Banyak yang bilang nikah di tahun 2026 itu mahal karena inflasi yang mengerek harga pangan hingga jasa dekoratif. Tapi, apakah mungkin mewujudkan pernikahan impian dengan budget Rp50 juta saja? Jawabannya: Sangat mungkin. Kuncinya bukan pada mencari yang "serba murah" hingga mengorbankan kualitas, tapi pada skala prioritas dan kurasi vendor yang cerdas.
Budget Rp50 juta sebenarnya masih sangat logis untuk mewujudkan pernikahan impian. Apalagi kini definisi “pernikahan ideal” telah bergeser. Banyak pasangan muda lebih mengutamakan kualitas momen dan interaksi hangat dibanding sekadar jumlah tamu yang hadir. Dengan membatasi kapasitas undangan, kamu justru memiliki ruang finansial yang lebih lega untuk memilih vendor dengan standar estetika tinggi dan detail yang lebih terkurasi.
Apalagi dengan tren intimate wedding yang makin menjamur, budget Rp50 juta bisa membuat pesta yang sangat berkesan dan terlihat "mahal" asalkan kamu tahu cara mengalokasikaya dengan presisi. Nah, berikut adalah bocoran budgeting masterclass ala BrideMarket untuk kamu yang ingin menggelar pesta 100-150 tamu dengan budget 50 juta agar tetap terlihat elegan:
1. Venue & Catering: Rp25.000.000 – Alokasi 50% dari Budget

Venue dan katering bukan sekadar tempat makan, tapi penentu mood seluruh tamu. Ini adalah pilar kenyamanan tamu. Untuk 100-150 tamu, jangan gunakan gedung serbaguna yang terlalu luas karena akan terlihat "kosong" dan butuh biaya dekorasi ekstra besar untuk menutupinya. Apalagi di tahun 2026 ini biaya bahan baku pangan dan sewa lahan mengalami kenaikan, sehingga strategi "All-in" adalah penyelamat budget 50 juta.
Carilah venue yang sudah memiliki "jiwa" atau karakter arsitektur yang kuat (seperti glass house, industrial cafe, atau private garden). Alihkan sistem buffet penuh ke konsep family style atau long table. Ini lebih hangat, hemat tempat, dan memberikan kesan "Private Dining" yang mewah.
Nah, bersama BrideMarket kamu bisa memfilter venue yang sudah menyediakan paket katering internal. Ini jauh lebih hemat 20-30% dibanding menyewa katering dari luar yang biasanya terkena charge tambahan dari gedung. Plus, katering internal biasanya lebih paham alur penyajian di lokasi tersebut, sehingga risiko makanan "antre panjang" atau "habis di tengah jalan" bisa diminimalisir.
2. MUA & Attire: Rp7.500.000 – 15% dari Budget

Inilah elemen yang paling banyak mendapat sorotan—dilihat dari jarak dekat, diabadikan dalam foto, dan menjadi pusat perhatian sepanjang acara. Karena itu, BrideMarket sebagai wedding planner berpengalaman kerap mengingatkan: jangan sampai “berjudi” dengan MUA abal-abal hanya demi selisih harga yang tidak seberapa.
Lalu, strategi terbaiknya bagaimana? Fokus pada kualitas complexion atau hasil riasan kulit. Di tahun 2026, trennya adalah Effortless Beauty, karena memberikan kesan yang tetap natural—kulit tampak sehat, segar, dan tidak berlebihan. Riasan seperti ini juga lebih timeless saat dilihat kembali 10–20 tahun mendatang.
Untuk busana pengantin wanita, opsi sewa perdana (rent-to-measure) bisa menjadi pilihan cerdas. Gaun atau kebaya tetap terasa eksklusif dan pas di tubuh, tanpa harus membeli busana yang mungkin hanya dipakai sekali seumur hidup. Sementara bagi pengantin pria, memilih custom-fit suit adalah langkah yang lebih strategis, tidak hanya tampil rapi di hari H, tetapi juga bisa digunakan kembali untuk kebutuhan formal atau profesional.
Intinya, tampil sebagai “main character” bukan soal berlebihan, melainkan soal memilih kualitas yang tepat dan bernilai jangka panjang. Melalui BrideMarket, kamu bisa menemukan MUA kategori rising star—mereka adalah seniman berbakat yang sedang membangun nama, sehingga kualitas riasannya setara MUA papan atas namun dengan harga yang masih masuk dalam budget 50 juta kamu.
3. Dekorasi & Ambiance: Rp7.500.000 – 15% Budget

