Fakta Menarik Mengenai Mahar Nikah - Wedding Market

Fakta Menarik Mengenai Mahar Nikah

07 Jun 2021 | By WeddingMarket | Viewers: 109
Fakta Menarik Mengenai Mahar Nikah
foto: fitriaastutik

Pernikahan adalah sebuah momen yang sangat sakral sekali. Disisi lain pernikahan juga menjadi salah satu momen yang sangat diinginkan oleh para pasangan. namun dibalik itu ada banyak hal yang mesti kamu persiapkan supaya acara pernikahannya lancar. Salah satunya adalah mahar nikah. Karena kamu memerlukan mahar untuk melakukan pernikahan.

Perlu kamu ketahui bahwa pemberian mahar tentunya menjadi suatu hal yang sangat penting sekali dilakukan pada setiap pernikahan. Umumnya kedua mempelai nantinya akan saling memberikan mahar pernikahan. Akan tetapi mempelai pria akan lebih dulu memberikan mahar kepada calon istrinya. 

Nah di agama Islam sendiri setiap mempelai laki – laki diharuskan untuk memberikan mahar pernikahan pada calon istrinya. Hal tersebut tentunya sudah menjadi kewajiban bagi setiap calon suami serta sudah menjadi hak bagi calon istri untuk mendapatkan mas kawin atau mahar nikah dari calon suaminya.

Lantas apa fungsi dari mahar tersebut, apakah mahar pernikahan fakanya hanya sebuah kado maupun bingkisan saja, nah bagi kamu yang penasaran tentang hal ini berikut ini adalah definisi mengenai mahar nikah yang mesti kamu ketahui sebelum melakukannya.

Arti Mahar Dalam Sebuah Pernikahan

Ketahuilah bahwa mahar pernikahan adalah sebuah harta yang mesti kamu berikan kepada mempelai wanita ketika hari pernikahan tiba. Nah ditengah – tengah para tamu undangan itu mahar tersebut sering kali disebut sebagai mas kawin.

Namun menurut KBBI, mahar pernikahan adalah sebuah pemberian yang wajib bagi pria berupa harta misalkan uang maupun barang dari pria tersebut pada mempelai wanita 

Fakta Menarik Mengenai Mahar Pernikahan dalam Islam

Di Agama Islam, mahar nikah itu sangat wajib hukumnya, mengingat kembali bahwa pernikahan itu adalah penyempurna separuh agama yang dimana di dalamnya terdapat berbagai banyak syarat serta rukun yang memang harus dipenuhi.

Selain itu tanpa adanya mahar dalam sebuah pernikahan, tentunya prosesi pernikahan tersebut bisa dianggap tidak sah. Perlu kamu ketahui juga bahwa keberadaan mahar juga bukan anya soal tradisi saja, melainkan hal tersebut sudah diatur dalam Al Qur’an surat An Nisa ayat 4.

Nah dari ayat tersebut bisa kita lihat bahwa pihak dari laki  - laki diwajibkan untuk memberikan mahar pada calon wanita yang nantinya akan dinikahi. Selain itu untuk wujud maharnya itu dapat disesuaikan dengan kemampuan dari mempelai pria dan tanpa membebaninya.

Bagi kamu yang penasaran tentang apa saja fakta menarik tentang mahar nikah, nah berikut adalah ulasannya.

1. Menjadi Tanda Calon Suami Pada Calon Istrinya

Perlu kamu ketahui bahwa mahar pada umumnya berupa benda yang berarti baik itu untuk laki – laki ataupun wanita. Nah pemberian mahar tersebut bisa saja berupa rasa kasih sayang calon suami pada istrinya. Maka dari itu, untuk pemilihan mahar tentunya tidak dapat sembarang dilakukan.

Nah dalam agama Islam sendiri mahar tersebut yang secara umum diberikan adalah berupa seperangkat alat sholat yang dimana hal tersebut menandakan bahwa calon suami siap menjadi imam bagi istrinya setelah menikah.

2. Sesuaikan dengan kondisi finansial dari Pihak Pria

Mahar nikah tentunya harus ada, walaupun demikian bentuk serta harganya dapat dissesuaikan dengan kemampua dari calon suami. Nah mempelai pria tersebut tentunya tidak perlu memaksakan diri untuk memberikan mahar diluar kemampuan dia, oleh karena itu sebagai calon pengantin alangkah baiknya mendisusikan hal tersebut bersama mempelai wanita.

