Perlukah Membuat Undangan Akad Nikah Berbeda dengan Resepsi?

05 Apr 2021 | By Ravica WeddingMarket | Viewers: 79
Perlukah Membuat Undangan Akad Nikah Berbeda dengan Resepsi?
Foto: VictoriaBee on iStock

Hari pernikahan memang harus dipersiapkan dengan matang, apalagi jika masing-masing mempelai jadwal yang padat. Karena itulah pembuatan undangan akad nikah harus dipersiapkan dengan baik. Namun, tidak semua orang paham mengenai aturan pembuatan undangan, apakah memang undangan untuk akad nikah dan resepsi boleh diperbuat berbeda?

Untuk kamu yang masih bingung hendak membedakan atau menyamakan akad nikah dengan resepsi, ada baiknya membaca penjelasan berikut ini. Sebagian besar orang ingin menikah di tanggal cantik, hari ulang tahun ataupun weton yang ditentukan, namun penetapan tanggal tersebut kadang tidak sesuai dengan rencana.

Misalnya, ternyata gedung untuk pelaksanaan pernikahan penuh di hari yang ditentukan, maka mempersiapkan tanggal lain mau tidak mau harus dilakukan. Kamu juga bisa mencari tempat lain, yang memungkinkan untuk dipesan di hari pernikahan atau akad. Karena hal-hal semacam itulah, kadang beberapa orang memisahkan resepsi dengan akad nikad.

Mengenai Akad Nikah dan Resepsi

Foto: davidf on iStock 

Apabila kamu telah menentukan akad nikah dan resepsi di hari yang sama, kamu bisa memesan satu tempat untuk melangsungkan pernikahan. Berbeda jika kamu memisahkannya, yang bisa terjadi karena tempat yang tidak memungkinkan atau ada acara lain yang sekiranya lebih penting. Kamu bisa membuat undangan akad nikah yang berbeda dengan resepsi.

  • Kurang & Lebih Akad Nikah dan Resepsi Bersamaan

Jika kamu hendak melangsungkan pernikahan di hari yang sama, maka kamu harus mempersiapkan kondisi fisik yang prima. Sebab kamu mungkin akan merasa penat harus menerima dan menemui tamu yang datang sepanjang hari.

Umumnya mereka yang menyamakan hari akad dan resepsi akan melangsungkan akad di pagi hari. Kemudian dilanjutkan dengan pesta pernikahan di siang hari sampai sore hari. Apabila tidak memiliki kesehatan yang prima, maka mempelai bisa kelelahan dan membuat resepsi pernikahan berlangsung kurang maksimal.

Terlepas dari kekurangan tersebut, kamu yang ingin menikah dengan budget yang terbatas melangsungkan akad nikah dan resepsi pernikahan di satu waktu akan menghemat anggaran. Kamu tidak perlu memesan venue atau gedung selama dua waktu, ataupun mempersiapkan catering dan undangan akad nikah dan resepsi yang berbeda.

Jika kamu ingin melangsungkan akad nikah dan resepsi di hari yang sama, pastikan kamu memesan gedung jauh-jauh hari. Ini untuk membantu kamu mempersiapkan hari, dekorasi dan pernak-pernik pernikahan dengan cara yang lebih efisien.

  • Kurang & Lebih Akad Nikah dan Resepsi Berbeda Hari

Untuk pasangan pengantin yang merasa cepat lelah, melangsungkan pernikahan dan akad dengan pemisahan hari bisa menjadi pilihan yang tepat. Ini akan membantu pasangan pengantin untuk menyiapkan tenaga kembali agar bisa menyambut tamu secara maksimal.

Memilih untuk memisahkan hari juga bisa membuat persiapan semakin matang, sebab masing-masing kegiatan diatur secara baik. Ini juga bisa membuat hubungan antar keluarga semakin baik karena mereka bisa saling mengenal selama proses pernikahan berlangsung. Kalau kamu ingin mengundang teman di hari libur atau weekend, kamu bisa mengadakan resepsi di akhir pekan, sedangkan akad nikah di hari kerja.

Kekurangan dari akad nikah dan resepsi yang berbeda adalah dana yang membengkak, mulai dari undangan akad nikah dan resepsi, tata rias, dokumentasi dan berbagai hal lainnya. Jika kamu tidak keberatan dengan budget pernikahan, maka melangsungkan pernikahan dan akad berbeda hari bisa dilakukan.

