Menerjemahkan Foto Makeup Pengantin Jawa yang Sarat Akan Makna

22 Nov 2020 | By Wedding Market | Viewers: 37
Menerjemahkan Foto Makeup Pengantin Jawa yang Sarat Akan Makna
Foto: ririnekawati from Instagram

Saat ini pernikahan bisa diadakan dengan banyak pilihan tema modern, namun tema pernikahan secara tradisional pun tidak luput dimakan zaman. Karena pada hakikatnya masyarakat Indonesia memang kaya akan adat dan budayanya. Untuk mempersiapkan pernikahan adat tradisional dengan lebih matang, maka kamu bisa melihat terlebih foto makeup pengantin Jawa yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi kamu dan pasangan.

Seperti yang sudah banyak kita ketahui, pernikahan adat Jawa ini memang sarat akan makna yang masih melekat dengan kuat. Bukan hanya terletak pada dekorasinya saja, pada riasan pengantinnya pun memiliki makna-maknanya tersendiri. Jadi, riasan paes dan sebagainya yang kamu kenakan di pernikahanmu nanti itu menyimpan makna yang mendalam di dalamnya.

Ciri khas yang paling menonjol dari makeup pengantin Jawa adalah adanya riasan paes yang terletak pada bagian wajah dan kepala pengantin perempuan. Biasanya paes ini akan menghiasi dahi dengan lekukan-lekukan yang berwarna hitam. Namun, pada adat Jawa di daerah Solo, cenderung lebih banyak menggunakan warna hijau.

Jika kamu melihat foto makeup pengantin Jawa, mungkin kamu akan bertanya-tanya paes itu terbuat dari apa sehingga bisa menempel dengan sempurna pada kulit kepala sampai rambut pengantin. Nah, jawabannya adalah paes ini terbuat dari pidih yaitu sejenis campuran alam yang sifatnya tidak leleh namun tidak kering juga.

1. Gajahan

Foto: ririnekawati from Instagram

Mungkin kamu tidak terlalu memperhatikan bahwa di dalam riasan paes ini mempunyai beberapa bentuk lekukan yang mana semuanya mempunyai maknanya tersendiri. Yang pertama lekukan yang paling besar atau yang disebut sebagai gajahan. Lekukan gajahan ini letaknya tepat di tengah-tengah dahi, yang merupakan poin dari paes ini sendiri.

Makna dari lekukan yang paling besar ini yaitu berharap semoga mempelai pengantin perempuan ini derajatnya akan ditinggikan, semua orang akan menaruh hormat yang besar pada perempuan ini, terutama suami dan keluarganya. Sehingga, meskipun sudah menjadi istri, seorang perempuan tetap akan dihargai.

2. Pengapit

Selain ada lekukan besar yang disebut dengan istilah gajahan, apabila kamu perhatikan foto makeup pengantin Jawa, disana juga ada lekukan di kedua belah sisi lekukan gajahan, yang mana ukurannya sangat runcing berbeda dengan lekukan gajahan yang cenderung melengkung besar. Nah, lekukan yang lebih runcing ini disebut dengan istilah pengapit.

Lekukan yang diberi nama pengapit ini juga tidak luput dari makna yang dipercaya oleh masyarakat Jawa. Yang mana diartikan sebagai juru kendali agar pasangan pengantin yang akan melangsungkan pernikahan ini bisa menjalani kehidupan setelah pernikahannya dengan lurus dan tentunya bisa melewati semua rintangan yang menimpa kehidupan rumah tangganya.

3. Penitis

Foto: heksaw.makeover from Instagram

Lekukan selanjutnya yang ada di bagian dahi mempelai perempuan disebut dengan istilah penitis. Lekukan ini berbentuk lebih melengkung seperti gajahan tetapi bentuknya lebih kecil dari gajahan, mungkin hanya setengah ukuran gajahan saja. Penitis ini dipercaya menggambarkan suatu tujuan yang jelas dari setiap tindakan yang diambil, seperti dalam memutuskan permasalahan keuangan dan lain sebagainya.

4. Godeg

Jika kamu memperhatikan foto makeup pengantin Jawa dengan teliti, pasti kamu juga akan melihat lekukan di bagian samping pipi yang sering disebut dengan istilah godeg. Mungkin beberapa orang sudah mengetahui apa arti godeg itu sendiri yang dalam bahasa Indonesia disebut sebagai cambang.

Adanya lekukan yang dibentuk seperti godeg atau cambang ini juga bukan tanpa alasan. Hal ini juga mempunyai maknanya tersendiri, yaitu sebagai pengahrapan akan pasangan yang baru menikah agar mereka bisa mengambil keputusan dan tindakan dengan lebih bijaksana. Dan juga pengharapan akan terjadi introspeksi diri baik dari pihak perempuan maupun laki-laki di setiap adanya permsalahan yang terjadi.

5. Cithak

Selain diaplikasikan paes, pada dahi mempelai perempuan juga terdapat makeup yang disebut dengan istilah cithak. Cithak ini merupakan simbol yang dibentuk menjadi bentuk belah ketupat dengan ditempatkan tepat pada bagian pertengahan alis mata lurus ke hidung. Simbol ini disebut-sebut mirip dengan budaya India, tetapi maknanya sendiri bisa diartikan sebagai perempuan yang harus berpikir fokus ke depan dan setia pada satu lelaki.

6. Alis Menjangan

Foto: bennusorumba from Instagram

Mungkin pada beberapa foto makeup pengantin Jawa ada yang menggunakan alis menjangan dan ada juga yang tidak, karena saat ini sudah jarang MUA yang membuat alis menjangan pada pengantin perempuan. Alis ini berbentuk seperti tanduk rusa, yang mana alis kamu akan dibuat menjadi bercabang di bagian akhir alisnya.

Hal ini dilakukan karena para leluhur terinspirasi dari sifat hewan rusa yang mempunyai karakter yang sangat sesuai untuk seorang perempuan. Yaitu cerdas dan cerdik, namun tetap anggun, terutama dalam menghadapi masalah dan tekanan hidup. Sungguh sarat akan makna bukan?

Nah, itulah beberapa ulasan mengenai foto makeup pengantin Jawa yang bisa kamu cermati maknanya yang dibalut dengan eloknya riasan makeup. Yuk, cari inspirasi pernikahan Jawa hanya dari artikel WeddingMarket. Kamu juga bisa cari jasa makeup pengantin terbaik dalam negeri.


Artikel Terkait



Vendor Untuk Pernikahan terbaik di WeddingMarket