Pilih Kategori Artikel

Dari Lace hingga Personalized Sneakers, Ini 7 Tren Sepatu Pengantin 2027 yang Wajib Masuk Radarmu!
Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
WeddingMarket Fair 30 Oktober -1 November 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Saat menyiapkan penampilan di hari pernikahan, perhatian biasanya langsung tertuju pada gaun atau kebaya. Padahal ada satu item yang menentukan apakah kamu bisa tersenyum lepas atau justru meringis menahan lecet di pelaminan: sepatu pengantin.

Kabar baiknya, urusan sepatu kini jauh lebih ramah untuk kaki. Menjelang 2027, tampil cantik dan nyaman tak lagi harus dipilih salah satu. Kamu tidak perlu menahan pegal berjam-jam di atas stiletto yang kaku. Ada sepatu berbahan transparan yang tampil berani, flats balerina yang manis, hingga sneakers kasual penuh bordir nama, opsinya kini sangat tak terbatas.

Bagi kamu yang sedang mematangkan konsep pernikahan, inilah tujuh tren bridal shoes terhangat yang layak masuk radarmu!

1. Translucent Mesh dan Renda Klasik yang Romantis

wm_article_imgwm_article_imgwm_article_imgwm_article_img

Foto: Rachelyoo Wedding Shoes | The Garten Shoes | Lacies Shoes | The Garten Shoes

Material tembus pandang (see-through) sedang berada di puncak popularitasnya. Desain sepatu, khususnya model kitten heels, yang menggunakan bahan mesh (jaring halus) atau dibalut vintage lace (renda klasik) memberikan ilusi siluet kaki yang anggun sekaligus sangat breathable (sejuk di kulit).

Tekstur renda dan mesh ini sangat apik dipadukan dengan gaun minimalis untuk memberikan tambahan dimensi visual. Jika gaunmu sudah sarat payet, pilihlah sepatu dengan aplikasi jaring yang simpel agar tidak terlihat berlebihan.

2. Maximalist 3D Details: Mutiara, Bunga, dan Pita Raksasa

wm_article_imgwm_article_imgwm_article_imgwm_article_img

Bridal Shoes: Jimmy Choo | Sachlirene Tfota | Bercy Store | The Garten Shoes

Sepatu pengantin 2027 dirancang sebagai statement piece yang layak dipamerkan. Ornamen datar mulai ditinggalkan, berganti dengan detail tiga dimensi (3D) yang dramatis.

Tren ini hadir lewat rantaian pearls (mutiara) yang melingkari pergelangan kaki, aplikasi oversized bow (pita besar) berbahan tulle, hingga dekorasi 3D florals (bunga mekar) yang menonjol di ujung kaki. Sepatu berdesain maksimalis ini dijamin akan mencuri spotlight jika disandingkan dengan gaun berbahan silk atau satin polos.

3. Chunky Platforms untuk Postur Tegas Tanpa Rasa Sakit

wm_article_imgwm_article_imgwm_article_imgwm_article_img

Shoes: Leora Grace World | Ceremony | EnzoMorello | Arlenne

Butuh tambahan tinggi badan tapi enggan tersiksa oleh lengkungan hak runcing? Chunky platforms adalah penyelamatmu. Dengan ciri khas sol depan yang tebal, sepatu ini mendistribusikan beban kaki dengan jauh lebih merata.

Desain platform terkini terlihat lebih modern dan sleek berkat balutan material velvet atau kulit metalik. Siluet tegasnya langsung menyuntikkan gaya glamor, sangat serasi dipadukan dengan gaun berpotongan menjuntai panjang atau gaun berkonsep vintage yang dramatis.

4. Fashion Forward: Eksplorasi Bentuk Asimetris

wm_article_imgwm_article_imgwm_article_imgwm_article_img

Shoes: JS The Label | Sophia Webster | Bercy Store | Sachlirene Tfota

Bagi si pendobrak aturan, tren fashion forward memberimu ruang tanpa batas untuk bereksperimen. Tren ini merayakan sepatu dengan siluet asimetris, hak berukiran geometris, hingga perpaduan dua tekstur yang tak terduga.

Gaya ini ditujukan bagi calon pengantin yang menganggap perhiasan tidak hanya dipakai di leher atau telinga, melainkan juga di kaki. Meski desainnya mencolok, kamu tetap bisa menyelaraskannya dengan membiarkan aksesori rambut atau riasan tampil lebih kalem agar overall look tetap harmonis.

