Perhatikan Hal-hal Berikut Untuk Mendapatkan Foto Prewedding Simple Konsep Casual

26 Feb 2021 | By Ravica WeddingMarket | Viewers: 452
Perhatikan Hal-hal Berikut Untuk Mendapatkan Foto Prewedding Simple Konsep Casual
Foto: jonnieandgarrett.com

Foto prewedding simple mungkin menjadi satu hal yang sangat dipikirkan oleh banyak orang. Hal itu dikarenakan ketidakinginan melalui kesulitan mendapatkan foto prewedding terbaik. Tema kasual pun rata-rata dipilih karena menggambarkan kecenderungan karakter simple namun tetap berkonsep matang.

Walaupun menggunakan tema yang simple, kamu tetap harus mempersiapkan dan merencanakan konsep foto prewedding seperti apa yang ingin diusung. Tidak harus selalu menggunakan gaun mahal, kamu dapat mengenakan pakaian sehari-hari untuk dapat menggambarkan hasil foto prewedding yang terkesan santai dan sederhana.

Perencanaan konsep untuk menghasilkan hasil foto prewedding sederhana tetap harus  dilakukan. Hal itu dilakukan karenaakan membentuk gambaran foto prewedding simple yang benar-benar sederhana dan menarik untuk dilihat.

Untuk dapat menangani hal tersebut, kamu perlu memperhatikan beberapa hal untuk dapat menghasilkan konsep foto prewedding kasual yang sempurna. Penasaran bagaimana? Simak dengan seksama artikel berikut ini.

1. Tema Warna

Foto: syeda Hira on Pinterest

Tema warna menjadi salah satu hal yang tidak dapat dilewati begitu saja. Meski santai dan sederhana,  tema warna yang dipilih dalam konsep foto prewedding juga penting untuk ditentukan. Hal itu balik kepada tujuan foto prewedding yang diingat sebagai momen membahagiakan sebelum pernikahan.

Warna latar, pakaian yang akan dikenakan, properti, hingga pada jenis make up pun harus dipilih warna yang yang sangat cocok dengan tema kasual. Penggunaan warna yang harmonis antara satu dengan yang lainnya sangat diperlukan untuk menghasilkan kecocokan dan padu padan yang baik dalam foto prewedding sederhana ini.

2. Jenis Makeup

Foto: Antho Aksa Yarunabi on Pinterest

Sekalipun menggunakan konsep yang sangat sederhana dalam foto prewedding simple, sentuhan make up sangat mendukung dalam hasil pemotretan foto. Akan tetapi, kamu ataupun bagian make up artist tidak boleh salah memberikan sentuhan riasan make up. Sebab, make up yang dipilih juga akan berpengaruh terhadap konsep yang diusung.

Sebagai contoh, riasan yang tebal untuk foto prewedding dengan konsep kasual sangat tidak cocok dan justru merusak kesan kasual yang dipilih. Jenis make up yang dibutuhkan untuk konsep ini adalah jenis make up ringan yang membantu wajah terlihat fresh di kamera. Make up diperlukan hanya untuk mengoreksi kekurangan serta memperjelas beberapa struktur wajah agar nampak lebih segar di kamera.

3. Pencahayaan

Hal utama dan penting dalam suatu proses dalam pemotretan adalah pencahayaan. Terlepas dari konsep apa yang akan diusung. Bahkan suatu konsep dapat tercapai apabila menggunakan rekayasa pencahayaan flash yang menjadikannya lebih lembut.

Bantuan pencahayaan yang dibungkus dengan softbox atau payung besar akan dapat menghasilkan cahaya yang yang lembut, rata, dan menyeluruh. Arah pencahayaan pun dapat mempengaruhi mood dari foto, mempercantik tampilan, dan tentunya membuat tampilan kulit dari model menjadi lebih baik.

4. Menentukan Pose

Foto: Amanda Yovita Aulia on Pinterest

Terkadang, bagus tidaknya sebuah potret foto prewedding ditentukan dengan pose yang digunakan. Cobalah untuk lebih memperhatikan posisi wajah atau lekukan tubuh, serta letak tangan hingga jari jemari untuk dapat menghasilkan foto prewedding sederhana yang menarik.

Namun yang paling utama adalah kamu harus membuat dan melatih ekspresi wajah dan postur tubuh. Hal ini bertujuan agar tidak nampak kaku dalam foto. Tentu saja hasil foto dengan pose yang lebih luwes akan menghasilkan potret yang baik.

5. Properti

Foto: Antho Aksa Yarunabi on Pinterest

Sekalipun menggunakan konsep foto prewedding simple, properti tetap dibutuhkan. Sebab, properti akan sangat membantu untuk mempermanis suatu sebuah set up atau background dari konsep tersebut. Kamu dapat meletakkan beberapa properti yang sesuai dengan konsep yang akan diusung.

Seperti jika menginginkan konsep santai berbincang bersama pasangan di balkon atau teras rumah, kamu dapat menambahkan properti gelas teh, meja kecil, majalah, atau lainnya. Kemudian, kamu dapat meletakkan posisi properti tersebut secara strategis dan sesuai dengan komposisi foto yang dapat membantu kamu untuk berpose dengan baik dalam foto tersebut.

6. Konsep Casual dengan Latar

Jika anda lebih memilih konsep kasual dengan ide prewedding indoor di sebuah studio, cobalah untuk memilih latar yang yang lebih sederhana atau bahkan cenderung polos. Hal yang utama adalah backdrop atau latar belakang harus menunjang konsep dari sesi foto tersebut.

Biasanya konsep foto prewedding simple hanya akan mencakupi sedikit bagian dari framing. Namun hal ini ini tetap harus menjadi perhatian utama agar tidak menjadikan sebuah distraksasi komposisi foto tersebut.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan foto prewedding simple dan santai. Meski tidak memerlukan begitu banyak pakaian ataupun properti, beberapa hal diatas perlu menjadi perhatian utama agar tetap dapat menghasilkan potret foto prewedding simple yang benar-benar memberikan kesan kasual. Bahkan kamu juga berkesempatan menarik perhatian orang lain yang melihat foto prewedding kamu dan pasangan.


Artikel Terkait



Vendor Untuk Pernikahan terbaik di WeddingMarket