pada kualitas kain dan veil tambahan. Biasanya, pengantin akan mengenakan veil panjang dari bahan lace prancis yang diletakkan di atas hijab polos. Veil inilah yang berfungsi sebagai statement piece sekaligus penutup dada tambahan. Padukan dengan mahkota atau tiara kecil di atas kepala untuk mengunci veil agar tidak bergeser. Hasilnya adalah tampilan yang sangat syahdu, lembut, dan abadi.

4. Aksen Selendang Bahu atau Shoulder Sash

wm_article_img
Foto via Dinda Firdausa Atelier

Inovasi lain dalam busana pengantin syari adalah integrasi selendang yang menyatu pada gaun. Alih-alih menggunakan kain hijab yang sangat panjang dan berat di kepala, kamu bisa mengenakan hijab dengan lilitan standar yang rapi, namun area dada ditutup oleh selendang yang dijahit atau disematkan pada bahu gaun.

Selendang ini bisa dibuat dari bahan yang sama dengan gaun dan diberi hiasan bordir 3D atau beading di bagian tepinya. Kain ini disampirkan secara diagonal atau melengkung menutupi dada. Teknik ini sangat cerdik karena beban kain tidak bertumpu di kepala, sehingga kamu tidak akan merasa pusing atau berat meski mengenakan busana tersebut berjam-jam. Ini adalah perpaduan sempurna antara fungsi dan estetika fashion modern.

5. Hijab Menutup Dada dengan Statement Bros Besar

Terkadang, aksesori bisa menjadi penyelamat gaya. Untuk model hijab menutup dada yang simpel, kamu bisa membuatnya terlihat fantastis dengan penambahan brooch atau bros besar bertabur permata. Caranya, gunakan hijab segi empat berukuran besar (misalnya ukuran 140x140 cm). Lipat dan kenakan seperti biasa, lalu tarik salah satu ujungnya untuk menutupi dada sepenuhnya.

Kunci agar tidak terlihat seperti ibu-ibu pengajian biasa adalah pada teknik penyematannya. Kunci ujung hijab tersebut di bahu atau di dada samping menggunakan bros desainer yang mewah. Bros ini akan menjadi titik fokus (focal point) yang mengalihkan perhatian orang dari bentuk tubuh sekaligus menahan kain agar tetap rapi menutup dada. Pastikan warna bros kontras dengan warna hijab atau senada dengan warna payet gaun agar terlihat harmonis.

6. Outer Tulle atau Bolero Panjang yang Menyatu

wm_article_img
Foto via Pinterest

Untuk pengantin yang ingin praktis namun tetap syari, penggunaan outer atau luaran adalah solusi yang sangat modis. Desainer gaun pengantin kini banyak menciptakan gaun 2-in-1 yang dilengkapi dengan luaran panjang berbahan tulle bordir. Outer ini didesain longgar di bagian atas sehingga secara otomatis menyamarkan lekuk dada dan pinggang.

Kamu cukup mengenakan hijab polos yang dimasukkan ke dalam kerah baju atau dililit rapi di leher (turban style yang menutup leher), karena fungsi menutup dada sudah diambil alih oleh outer tersebut. Gaya ini memberikan kesan sophisticated dan sangat cocok untuk resepsi malam hari di gedung mewah. Detail bordir yang rumit pada outer akan memberikan tekstur visual yang kaya, sehingga kamu tidak perlu lagi memakai kalung atau aksesori leher yang berlebihan.

7. Model Hoodie atau Tudung Modifikasi

wm_article_img
Foto via Pinterest

Ingin tampil beda dan sedikit misterius layaknya karakter dongeng? Cobalah gaya hijab hoodie atau tudung. Gaya ini biasanya merupakan modifikasi dari veil yang dibuat lebih bervolume dan ditarik ke depan hingga menutupi sebagian dahi, pipi, dan dada. Bahan yang digunakan haruslah sangat ringan seperti soft tulle agar tidak terlihat kaku.

Gaya ini sangat cocok untuk pernikahan bertema outdoor, rustic, atau whimsical. Tudung yang melingkupi kepala dan tubuh bagian atas memberikan siluet yang sangat lembut dan romantis. Kamu bisa menambahkan mahkota bunga (flower crown) di atas tudung atau headpiece kristal di dahi untuk mempermanis tampilan. Gaya ini sangat efektif menyembunyikan pipi chubby dan memberikan framing wajah yang tirus.

