Komunikasi adalah kunci. Begitulah hal yang sering kita dengar, termasuk ketika ingin mewujudkan pernikahan impian. Selain kepada pasangan, komunikasi juga sangat penting dilakukan bersama vendor-vendor pilihan. Salah satu cara agar komunikasi lebih lancar adalah dengan memahami bahasa dan istilah yang digunakan masing-masing. Sayangnya, vendor sering menggunakan istilah asing karena menganggap semua pengantin sudah tahu. Hmm, kalau begitu, kamu yang harus menyesuaikan supaya obrolan tetap lancar.
Tidak perlu khawatir, ada beberapa istilah yang paling sering digunakan oleh masing-masing vendor yang bisa kamu pelajari. Kamu bisa menyimak penjelasan selengkapnya berikut ini agar lebih mengerti.
1. Wedding Organizer
• Rundown
Rundown adalah susunan acara dari awal hingga akhir pernikahan yang dibuat secara detail dan terstruktur berdasarkan waktu. Biasanya rundown berisi waktu kedatangan vendor, prosesi akad atau pemberkatan, sesi foto, hingga resepsi. Semakin detail rundown, semakin kecil kemungkinan acara molor atau chaos.
• Technical Meeting (TM)
Technical Meeting atau TM adalah pertemuan antara semua vendor menjelang hari-H untuk menyamakan persepsi. Dalam TM biasanya dibahas alur acara, posisi vendor, cue musik, lighting, hingga skenario cadangan jika terjadi kendala.
• Cue
Cue adalah tanda atau aba-aba untuk memulai sesuatu dalam acara, misalnya cue untuk masuk pengantin, cue musik dimainkan, atau cue lighting berubah. Biasanya ada cue card yang dipegang oleh WO atau MC agar transisi antar acara terasa smooth dan tidak awkward.
• Floor plan
Floor plan adalah denah layout lokasi acara yang mencakup posisi pelaminan, meja tamu, catering, photobooth, dan area lainnya. Denah ini membantu memastikan flow tamu nyaman dan tidak saling bertabrakan.
2. Vendor dekorasi
• Backdrop
Backdrop adalah latar belakang utama, biasanya di pelaminan atau area foto. Aksen dekoratif ini menjadi focal point visual dalam acara sehingga desainnya biasanya paling diperhatikan dan disesuaikan dengan tema pernikahan.
• Centerpiece
Centerpiece adalah dekorasi yang diletakkan di tengah meja tamu, seperti bunga, lilin, atau ornamen tertentu. Fungsinya untuk mempercantik meja sekaligus memperkuat konsep dekorasi secara keseluruhan.
• Styling
Styling merujuk pada proses penataan dekorasi secara estetis, mulai dari pemilihan warna, tekstur, hingga penempatan elemen dekorasi agar terlihat harmonis dan “Instagrammable”.
• Installation
Installation atau instalasi adalah elemen dekorasi besar atau kompleks, seperti hanging flowers, arch, atau dekorasi gantung lainnya yang membutuhkan teknik khusus dalam pemasangan.
3. Vendor catering
• Food tasting
Food tasting adalah sesi mencicipi menu sebelum hari pernikahan. Di sini kamu bisa menilai rasa, presentasi, dan kualitas makanan, sekaligus menentukan menu final yang akan disajikan ke tamu.
• Buffet
Buffet adalah konsep penyajian makanan di mana tamu mengambil sendiri makanan mereka alias prasmanan. Cara ini paling umum digunakan di pernikahan karena fleksibel dan bisa melayani banyak tamu sekaligus.
• Stall/food station
Stall adalah booth makanan tertentu, seperti bakso, sate, atau dessert. Biasanya food station ini digunakan untuk menambah variasi menu dan memberikan pengalaman yang lebih seru bagi tamu.
• Refill
Refill adalah proses pengisian ulang makanan yang sudah habis di buffet atau stall. Vendor catering yang profesional akan memastikan refill cepat agar tamu tidak kehabisan makanan.
4. Vendor fotografi dan videografi
• Prewedding
Prewedding adalah sesi foto sebelum hari pernikahan yang biasanya digunakan untuk undangan atau dekorasi acara. Konsepnya bisa formal, kasual, hingga tematik sesuai kepribadian pasangan.
• Candid
Candid adalah teknik pengambilan foto secara natural tanpa pose. Foto candid biasanya menangkap momen emosional yang lebih genuine dibandingkan foto formal.
• Highlight video
Highlight video adalah video singkat berisi momen-momen terbaik dari hari pernikahan, biasanya berdurasi 3 hingga 5 menit dengan editing cinematic.
