Ragam Makeup Pengantin Adat di Indonesia yang Paling Populer

29 Jul 2020 | By Wedding Market | Viewers: 72
Ragam Makeup Pengantin Adat di Indonesia yang Paling Populer
Foto: Instagram/bumiauw

Indonesia mengenal berbagai macam makeup pengantin adat dengan ciri khasnya masing-masing yang akan memancarkan kecantikan pengantin wanita dan kegagahan pengantin pria. Dalam hal riasan, pengantin wanita tentu memiliki banyak hal yang harus dipersiapkan dibandingkan pengantin pria. Termasuk dalam hal riasan seperti apa yang diinginkan dalam acara pesta pernikahannya.

Seperti yang Kamu tahu, Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa dengan adat istiadatnya masing-masing. Terdiri dari 5 pulau yang berbeda, sangat wajar apabila Indonesia memiliki beragam adat yang tidak sama satu sama lainnya. Hal ini tentunya menambah kekayaan budaya dari negeri ini.

Banyak adat yang memiliki filosofi yang menarik dengan nuansa dan gaya yang tidak lekang oleh waktu baik dalam hal pentas seni, kehidupan sehari-hari, hingga kegiatan upacara atau peringatan. Termasuk dalam hal pernikahan, baik perlengkapannya hingga prosesinya. Memilih gaya pernikahan tradisional seharusnya juga menyesuaikan riasan yang digunakan. Sebelum memilih riasan seperti apa yang diinginkan, penting untuk mengetahui ciri-ciri riasan pengantin pada beberapa adat yang ada di Indonesia berikut ini. 

1. Riasan Pengantin Jawa

Makeup pengantin adat Jawa menjadi salah satu riasan yang paling sering Kamu lihat karena masih banyak masyarakat Jawa yang memegang teguh adat istiadatnya. Bukan hanya untuk masyarakat biasa, tapi banyak juga pesohor publik hingga pejabat yang menggunakan riasan pengantin Jawa.

Hal ini karena dianggap sesuai dengan suku keluarganya dan tampilan pengantin pun akan mempesona semua tamu undangan. Ciri khas riasan pengantin adat Jawa adalah penggunaan Paes di dahi wanita sebagai simbol keanggunan dan ketundukan seorang wanita pada suaminya. 

Tidak banyak MUA yang bisa membuat paes dengan indah karena harus memahami bagaimana riasan dengan gaya tradisional. Bahkan, ada pakem-pakem tertentu yang melibatkan dukun manten berpengalaman saat membuat paes untuk pengantin ini.

2. Riasan Pengantin Sunda


Selain adat Jawa, adat Sunda juga sering kali Kamu lihat dalam pernikahan para selebriti tanah air, misalnya saja Raisa, Citra Kirana, dan lain sebagainya. Sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara makeup pengantin adat Jawa dengan adat Sunda. 

Jika pengantin wanita dengan adat Jawa identik dengan paes di dahinya, di adat Sunda identik dengan mahkota dan daun sirihnya. Penggunaan mahkota dan daun sirih pada dahi pengantin wanita ini masing-masing memiliki filosofis mendalam. 

Kebanyakan wanita Sudan memiliki kulit kuning langsat dan putih sehingga riasan yang sering digunakan adalah riasan natural atau flawless. Meskipun dengan makeup untuk pengantin adat yang natural atau flawless, ini pengantin wanita tetap tampil cantik dan menawan.

3. Riasan Pengantin Minangkabau


Pulau Sumatra juga sangat kuat dengan kesan makeup pengantin adat, khususnya untuk wanita. Populasi orang-orang Minangkabau yang banyak tersebar di Indonesia membuat pernikahan dengan adat Minang pun juga sering Kamu lihat, termasuk dalam hal riasannya. 

Riasan yang digunakan biasanya merupakan riasan bold karena kesan mewah dan megah selalu terlihat dalam pernikahan dengan adat Minang. Salah satu ciri khas dari riasan pengantin adalah Suntiang, yaitu mahkota yang berdiri hingga 13 tingkatan berwarna emas. 

Sehingga akan menampilkan kesan mewah dan megah dalam sebuah pesta pernikahan. Mahkota ini memiliki berat mulai dari 1 sampai 5 kg jadi pengantin wanita harus memiliki stamina yang bagus agar makeup pengantin adat terlihat sempurna.