3. Dapat Dibayar Tunai Maupun Hutang

Nah di agama Islam tentunya tidak pernah memaksakan para umatnya yang dimana memiliki niat baik dalam menyempurnakan agamanya melalui pernikahan. Oleh karena itu, mahar tersebut dapat dibayar baik itu secara tunai maupun utang. Kembali lagi pada kemampuan dari calon pengantin pria itu sendiri yang diwajibkan untuk membelinya.

Apabila pembayaran mahar nikah dilakukan secara tunai maupun utang tentunya akan disebutkan selama ijab kabul berlangsung. Selain itu apabila mempelai pria tersebut membayar secara hitan sera berniat membayar dalam kurun waktu 1 tahun kedepan, maka dia harus menepati janjinya melunasi hutangnya.

4. Mahar Menjadi Hak Wanita Sepenuhnya

Selain itu harus kamu ketahui bahwa mahar adalah barang yang nantinya akan diberikan oleh memepelai pria pada mempelai wanita, mak dari itu mas kawin atau mahar tersebut akan menjadi hak penuh dari istri. Sehingga siapapun tentunya tidak memiliki hak untuk mengambilnya.

Jika nanti suami ingin meminjam mahar yang sudah diberikan, tentunya dia harus meminta izin pada istri terlebih dahulu, untuk hal disetujui ataupun sebaliknya itu adalah hak dari istri itu sendiri, jika istri tidak mengizinkan maka otomatis mahar tidak bisa dipinjam.

5. Tidak Diperbolehkan Mahar Berupa Uang Tunai

Walaupun kita tahu bahwa mahar uang kertas tidak diatur dalam syariat Islam, tapi tentunya ada ketentuan yang dimana mengatakan bahwa mahar tersebut tidak bisa berupa uang tunai. Jika kalian lihat di acara pernikahan ada uang tunai yang dihias, maka hal tersebut adalah uang palsu.

Pasalnya penggunaan uang tunai dalam mahar itu telah dilarang oleh nagera dan sudah diatur dalam undang – undang. Oleh karena itu jika ada yang memaksakan menggunakan uang tunai maka orang tersebut akan dipidana kurang lebih 5 tahun ataupun nantinya akan membayar denda  sampai 1 miliar.

6. Mahar Harus Memiliki Manfaat Bagi Calon Istri

Mahar yang nantinya akan diberikan pada calon istri itu memang dibolehkan bernilai tinggi dari segi ekonomi, akan tetapi hal yang paling penting adalah mahar itu mesti mempunyai nilai guna serta harus bermanfaat untuk si calon istri. 

7. Beda Dengan Kado Pernikahan

Mungkin beberapa orang banyak yang menganggap bahwa mahar nikah itu sama dengan kado pernikahan, akan tetapi jangan salah paham, faktanya hal tersebut tentunya berbeda dan jangan sampai disamakan dengan kado pernikahan.

Nah perbedaan baik itu kado dan juga mahar tentunya terdapat pada sifatnya. Apabila mahar wajib dilakukan serta harus ada di pernikahan, maka kado beda lagi ceritanya dan tidak demikian. Pasalnya tanpa adanya kado pernikahan, acara pernikhan pun bisa berjalan dengan baik dan disahkan.

Disisi lain apabila mahar tersebut harus bermanfaat untuk si calon istri maka kado sendiri sifatnya hanya pajangansaja. Singkatnya saja bahwa kado itu dapat diberikan oleh siapapun yang turut berbahagia dengan pasangan suami istri. Namun beda dengan mahar yang memang harus diberikan oleh calon suami.

Nah itulah beberapa fakta mengenai mahar nikah yang tentunya harus kamu ketahui, selain itu juga hal yang perlu kamu siapkan adalah cincin pernikahan. Pasalnya cincin itu adalah simbol bagi pasangan suami istri supaya mereka terus terikat hingga akhir hayat memisahkan mereka.