Dekorasi memang menjadi elemen yang langsung membangun kesan pertama. Namun, bukan berarti seluruh sudut venue harus dipenuhi bunga segar yang megah. Selain menyerap banyak anggaran, bunga berlimpah sering kali menjadi “uang mati” yang hanya bertahan sehari.
Strategi yang lebih cerdas adalah fokus pada statement area. Cukup hadirkan satu titik utama, seperti pelaminan atau photo booth yang benar-benar standout, estetik, dan Instagrammable. Area inilah yang paling sering menjadi latar foto dan pusat perhatian tamu, sehingga dampaknya jauh lebih maksimal dibanding menyebar dekorasi secara merata namun biasa saja.
Untuk meja tamu, pendekatan minimalis justru terlihat lebih modern. Gunakan centerpiece sederhana seperti lilin, vas kaca kecil, atau tanaman pot mungil yang rapi. Tampilan ini tetap elegan tanpa terasa berlebihan, sekaligus menjaga budget tetap terkendali.
Jika ingin memberi sentuhan magis, alokasikan sedikit lebih banyak dana pada pencahayaan. Warm lighting atau rangkaian fairy lights mampu mengubah venue yang sederhana menjadi suasana yang hangat dan romantis, terutama saat malam hari. Cahaya yang tepat bukan hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membuat hasil foto dan video terlihat jauh lebih hidup.
Pada akhirnya, dekorasi bukan soal kuantitas, melainkan bagaimana menciptakan atmosfer yang berkesan dengan penataan yang tepat dan terarah.
4. Dokumentasi: Rp6.000.000 – 12% Budget

Setelah pesta usai, katering habis, dan bunga mulai layu, hanya dokumentasi yang benar-benar tersisa. Itulah mengapa foto dan video pernikahan bukan sekadar pelengkap acara, melainkan investasi jangka panjang.
Kamu butuh vendor yang mampu menangkap momen candid yang jujur dan emosional—bukan sekadar deretan pose kaku di pelaminan. Pertimbangkan paket single photographer dan film pendek sinematik sebagai pilihan dokumentasi yang lebih ringkas, namun tetap elegan dan penuh kesan. Karena di tahun 2026 ini, durasi video 1-3 menit jauh lebih berharga untuk dibagikan ke keluarga dan media sosial daripada video durasi panjang yang jarang ditonton ulang.
Namun, memilih vendor dokumentasi sering terasa membingungkan karena begitu banyak pilihan gaya, mulai dari vintage yang hangat hingga cinematic yang dramatis. Melalui BrideMarket, kamu bisa membandingkan hasil color grading antar vendor secara berdampingan. Cara ini memudahkanmu menemukan gaya visual yang benar-benar sesuai dengan selera, tanpa harus membayar harga “brand besar” yang selangit.
5. Biaya Lain-lain & Tak Terduga: Rp4.000.000 – 8% Budget
Ini mencakup biaya administrasi KUA/Gereja/Vihara, undangan digital, dan souvenir. Gunakan 100% Undangan Digital. Di tahun 2026, undangan fisik sudah dianggap kurang praktis dan kurang ramah lingkungan. Berikan sesuatu yang bisa dikonsumsi atau dipakai, seperti artisan tea blend atau hand sanitizer estetik.
Ringkasan Rincian Alokasi Dana (Simulasi 100 Tamu)
Berikut contoh adalah estimasi pembagian budget agar tetap on track tanpa mengorbankan kualitas:
Kenapa Perencanaan Pernikahan Butuh “Sentuhan” BrideMarket?

Merencanakan pernikahan selalu terasa istimewa, tapi di saat yang sama juga penuh tantangan. Waktu yang terbatas, pilihan vendor yang begitu banyak, hingga harga yang sering kali tidak transparan bisa membuat prosesnya terasa melelahkan.
Di sinilah peran BrideMarket sebagai konsultan wedding planner dan organizer yang menawarkan paket pernikahan terkurasi. Bukan sekadar platform pencarian vendor, BrideMarket membantu calon pengantin mendapatkan paket yang sudah diseleksi dengan standar kualitas tertentu—dan tetap bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta budget masing-masing.
- Paket Terkurasi & Fleksibel: Setiap paket dirancang dengan komposisi vendor yang sudah dipertimbangkan secara matang. Namun, tetap terbuka untuk penyesuaian agar visi dan anggaran pasangan tetap menjadi prioritas utama.
- Transparansi Budget: Calon pengantin bisa langsung melihat opsi yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka, tanpa drama negosiasi panjang atau kebingungan soal rincian biaya.
- Vendor Profesional & Terpercaya: BrideMarket menggandeng vendor dengan rekam jejak yang terverifikasi, sehingga standar kualitas layanan tetap terjaga dan proses transaksi terasa lebih aman serta nyaman bagi calon pengantin.
Menikah dengan budget 50 juta di tahun 2026 bukan soal membatasi impian, melainkan tentang mengatur strategi. Dengan kurasi yang tepat dan pendampingan yang terarah, hari bahagia tetap bisa terasa estetik, terencana, dan penuh makna—tanpa tekanan berlebihan dalam prosesnya.
Jadi, menikah dengan 50 juta di 2026 itu sangat mungkin dilakukan selama kamu didampingi oleh konsultan yang tepat seperti BrideMarket. Setiap anggaran bisa dioptimalkan tanpa mengorbankan estetika maupun makna.
Featured Vendor: BrideMarket