5. Pop of Colour: Dobrak Tradisi dengan Palet Berani

wm_article_imgwm_article_imgwm_article_imgwm_article_img

Shoes: Langkah by Linalee | Unificatio | Leora Grace | Bella Belle

Aturan usang bahwa sepatu pengantin wajib berwarna putih atau nude perlahan mulai ditinggalkan. Menyuntikkan warna mencolok (pop of colour) adalah cara paling seru untuk memberikan sentuhan personal.

Pilih palet icy blue hingga navy untuk tradisi "something blue", atau gunakan emerald green dan merah maroon yang disesuaikan dengan tema dekorasi. Bahkan, sentuhan metallic chrome (emas atau perak solid) bisa memberikan efek kejut yang sangat chic saat ujung sepatumu menyembul dari balik gaun pengantin.

6. Estetika Balletcore dan Evolusi Bridal Flats

wm_article_imgwm_article_imgwm_article_imgwm_article_img

Foto: Bella Belle | Bella Belle | Bridal Shoes | Archiera Brides

Kenyamanan adalah kemewahan baru. Jika memakai hak tinggi selama berjam-jam terdengar seperti mimpi buruk, bridal flats yang diadaptasi dari tren balletcore adalah opsi paling jenius.

Bayangkan sepasang sepatu datar bergaya balerina lengkap dengan lilitan pita satin di pergelangan kaki, atau sepatu mules elegan tanpa hak belakang. Pilihan alas kaki datar ini sangat aman dan praktis, terutama jika venue pernikahanmu berada di outdoor (taman berbatu atau pantai) di mana high heels justru akan amblas ke dalam tanah.

7. Personalized Bridal Sneakers untuk Gaya yang Intim

wm_article_imgwm_article_imgwm_article_imgwm_article_img

Shoes: Jimmy Choo | Lovin Bridal | Atelier Baharberdan | Pelinosandals

Untuk sesi after-party atau pesta resepsi berkonsep santai, sneakers putih tak lagi sekadar alas kaki darurat saat kaki sudah pegal. Tren 2027 membawa sneakers ke level yang lebih mewah lewat kustomisasi personal.

Kamu bisa menyulap sneakers kasual menjadi sangat intim dengan menambahkan bordiran inisial namamu dan pasangan, tanggal pernikahan, sulaman payet, atau sekadar mengganti tali sepatu kanvas dengan juntaian pita organza. Banyak pengantin modern yang menyiapkan sneakers ini secara khusus untuk menikmati momen berdansa lepas bersama para sahabat di penghujung acara.

Tips Menentukan Sepatu Pengantin yang Tepat

wm_article_img
Foto via Bercy Store

Tren bisa menjadi sumber inspirasi, tetapi bukan berarti kamu harus mengikuti semuanya. Sebelum menentukan pilihan, pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Sesuaikan dengan busana: Pilih warna, bahan, dan detail sepatu yang melengkapi gaun atau kebaya.
  • Pertimbangkan lokasi acara: Hak yang nyaman di ballroom belum tentu praktis untuk taman, rumput, atau pasir.
  • Utamakan kenyamanan: Pastikan ukuran pas, sepatu tidak mudah terlepas, dan kamu bisa berjalan dengan stabil.
  • Pikirkan pemakaian setelah menikah: Jika ingin sepatu tetap berguna untuk acara lain, pilih desain yang mudah dipadukan dengan busana berbeda.

Pada akhirnya, sepatu pengantin terbaik bukanlah yang sekadar tampil mengilap di depan kamera, melainkan yang sanggup menjaga kakimu tetap nyaman  melangkah hingga perayaan usai. Bila butuh referensi tambahan, jangan lupa cek panduan memilih sepatu pengantin yang nyaman, serta ulasan lengkap ragam model sepatu pengantin.

Sudah punya bayangan sepatu pengantin seperti apa yang akan melengkapi langkahmu nanti? Jangan biarkan referensi ini hanya menumpuk di papan inspirasi! Untuk mewujudkan penampilan impian secara utuh dan menemukan desainer hingga vendor busana terbaik, luangkan waktumu untuk hadir di WeddingMarket Fair tanggal 30 Oktober - 1 November 2026, Balai Kartini, Jakarta.

Di pameran ini, kamu bisa berburu ribuan vendor pernikahan tepercaya, mencoba material gaun dan sepatu secara langsung, hingga membandingkan harga agar tetap ramah di kantong. Yuk, segera ajak pasanganmu dan bersiaplah merealisasikan pernikahan impian dengan langkah yang lebih pasti!

Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
WeddingMarket Fair 30 Oktober -1 November 2026
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Article Terkait

Loading...

Article Terbaru

Loading...

Media Sosial

Temukan inspirasi dan vendor pernikahan terbaik di Sosial Media Kami

Loading...