Inilah Fungsi dari Mahar Pernikahan

Foto: Almeer Rumi on Shopee

Banyak hal yang perlu kamu ketahui mengenai mahar pernikahan. Salah satunya adalah fungsi dari mahar itu sendiri. Nah berikut adalah ulasannya.

1. Sebagai Bukti Penghormatan Serta Perlindungan Terhadap Istri

Ketahuilah salah satu fungsi mahar tersebut adalah sebagai bukti untuk penghormatan serta perlindungan terhadap calon istri. Maka dari itu mahar sendiri bisa digunakan ketika dalam kondisi yang terdesak serta bisa saja karena ditinggalkan oleh suaminya, nah dengan demikian istripun masih mempunyai harta cadangan yang dimana sudah diberikan oleh suaminya

2. Hak Istri Sepenuhnya

Poin ini memang ada di atas tadi namun ini juga termasuk kedalam poin fungsi dari mahar pernikahan itu sendiri. Pasalnya hal ini sudah dijelaskan dalam Al – Qur’an yang dimana mahar nikah itu menjadi hak penuh bagi istri. Selain itu kamu harus tahu juga bwha mahar tersebut bukan untuk dibagi – bagi dengan keluarga maupun dikembalikan pada suaminya.

Terkadang ada juga orang yang memberikan mahar pernikahan yang bisa dibilang sangat besar, contohnya seperti tanah, sehingga pihak dair keluarga pun tentunya sulit untuk membaginya. Namun hal tersebut pada dasarnya mesti dipertimbangkan.

Pasalnya mahar pernikahan memang sudah sepenuhnya menjadi hak dari istri saja, dengan artian pihak manapun tentunya tidak memiliki hak apapaun termasuk suaminya sendiri.

3. Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Suami

Mahar memang nantinya akan diberikan pada istrinya, disisi lain hal tersebut adalah menjadi simbol pencapaian dari calon suami untuk memberikan sebuah kebahagian untuk istrinya. Disisi lain dalam Islam sendiri hal tersebut adalah sebuah tanggung jawab suami.

Apabila suami tersebut memberikan mahar pada istrinya maka suami pun telah menunjukan bahwa dia sanggup untuk membuat istrinya bahagia atau mensejahterakan istrinya.

Contoh Mahar Nikah yang Biasa Diberikan


Foto: Hantaran Pernikahan Kekinian

Seperti yang disebutkan diatas tadi bahwa mahar sendiri tentunya bisa berbentuk apapun tapi tetap saja bahwa mahar tersebut memang harus bermanfaat bagi calon istri. Nah di Indonesia sendiri banyak sekali contoh mahar yang bisa diberikan, diantaranya adalah

1. Berupa Perhiasan

Salah satu mahar yang bisa dibilang menjadi harus diberikan adalah perhiasan. Nah benda tersebut digunakan sebagai mahar pasalnya mempunyai makna kemewahan. Dengan demikian kerap kali wanita menggunakan perhiasan menjadi aksesoris untuk menunjang penampilannya.

Disisi lain, perhiasan tersebut sebagai benda yang memiliki nilai tinggi dan pada umumnya perhiasan tersebut memang terbuat dari bahan campuran emas maupu perak, barang ini tidak heran menjadi salah satu pilihan yang cocok bagi setiap pria dijadikan sebagai mahar.

2. Sebidang Tanah

Perlu kamu ketahui bahwa tanah pun mempunyai nilai yang semakin lama maka semain tinggi juga nilainya, oleh karena itu tanah tersebut bisa dikatakan sebagai investasi bagi pasangan yang sudah menikah. Nah di negara kita ini penggunaan sunrang tanah dijadikan mahar pernikahan memang bukan menjadi hal yang baru.

Bahkan beberapa di berbagai daerah diwajibkan untuk memberikan mahar pada calon istrinya tanah untuk mempelai wanita. Salah satunya adalah tradisi dari adat Bugis yang dimana mereka mewajibkan memelai pria memberikan tanah untuk mempelai wanita. 

Nah hal tersebut sudah dipercaya bahwa dengan memberikan mahar tersebut tentunya menjadi lambang harga diri untuk menghormati calon istrinya.