8. Syari Glamor dengan Veil Bordir Penuh

wm_article_img
Foto via Deliafara

Bagi kamu yang menyukai kemewahan maksimal, gaya ini adalah jawabannya. Gunakan hijab dasar yang menutup dada dengan rapi, lalu tumpuk dengan veil panjang yang memiliki detail bordir penuh (full embroidery) atau payet di seluruh permukaannya, bukan hanya di pinggiran. Veil ini diletakkan di puncak kepala dan dibiarkan jatuh menutupi bahu dan dada.

Tekstur bordir yang padat pada veil akan menyamarkan bentuk tubuh di baliknya dengan sangat efektif. Karena veil sudah sangat ramai motif, pastikan gaun bagian dada tidak terlalu banyak detail agar tidak terjadi "tabrakan" motif yang membuat mata lelah. Gaya ini sering digunakan oleh pengantin Timur Tengah karena memancarkan aura kemewahan dan kekayaan budaya yang kental.

9. Gaya Klasik dengan Veil Pundak (Shoulder Veil)

wm_article_img
Foto via Dinda Firdausa Atelier

Jika kamu merasa veil di kepala terlalu berat, kamu bisa memodifikasinya menjadi shoulder veil atau sayap bahu. Dalam gaya ini, kain tulle panjang disematkan di bahu kanan dan kiri, lalu ditarik sedikit ke depan untuk menutupi sisi dada samping, sementara bagian belakangnya menjuntai panjang menyapu lantai.

Hijab utamamu tetap menjulur menutup dada bagian tengah, namun shoulder veil memberikan bingkai tambahan yang membuat tampilan dada tertutup lebih lebar namun tetap estetis. Saat kamu berjalan, shoulder veil ini akan melayang indah tertiup angin (efek dramatis untuk foto dan video), memberikan kesan bidadari yang turun dari kayangan. Ini adalah trik visual untuk membuat tubuh terlihat lebih lebar secara proporsional bagi kamu yang bertubuh sangat kurus, atau menyamarkan lengan besar bagi yang bertubuh curvy.

Tips Memilih Bahan Hijab Syari agar Tidak Gerah dan "Bulky"

wm_article_img
Foto via Rasya Syakira

Selain model, pemilihan bahan adalah faktor krusial dalam kenyamanan dan jatuhnya hijab syari. Karena kamu akan menggunakan lebih banyak kain untuk menutup dada, risiko merasa gerah dan terlihat "tebal" sangat besar. Hindari bahan yang kaku seperti organdi kaca atau satin yang terlalu tebal dan kaku untuk area dada.

Pilihlah bahan ceruti babydoll premium, diamond crepe, atau tulle prancis yang memiliki pori-pori udara baik dan sifatnya "jatuh" mengikuti gravitasi. Bahan-bahan ini tidak akan mengembang saat ditumpuk, sehingga siluet tubuh tetap terlihat ramping. Pastikan juga kamu menggunakan inner atau ciput dari bahan kaos rayon atau rajut halus yang menyerap keringat agar kepala tetap dingin sepanjang acara.

Menutup dada bukan berarti menutup pintu kreativitas dan gaya. Sembilan model hijab di atas membuktikan bahwa batasan justru bisa melahirkan inovasi fashion yang luar biasa. Kunci dari penampilan pengantin syari yang memukau adalah kepercayaan diri. Ketika kamu merasa nyaman dan terlindungi dengan busana yang kamu kenakan, aura kecantikanmu akan terpancar jauh lebih kuat daripada kilauan payet manapun.

Konsultasikan keinginanmu dengan desainer busana atau hijab stylist profesional. Mintalah mereka melakukan fitting dan uji coba gaya jauh-jauh hari untuk memastikan model hijab yang dipilih benar-benar sesuai dengan bentuk wajah dan karakter gaunmu. Jika kamu sedang mencari vendor busana muslimah atau makeup artist yang spesialis menangani pengantin syari, Weddingmarket.com adalah tempat yang tepat untuk memulai pencarianmu. Temukan ribuan inspirasi dan profesional terbaik yang siap mewujudkan pernikahan impian yang santun namun tetap spektakuler. Cek selengkapnya di sini ya!


Cover | Foto via Suella Makeup

Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Article Terkait

Loading...

Article Terbaru

Loading...

Media Sosial

Temukan inspirasi dan vendor pernikahan terbaik di Sosial Media Kami

Loading...