4. Riasan Pengantin Betawi


Banyak sekali pesohor tanah air yang berasal dari suku Betawi jadi tidak heran jika pernikahan dengan adat Betawi pun sering Kamu lihat di TV. Sama dengan adat yang lainnya, Betawi juga memiliki ciri khas tersendiri untuk riasan pengantin. 

Umumnya, riasan pengantin mencampurkan berbagai macam unsur, seperti Arab, Jawa, Cina, Melayu, Belanda, dan Portugis. Pencampuran berbagai macam unsur ini dikarenakan muasal masyarakat Betawi yang kreol dalam berbahasa. 

Riasan untuk wanita dan pria pun memiliki perbedaan unsur yang digunakan, riasan khas Cina dan Melayu biasanya diperuntukkan bagi pengantin wanita. Sedangkan untuk pengantin pria lebih ke topi panjang seperti ciri Arab sehingga menciptakan makeup pengantin adat yang khas. 

5. Riasan Pengantin Batak


Provinsi Sumatra Utara juga memiliki adat yang indah dalam mengadakan pernikahan, yaitu adat Batak yang juga populer di Indonesia. Bukan hanya logatnya yang khas, riasan pengantin dengan adat Batak juga memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh adat lainnya. 

Ikat kepala berwarna merah dan kuning keemasan yang dikenal dengan nama Sortali menjadi ciri dari makeup pengantin adat Batak. Banyaknya pesohor tanah air yang berasal dari suku Batak membuat Kamu semakin familiar dengan makeup pengantin dalam adat Batak. 

Jika salah satu pengantin berasal dari Batak atau keluarganya berasal dari Batak, maka memilih pesta pernikahan dengan konsep adat Batak akan sangat menarik. Hal ini karena ada banyak prosesi unik yang harus dilalui.

6. Riasan Pengantin Bugis


Tata rias pengantin adat Bugis juga tak kalah populer di Indonesia. Sebagai salah satu suku terbesar di Indonesia membuat masyarakatnya tersebar di berbagai daerah sehingga Kamu pasti juga sudah tidak asing dengan makeup untuk pengantin adat Bugis ini. 

Suku Bugis identik dengan laut dan ternyata hal ini memengaruhi ciri khas dari riasan yang akan digunakan pengantin. Dadasa atau lukisan hitam berbentuk bunga teratai menjadi ciri khas dari makeup pengantin adat Bugis. 

Lukisan ini terlihat sangat cantik dan cocok digunakan untuk menyempurnakan pesta pernikahan yang diinginkan pengantin dari Bugis. Lukisan tersebut bukan hanya sekadar lukisan, tetapi memiliki filosofis tersendiri di mana bunga teratai dianggap sebagai bunga suci yang membawa manfaat dan berkah.

7. Riasan Pengantin Bali


Pulau Bali tidak hanya terkenal dengan tempat wisatanya yang mengagumkan, tetapi adat istiadatnya juga, termasuk adat dalam pernikahan. Riasan pengantin Bali terlihat etnisitasnya dan originalitasnya masih sangat terjaga. Penggunaan mahkota seberat 3 kg dari emas dan Srinata pada dahi menjadi ciri khas riasan pengantin dengan adat Bali. Makeup untuk pengantin adat Bali tentu memiliki ciri yang berbeda dengan adat dari daerah lainnya dan menjadi ciri masing-masing. 

Pemilihan riasan juga harus disesuaikan dengan gaya pernikahan yang diinginkan sesuai dengan adat yang berlaku. Beberapa ragam riasan pengantin adat di atas bisa dijadikan inspirasi bagi Kamu untuk memilih makeup pengantin adat yang diinginkan. Selain memiliki referensi makeup, tentunya kamu juga harus memilih vendor MUA Tradisional yang tepat. Yuk temukan vendor makeup tradisional profesional untuk hari pernikahanmu di WeddingMarket.

Foto: Evta Vian, Nia Makeup, Vienna Gallery, Hj Indira, instagramgedelilaofficial


Artikel Terkait



Temukan Vendor Untuk Pernikahan