3. Logam Mulia

Nah logam mulia ini bisa dibilang berbeda dengan perhiasan, pasalnya logam mulia ini adalah emas murni. Dengan demikian apabila ditukarkan dengan mata uang, logam mulia tersebut mempunyai nilai yang bisa dibilang besar, akan tetapi pernahkah kamu bertanya – tanya kenapa pria memberikan calon istrinya berupa mahar pernikahan emas atau logam mulia ?

Hal tersebut berdasarkan dari segi investasi, nah dengan menggunakan emas murni untuk mahar nikah. Adalah hal yang sangat menguntungkan. Pasalnya seiring berjalannya waktu nilai dari emas murni tersebut bisa saja mengalami kenaikan. Jikapun turun juga tidak akan jauh dari harga aslinya.

4. Seperangkat Alat Sholat

Salah satu mahar yang wajib ada di dalam acara pernikahan adalah seperangkat alat solat bagi mereka yang memeluk Islam. Nah dengan memberikan calon istri seperangkat alat solat tersebut adalah sebuah simbol bahwa suami memang sudah siap serta mampu membimbing istri serta keluarganya nanti.

Disisi lain pemberian mahar tersebut pada istri itu yaitudenga harapan supaya istri bisa membimbing anak – anaknya nanti, kemudian kita tahu bahwa harga dari seperangkat tersebut memang tidaklah mahal, akan tetapi ada maknanya dibalik hal tersebut sangatlah dalam.

Nah bagi calon suami yang memberikan mahar tersebut memang sudah siap untuk menanggung semua tanggung jawab serta makna dari keagamaan yang tentunya sudah disimbolkan di dalam mahar tersebut. oleh karena itu sangat penting sekali mempertimbangkan kembali untuk memberikan mahar tersebut.

Tips Memilih Mahar yang Terbaik untuk Istri

Harus kamu ketahui bahwa untuk memilih mahar nikah yang tepat dan cocok untuk istri memang tidaklah mudah, pasalnya kamu harus mempertimbangkan banyak hal. Nah agar hari pernikahanmu dan pasangan bisa menjadi kenangan terindah dan takan terlupakan, kamu bisa menyimak tipsnya dibawah ini.

1. Diskusikan dengan Pasangan

Mahar merupakan sebuah barang atau benda yang nantinya akan diberikan pada memelai wanita, nah dengan demikian apabila kamu merasa tidak yakin ataupun bingung dan takut salah memilih, maka diskusikanlah dengan pasanganmu. Nah hal tersebut bsia dilakukan dan seringlah melakukannya.

Karena dengan melakukan hal tersebut nantinya akan memudahkan kamu dalam memilih mahar perniakahan. Sehingga pada saat diberikan tentunya tidak akan mengecewakan calon istrimu nanti.

2. Biaya yang Kamu Miliki

Hal selanjutnya adalah biaya ataupun anggaran dana yang kamu miliki. Karena jangan sampai kamu membeli ataupun memilih produk maupun barang yang faktanya kamu tidak sanggup dan malah memaksakan diri. Pada akhirnya kamu akan menyisakan hutang karena mahal yang kamu berikan tidak sesuai dengan dana yang kamu miliki.

Alangkah lebih baiknya pilihlah barang yang memang sesuai dengan budget yang kamu miliki serta pilihlah juga barang yang memang bermanfaat dan pantas diberikan pada calon istri. Nah dengan demikian tentunya dalam pemilihan pun akan semakin mudah dilakukan.

3. Jangan Terpengaruh dengan Orang Lain

Harus kamu tahu bahwa setiap pernikahan tentunya memiliki ciri khas masing – masing tergantung dari pengantinnya itu sendiri. Artinya jangan sampai kamu terpengaruhi oleh orang lain bahkan soal menentukan mahar pernikahan. Alangkah baiknya kamu cari cara sendiri agar pernikahanmu itu mempunyai ciri serta tidak sama dengan orang lain.

Setiap pasangan tentunya ingin acara pernikahannya bisa dikenang hingga tua nanti, jika sama dengan orang lain tentunya tidak akan berkesan.

Sekian informasi yang bisa disampaikan untuk kamu mengenai mahar nikah. Bagi kamu yang berencana membeli perhiasan, satu set box seserahan atau lainnya. kamu bisa menemukan vendornya di WeddingMarket!


Artikel Terkait



Vendor Untuk Pernikahan terbaik di WeddingMarket