Masing-masing model pernikahan memang memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri. Kamu bisa mendiskusikannya dengan pasangan dan keluarga, sehingga proses pernikahan berjalan dengan lancar. Ada keluarga yang lebih mementingkan budget yang dimiliki, sehingga melangsungkan pernikahan satu hari lebih diutamakan.

Sedangkan untuk mereka yang ingin pasangan pengantin dapat menikmati hari pernikahannya dengan lebih santai, melakukan pernikahan dan akad nikah berbeda hari bisa menjadi pilihan. Dengan begitu, masing-masing mempelai bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk menjalani hari bahagianya tersebut.

Tips Membuat Undangan Akad Nikah yang Menarik

Perlukah Membuat Undangan Akad Nikah Berbeda dengan Resepsi?
Foto: Erstudiostok on iStock

Jika melangsungkan pernikahan, tentunya kamu harus menyiapkan undangan akad nikah maupun resepsinya agar tamu undangan bisa datang sesuai tanggal yang kamu tetapkan. Ketika membuat undangan nikah, kamu bisa menggunakan beberapa tips berikut ini, diantaranya:

1. Carilah Tema Desain

Apabila kamu hendak membuat undangan, tips membuat undangan pernikahan yang pertama adalah persiapkan dengan baik desain yang cocok sesuai konsep pernikahan. Kamu bisa menggunakan bantuan aplikasi desain grafis dan membuat sendiri undangan untuk pernikahanmu.

Jika kamu merasa kurang ahli dengan penggunaan aplikasi desain grafis, kamu bisa meminta bantuan orang yang lebih ahli. Tentunya ada jasa yang harus kamu bayarkan, jadi jangan lupa menyiapkan budget untuk hal ini. Dengan bentuk dan visual yang menarik, tentu tamu yang kamu undang akan memperhatikan undangan yang kamu buat.

2. Pilih Dekorasi dan Elemen

Setelah desain undangan pernikahan siap, kamu bisa menambahkan beberapa elemen tambahan agar hasilnya semakin menarik. Misalnya dengan menambahkan font yang sesuai dengan desain undangan pernikahan yang telah kamu buat. Sesuaikan pula tone warna font tersebut dengan desain grafis yang telah kamu buat.

Kamu bisa membuat undangan akad nikah yang berbeda dengan resepsi, baik dengan desain yang sama atau berbeda. Jika hendak menggunakan desain yang sama, kamu hanya perlu mengubah tanggal dan informasi yang ada disana serta menyesuaikannya dengan tanggal yang sudah kamu tetapkan.

3. Pilih Tamu Undangan

Kamu tentu ingin mengundang teman dan keluarga jauh untuk datang ke hari bahagiamu, hal tersebut bukan tanpa alasan. Di Indonesia, pernikahan merupakan hajat besar yang membutuhkan bantuan dan atensi banyak pihak. Kamu tentu tidak bisa mengundang semua orang di hari pernikahanmu, bisa karena keterbatasan kuota gedung maupun catering yang kamu persiapkan.

Karena itu pilih tamu undangan dengan seksama, sehingga kamu bisa mempersiapkan catering dan tempat duduk yang sesuai dengan jumlah undangan yang datang. Agar tidak lupa siapa saja yang sudah kamu undangan, kamu bisa mencatatnya di buku khusus undangan. Setelah siap, kamu bisa memindahkan nama tersebut di undangan pernikahan yang sudah kamu buat.

4. Perhatikan Detail Acara

Inti dari penggunaan undangan akad nikah adalah memberitahukan waktu dan tanggal akad nikah yang hendak kamu langsungkan. Jadi jangan sampai kamu salah menuliskan tanggal maupun hari pernikahan dan akad nikah yang akan kamu langsungkan. Selain terlihat kurang baik, ia bisa membuat kebingungan tamu undangan yang akan datang.

Jika kamu menggunakan RSVP untuk undangan pernikahan, berikan kontak yang responsif agar kamu bisa langsung mengetahui siapa tamu undangan yang bisa hadir. Ini juga bisa kamu lakukan untuk menentukan jumlah catering yang hendak dipesan dan berapa budget yang perlu dipersiapkan.

Itulah berbagai tips yang bisa kamu gunakan untuk membuat undangan akad nikah, terlepas kamu hendak menyamakan atau memisahkan akad nikah dan resepsi pernikahanmu, undangan tetap harus dibuat. Kamu bisa berdiskusi lebih lanjut mengenai undangan dan teknis pernikahan dengan keluarga dan vendor pernikahan yang kamu sewa jasanya.


Artikel Terkait



Vendor Untuk Pernikahan terbaik di WeddingMarket