• Same Day Edit (SDE)
SDE adalah video yang diedit langsung di hari pernikahan dan ditampilkan saat resepsi. Ini membutuhkan tim yang cepat dan berpengalaman karena waktu editing sangat terbatas.
5. Vendor makeup artist
• Trial makeup
Trial makeup adalah sesi percobaan riasan sebelum hari-H untuk memastikan look yang diinginkan sesuai dengan ekspektasi. Hal ini merupakan langkah penting agar tidak ada drama soal makeup di hari pernikahan.
• Touch up
Touch up adalah proses memperbaiki makeup selama acara berlangsung, misalnya setelah akad atau sebelum resepsi agar tetap fresh di foto.
• Complexion
Complexion merujuk pada hasil dasar makeup seperti foundation, concealer, dan powder yang menentukan tampilan kulit secara keseluruhan.
• Bold look /natural look
Istilah ini digunakan untuk menggambarkan gaya makeup. Bold look cenderung lebih tegas dan glamor, sedangkan natural look lebih ringan dan soft.
6. Vendor entertainment
• Opening act
Opening act adalah penampilan pembuka sebelum acara utama dimulai, biasanya untuk mencairkan suasana dan menarik perhatian tamu.
• Playlist
Playlist adalah daftar lagu yang akan dimainkan selama acara. Biasanya disusun sesuai mood, mulai dari chill saat tamu datang hingga upbeat saat acara berlangsung.
• Live performance
Live performance berarti musik dimainkan secara langsung oleh band atau penyanyi, bukan dari rekaman. Performance ini memberikan nuansa lebih hidup dan personal.
• Crowd control
Crowd control adalah kemampuan MC atau entertainer dalam mengatur suasana dan interaksi tamu agar tetap kondusif dan seru.
7. Vendor venue/hotel
• Ballroom
Ballroom adalah ruang indoor besar yang biasa digunakan untuk resepsi pernikahan, terutama untuk konsep formal atau glamor.
• Corkage fee
Corkage fee adalah biaya tambahan jika kamu membawa vendor dari luar, misalnya catering atau minuman ke venue yang sebenarnya sudah memiliki vendor internal.
• Minimum pax
Minimum pax adalah jumlah minimum tamu yang harus dipenuhi sesuai paket yang ditawarkan oleh venue atau catering.
• Load in/load out
Load in adalah waktu masuk vendor untuk persiapan sebelum acara, sedangkan load out adalah waktu pembongkaran setelah acara selesai. Istilah ini harus diketahui untuk koordinasi logistik semua vendor.
8. Undangan/stationerary
• Save the date
Save the date adalah pemberitahuan awal kepada tamu mengenai tanggal pernikahan, biasanya dikirim jauh sebelum undangan resmi. Tujuannya agar tamu bisa “block date” dan tidak punya agenda lain di hari tersebut, khususnya untuk tamu yang berasal dari luar kota atau luar negeri.
• RSVP (Répondez S’il Vous Plaît)
RSVP adalah permintaan konfirmasi kehadiran tamu, biasanya dicantumkan di undangan fisik atau digital. Hal ini akan membantu pasangan memperkirakan jumlah tamu yang datang yang akan berpengaruh ke catering, seating, dan souvenir.
• E-Invitation/Digital invitation
Undangan ini adalah undangan dalam bentuk digital, biasanya berupa website atau desain interaktif yang bisa dibagikan melalui WhatsApp atau email. Selain lebih hemat, e-invitation juga memudahkan tracking RSVP dan lebih fleksibel untuk update informasi.
• Envelope liner
Envelope liner adalah lapisan dekoratif di bagian dalam amplop undangan. Walaupun terlihat kecil, detail ini sering dipakai untuk meningkatkan kesan mewah dan elegan dari undangan.
9. Vendor wedding dress/attire
• Fitting
Fitting adalah proses mencoba gaun atau jas untuk memastikan ukuran, potongan, dan kenyamanan sudah sesuai dengan tubuh. Biasanya proses ini dilakukan beberapa kali jika ada penyesuaian desain.
• Alteration
Alteration adalah proses penyesuaian ukuran atau detail busana setelah fitting. Proses ini bisa berupa mengecilkan, memendekkan, atau menambahkan detail tertentu agar hasilnya benar-benar pas.
• Bustle
Bustle adalah teknik mengikat atau mengangkat bagian belakang gaun pengantin (train) agar lebih praktis saat berjalan atau saat resepsi. Dengan begitu, pengantin tetap nyaman tanpa mengorbankan tampilan.
• Custom made vs ready to wear
Custom made berarti gaun dibuat khusus dari nol sesuai keinginan kamu, sedangkan ready to wear adalah gaun yang sudah jadi dan tinggal disesuaikan sedikit. Custom lebih personal tapi membutuhkan waktu dan biaya yang lebih besar.
