Pilih Kategori Artikel

Tak Harus Bunga, Ini 15 Pengganti Buket Bridesmaid yang Lebih Unik dan Berkesan
Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Bunga merupakan salah satu elemen visual paling penting di acara pernikahan. Selain digunakan untuk dekorasi, biasanya pengantin akan membawa buket bunga di tangannya. Bahkan, ternyata bukan pengantin saja, para bridesmaid juga membawa bunga yang lebih kecil atau tidak terlalu menyolok. Ada sejarah kenapa bridesmaid membawa bunga di tangan mereka, yaitu untuk melindungi pengantin dari dari hal-hal buruk dan membawa doa baik.

Kini, bunga yang dibawa oleh bridesmaid ini menjadi penyeimbang visual agar terlihat lebih harmonis dan serasi. Namun, banyak juga yang mengganti bunga karena alasan tertentu, mulai dari menyesuaikan dengan tema hingga ingin tampil berbeda. Jika kamu juga tertarik untuk mengganti buket bunga bridesmaid dengan benda lainnya, kamu mungkin bisa mempertimbangkan beberapa barang berikut ini. Simak selengkapnya, yuk!

1. Gelang bunga atau floral wrist corsage

Gelang bunga merupakan alternatif yang elegan dan praktis untuk pernikahan dengan konsep klasik, garden, atau rustic. Dibandingkan buket, gelang bunga tidak perlu digenggam sehingga bridesmaid bisa lebih bebas untuk bergerak, berfoto, atau membantu jalannya acara. Dari segi visual, bunga kecil yang dirangkai di pergelangan tangan juga akan memberi kesan manis dan feminin dalam porsi yang pas. Warna dan jenis bunga bisa disesuaikan dengan dekorasi utama atau bunga pengantin untuk menciptakan kesatuan visual dalam keseluruhan konsep pernikahan.

2. Hoop bunga mini

wm_article_img
Foto: Pinterest

Hoop bunga berukuran kecil menjadi pilihan modern yang artistik dan sedang populer dalam pernikahan bergaya kontemporer atau bohemian. Bentuk lingkaran melambangkan keabadian dan kesatuan yang membuat aksesori ini memiliki makna simbolis yang indah untuk pernikahan. Bridesmaid bisa memegang hoop ini dengan nyaman. Hasil foto pun terlihat lebih unik dibandingkan buket konvensional. Hoop bunga juga lebih tahan lama dan tidak mudah layu, apalagi jika dikombinasikan dengan bunga kering atau artificial flower berkualitas tinggi.

3. Balon

Balon transparan dengan isi confetti, bunga kering, atau tulisan custom bisa menjadi pengganti buket yang fun dan youthful. Properti ini cocok untuk pernikahan yang santai, outdoor wedding, atau acara dengan nuansa ceria. Balon memberi efek visual yang ringan dan playful, terutama saat diabadikan dalam foto atau video. Agar tetap terlihat elegan, ukuran balon sebaiknya tidak terlalu besar dan warna confetti atau tulisan disesuaikan dengan palet pernikahan.

4. Lightstick K-pop group

Lightstick resmi atau custom ala K-pop menjadi alternatif unik jika kamu merupakan penggemar budaya Korea atau ingin menghadirkan sentuhan modern dan playful dalam pernikahan. Selain memiliki bentuk yang ikonik dan mudah dikenali, lightstick memberi efek visual yang sangat menarik khususnya untuk indoor wedding atau acara dengan pencahayaan redup. Warna cahaya bisa disesuaikan dengan palet dekorasi pernikahan atau warna khas grup favorit sehingga tetap selaras dengan konsep acara. Lightstick juga terasa personal dan memorable karena setelah acara selesai, bridesmaid dapat menyimpannya sebagai merchandise atau kenang-kenangan, berbeda dengan buket bunga yang biasanya tidak bertahan lama.

5. Tas anyaman atau woven bag mini

wm_article_img
Foto: Pinterest/Isla de Gar

Tas anyaman kecil atau basket mini cocok untuk pernikahan outdoor, pantai, atau garden wedding. Selain tampil estetik dan natural, properti ini bisa diisi bunga kecil, daun, atau bahkan dibiarkan kosong sebagai aksen visual. Tas anyaman memberi kesan santai tapi tetap terkonsep, serta bisa digunakan kembali setelah acara. Pilihan ini juga terasa unik karena memadukan fungsi, estetika, dan nilai keberlanjutan.

6. Lilin estetik atau LED candle

Untuk pernikahan indoor, chapel wedding, atau acara dengan nuansa intimate dan sakral, lilin menjadi pengganti buket yang sangat serasi dengan sekitar. Cahaya lembut dari lilin, baik lilin asli dengan pengaman atau LED candle, akan menciptakan kesan hangat, tenang, dan penuh makna. Bridesmaid yang membawa lilin akan memberikan visual yang anggun dan tertata rapi. Lilin ini bisa dipegang saat prosesi masuk atau doa bersama. Jika ingin lebih aman, tahan lama, dan tidak meneteskan lilin cair, kamu bisa memilih lilin LED. 

7. Kipas dekoratif

Kipas dekoratif cocok untuk pernikahan outdoor, pernikahan adat, atau acara di lokasi dengan cuaca panas. Kipas ini memiliki dua fungsi. Pertama, sesuai dengan kegunaannya, kipas bisa dipakai saat gerah. Kedua, kipas dengan desain yang indah misalnya dari kain, renda, bambu, atau motif floral juga bisa berperan sebagai aksesori visual yang menarik. Saat difoto, kipas bisa digunakan sebagai properti pose yang memberi kesan anggun dan dinamis. Kipas juga bisa dijadikan suvenir eksklusif untuk dibawa pulang oleh bridesmaid maupun tamu tertentu.