10. Vendor lighting dan sound system
• Ambient lighting
Ambient lighting adalah pencahayaan utama yang membentuk suasana ruangan secara keseluruhan, misalnya warm light untuk kesan romantis atau cool light untuk kesan modern.
• Spotlight
Spotlight merupakan lampu sorot yang diarahkan ke area tertentu. Biasanya ke pengantin, pelaminan, atau panggung, untuk menonjolkan titik tersebut sebagai pusat perhatian.
• Sound check
Sound check adalah proses pengecekan kualitas suara sebelum acara dimulai, termasuk mic, speaker, dan instrumen musik. Soundcheck dilakukan agar tidak ada masalah teknis saat acara berlangsung.
• PA System (Public Address System)
PA system adalah sistem audio yang digunakan untuk menyampaikan suara ke seluruh area venue, termasuk mic, amplifier, dan speaker.
11. Vendor suvenir
• Packaging
Packaging merujuk pada kemasan suvenir, seperti box, pouch, atau wrapping. Tampilan packaging sering kali menentukan first impression tamu terhadap suvenir yang diberikan.
• Custom label
Custom label adalah label atau tag yang didesain khusus dengan nama pengantin, tanggal pernikahan, atau ucapan terima kasih.
• Bulk order
Bulk order adalah pemesanan dalam jumlah besar, biasanya dengan harga yang lebih murah per item. Pemesanan ini umum dilakukan untuk suvenir karena jumlahnya mengikuti jumlah tamu.
• Lead time
Lead time adalah waktu yang dibutuhkan vendor untuk memproduksi suvenir dari pemesanan hingga siap dikirim. Waktu ini harus diperhatikan agar tidak mepet dengan hari-H.
12. Vendor wedding cake
• Dummy cake
Dummy cake adalah kue “pajangan” yang biasanya digunakan untuk keperluan dekorasi dan foto. Bagian dalamnya bukan kue asli, sementara kue yang dimakan tamu disiapkan terpisah.
• Fondant
Fondant adalah lapisan gula elastis yang digunakan untuk menutup dan menghias kue agar terlihat halus dan rapi. Biasanya hiasan i ni dipakai untuk desain yang detail dan elegan.
• Buttercream
Buttercream adalah krim berbasis mentega yang lebih lembut dan memiliki rasa yang lebih “rich”. Tampilan biasanya lebih natural dibanding fondant.
• Cake tasting
Cake tasting adalah sesi mencicipi berbagai varian rasa kue sebelum menentukan pilihan final. Kamu bisa melakukannya untuk memastikan rasa kue sesuai seleramu dan pasangan.
13. Vendor transportasi
• Bridal car
Bridal car adalah mobil khusus yang digunakan oleh pengantin, biasanya dihias dengan bunga atau dekorasi tertentu untuk menambah kesan spesial.
• Shuttle service
Shuttle service adalah layanan transportasi untuk tamu, misalnya dari hotel ke venue. Kamu bisa menyediakannya untuk membantu tamu jika lokasi sulit dijangkau ataumemiliki lahan parkir yang terbatas.
• Standby time
Standby time adalah durasi waktu kendaraan siap digunakan oleh pengantin atau tamu. Jika melebihi waktu ini, biasanya akan ada biaya tambahan.
• Route planning
Route planning adalah perencanaan rute perjalanan agar perjalanan pengantin atau tamu berjalan lancar dan tidak terhambat macet.
14. Vendor hiburan tambahan
• Photobooth props
Props adalah properti tambahan seperti kacamata lucu, papan tulisan, atau aksesoris lain yang digunakan untuk foto agar lebih fun dan interaktif.
• Unlimited print
Unlimited print berarti tamu bisa mencetak foto photobooth sebanyak yang mereka mau selama durasi acara, tanpa batasan jumlah.
• GIF booth
GIF booth adalah versi modern dari photobooth yang menghasilkan foto bergerak atau animasi singkat yang akan cocok untuk dibagikan ke media sosial.
• Guest book alternative
Konsep ini akan membuat buku tamu lebih kreatif, seperti fingerprint tree, video message, atau polaroid wall sebagai kenang-kenangan yang lebih personal.
Beberapa istilah mungkin terasa familier, tapi beberapa lainnya mungkin masih terasa asing di telinga. Tidak masalah. Sekarang kamu sudah bisa mengobrol dengan lancar bersama semua vendor pernikahanmu dengan “kamus” tersebut. Jika ingin mendapatkan vendor yang enak diajak mengobrol dan berdiskusi, kamu bisa mengecek daftar rekomendasinya juga di sini.
Cover | Foto via Surya Abduh