8. Sparkler

wm_article_img
Foto: Pinterest/Etsy

Sparkler atau kembang api tangan biasanya dipilih untuk pernikahan malam hari dengan konsep romantis, garden party, atau wedding reception yang intimate. Cahaya hangat dari sparkler menciptakan suasana magis dan dramatis saat momen grand entrance, first dance, atau wedding exit. Dari sisi visual, sparkler memberikan efek cahaya alami yang sangat fotogenik, membuat foto tampak hidup dan penuh emosi. Namun, kamu perlu mempersiapkannya dengan baik dan mempertimbangkan durasi, keamanan, serta briefing singkat untuk bridesmaid agar tetap aman dan tidak mengganggu alur acara.

9. Ribbon bouquet

Bouquet yang terbuat dari rangkaian pita satin, organza, atau tulle menghadirkan kesan modern, minimalis, dan sangat clean secara visual. Pita-pita yang menjuntai akan menciptakan efek gerak yang cantik saat bridesmaid berjalan sehingga terlihat hidup dalam foto maupun video. Warna pita bisa disesuaikan dengan palet pernikahan, bahkan bisa dibuat -tone yang senada dengan dress bridesmaid agar tampil serasi. Alternatif ini juga lebih ringan, tidak rapuh, dan bisa digunakan kembali atau disimpan sebagai suvenir personal.

10. Clutch atau mini pouch

wm_article_img
Foto: Pinterest/Etsy

Clutch kecil atau mini pouch dengan warna dan bahan seragam bisa menjadi pengganti buket yang elegan dan cocok untuk pernikahan di hotel atau ballroom dengan konsep glam dan modern. Selain berfungsi sebagai properti visual, pouch ini juga praktis untuk menyimpan tisu, lip balm, atau barang kecil lainnya selama acara berlangsung. Jika dipilih dengan desain yang tepat, clutch bisa memperkuat kesan classy dan rapi pada penampilan bridesmaid, serta tetap terlihat serasi saat sesi foto formal.

11. Ranting olive, eucalyptus, atau pampas mini

Ranting greenery tanpa bunga atau dengan sedikit bunga menjadi pilihan understated yang sangat estetik. Olive branch melambangkan perdamaian dan kesetiaan, eucalyptus memberi kesan segar dan modern, sementara pampas mini menambah sentuhan boho yang lembut. Properti ini ringan, tidak berlebihan, dan sangat cocok untuk pernikahan minimalis, modern, atau outdoor. Secara visual, greenery yang sederhana justru memberi kesan mahal dan editorial jika dipadukan dengan styling yang tepat.

12. Scarf atau syal tipis

Syal atau scarf berbahan ringan seperti chiffon atau silk bisa menjadi properti alternatif yang sangat artistik. Bridesmaid bisa menggenggam atau melilitkannya dengan gaya tertentu saat berjalan hingga menciptakan efek flowy yang cantik dalam foto dan video. Warna dan motif scarf dapat disesuaikan dengan tema pernikahan, bahkan bisa diberi monogram kecil sebagai sentuhan personal. Properti ini sangat cocok untuk pernikahan modern, editorial style wedding, atau konsep yang kental dengan fashion.

13. Floral necklace

Kalung bunga atau lei memberikan sentuhan tropis dan ceremonial, sangat cocok untuk pernikahan di pantai atau destination wedding. Dibanding buket, kalung bunga terasa lebih menyatu dengan busana dan tidak mengganggu gerak tangan. Selain itu, maknanya pun kuat sebagai simbol sambutan, kasih sayang, dan perayaan. Untuk tampilan yang lebih modern, lei bisa dibuat dari bunga kecil, daun, atau bahkan kombinasi bunga segar dan kering.

14. Acrylic prop atau personalized sign

Acrylic prop transparan dengan tulisan custom seperti “Love”, inisial pasangan, atau tanggal pernikahan bisa menjadi pilihan modern dan Instagrammable. Properti ini cocok untuk pernikahan kontemporer atau minimalis terutama di venue indoor dengan pencahayaan yang baik. Dari segi visual, acrylic memberi kesan clean dan elegan, serta membantu menonjolkan konsep desain keseluruhan. Setelah acara, properti ini bisa disimpan sebagai dekorasi rumah atau kenang-kenangan.

15. Small gift box atau favor box

wm_article_img
Foto: Pinterest/Amazon

Kotak kecil berisi lilin aromaterapi, cokelat, atau benda bermakna lainnya bisa dijadikan pengganti buket yang unik dan penuh makna. Bridesmaid seolah membawa simbol apresiasi dan rasa terima kasih dari pengantin. Secara visual, box dengan desain yang rapi dan warna senada tetap terlihat cantik saat prosesi dan sesi foto. Alternatif ini sangat cocok untuk pernikahan intimate atau micro wedding yang mengutamakan detail personal.

Selain buket bunga, ada berbagai hal yang bisa dibawa atau dikenakan oleh para bridesmaid. Ada yang fungsional, ada yang cantik untuk visual. Barang yang dipilih bisa disesuaikan dengan tema pernikahan dan preferensi personal dari pengantin. Untuk inspirasi seputar pernikahan lainnya, jangan lupa untuk selalu mengecek artikel-artikel bermanfaat di WeddingMarket, ya!


Cover | Fotografi oleh State Photography

Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 17 -19 April 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Article Terkait

Loading...

Article Terbaru

Loading...

Media Sosial

Temukan inspirasi dan vendor pernikahan terbaik di Sosial Media Kami

Loading...