Susunan Acara Pernikahan Mulai dari Akad sampai Resepsi - Wedding Market

Susunan Acara Pernikahan Mulai dari Akad sampai Resepsi

05 Jan 2021 | By Septina Muslimah WeddingMarket | Viewers: 932
Susunan Acara Pernikahan Mulai dari Akad sampai Resepsi
Foto: katakitaphoto from Instagram

Agar berjalan dengan baik, maka susunan acara pernikahan harus dibuat sebaik mungkin. Perhitungan yang matang, setidaknya bisa meminimalisir kesalahan yang bisa saja terjadi.

Bagi kamu yang hendak menikah, baik menggunakan jasa wedding organizer (WO) ataupun tidak, sebaiknya tetap mengetahui betul rangkaian acara yang akan digelar. Jika menggunakan WO, biasanya mereka yang akan menyusun acara sedemikian rupa hingga memastikan semua bisa berjalan dengan baik.

Sementara jika kamu hanya mengandalkan keluarga untuk menangani pestamu, sebenarnya ini juga bukan masalah besar. Terutama jika pesta pernikahanmu dibuat dengan jumlah undangan yang tidak terlalu banyak atau dibuat intimated wedding.

Namun, sekali lagi, terlepas dari penggunaan jasa lain atau tidaknya, kamu sebaiknya tahu susunan acara secara lengkap, baik itu susunan acara lamaran maupun pernikahan. Dan untuk melengkapinya, berikut ini informasi mengenai susunan acara pernikahan mulai dari akad nikah hingga resepsi.

Susunan Acara Pernikahan saat Akad Nikah

Susunan Acara Pernikahan saat Akad Nikah
Foto: estoria_photography  from Instagram

Tidak ada satupun pengantin yang ingin akad nikahnya berjalan dengan biasa saja. Karena momen sakral ini adalah momen seumur hidup yang pastinya hanya ingin dilalui satu kali. Bahkan tidak bisa dipungkiri, akad nikah seringkali menguras air mata.

1. Pembukaan

Susunan acara pernikahan untuk akad nikah dimulai dengan pembukaan acara pernikahan. Saat ini, MC yang akan memulai acara akan mengucapkan doa pembuka, agar acara bisa berjalan sesuai dengan harapan.

2. Sambutan

Berikutnya adalah sambutan dari kedua belah pihak, baik dari keluarga pengantin pria maupun pengantin wanita. Perwakilan dari pengantin pria, biasanya akan memberikan ungkapan ‘penyerahan’ calon pengantin kepada keluarga pengantin wanita.

Sementara perwakilan dari keluarga pengantin wanita, juga akan membalas dengan menerima maksud dan kedatangan dari keluarg pengantin pria tersebut.

Berikutnya, akan dilanjutkan dengan proses serah terima seserahan atau cinderamata, yang dibawa oleh keluarga pria, kepada keluarga wanita. Pada saat ini, biasanya akan dilakukan secara simbolis oleh ibu dari kedua belah pihak.

Selanjutnya, barang-barang yang lain akan diberikan secara estafet, hingga berpindah tangan dari keluarga pengantin pria kepada pengantin wanitanya.

3. Pembacaan Doa

Masuk ke langkah selanjutnya, biasanya akan ada pembacaan doa akan dilakukan oleh Qori atau Qoriah yang telah ditunjuk sebelumnya. Ia bisa saja bagian dari anggota keluarga baik dari keluarga pengantin wanita maupun pengantin pria.

4. Prosesi Ijab Kabul
Masuk ke susunan acara pernikahan berikutnya yaitu prosesi Ijab dan Kabul. Saat ini, biasanya calon pengantin wanita yang sebelumnya masih berada di kamar atau ruang rias akan dihadirkan dengan diiringi musik dan ditemani keluarga atau kerabat terdekatnya.

Setelah kedua pengantin, berikut saksi, wali nikah dan juga petugas KUA berada di meja khusus, akan dilanjutkan dengan khutbah nikah yang disampaikan petugas KUA tersebut. Tidak berselang lama, prosesi ijab kabulpun dilaksanakan.

Di sini, wali nikah dari mempelai wanita yang akan menyerahkan kepada mempelai pria, sambil menjabat tangannya. Kemudian setelah wali selesai mengucapkan kalimatnya, akan disambut dengan jawaban yang tegas dari pengantin pria, bahwa ia siap untuk menikahi mempelainya.

Prosesi ini adalah, saat di mana kedua pengantin disahkan sebagai pasangan suami istri. Yang biasanya akan diakhiri dengan penandatangan dokumen, seperti buku nikah, atau yang lainnya. Jika sudah sampai di tahap ini, itu artinya pengantin juga telah sah menikah secara hukum.

Acara ijab kabul juga biasanya ditutup dengan pembacaan doa dari petugas KUA, atau dilanjutkan dengan pemasangan cincin kawin.

5. Penutup
Acara ijab kabul yang telah selesai dilakasanakan, juga akan ditutup oleh MC dengan memberitahukan kepada para tamu undangan untuk menikmati jamuan yang disediakan. Saat ini, biasanya kedua pengantin juga akan meninggalkan tempat akad untuk berganti pakaian atau membetulkan riasan.

Susunan Acara Pernikahan saat Resepsi Pernikahan

Susunan Acara Pernikahan saat Resepsi Pernikahan
Foto: thepotomoto from Instagram

Susunan acara pernikahan akan berlanjut pada acara yang lebih santai, yaitu resepsi. Pada umumnya, resepsi digelar tak lama dari akad nikah dan dilakukan di hari yang sama. Namun tidak menutup kemungkinan, bagi kamu yang ingin menggelar resepsi di hari atau waktu lainnya.

Berikut ini adalah susunan acara resepsi pernikahan yang biasanya akan dilakukan.

1. Pembukaan
Acara resepsi dimulai dengan ucapan pembukaan dari MC. Ucapan terimakasih dan syukur juga akan diungkapkan pada saat ini. Berikutnya acara dimulai dengan menyambut kedua mempelai untuk memasuki lokasi atau kursi pelaminan.

Pada saat ini, jika kamu membuat tema pernikahan dengan tema adat, maka bisa melibatkan tari-tarian adat untuk mengantar pengantin, hingga sampai di kursi. Di samping pengantin, biasanya juga tersedia kursi untuk kedua orang tua dari kedua belah pihak.

2. Sungkeman
Prosesi sungkeman akan dilakukan setelah pengantin dan kedua orang tua berada di pelaminan. Di sini, pengantin akan meminta izin, maaf dan pamit, kepada kedua orang tua.

Ucapan sungkeman bisa dilakukan oleh MC atau bagian dari petugas upacara adat atau dibaca langsung oleh kedua pengantinnya. Momen ini juga saat di mana, perasaaan haru akan bercampur, dan tidak sedikit orang bahkan tamu undangan yang telah hadir, turut meneteskan air mata.

Jika kamu melibatkan acara adat, di sini pula serangkaian acara adat akan dilakukan. Misalnya untuk kamu yang beradat Sunda, acara yang biasanya disertakan adalah huap lingkup, tarik bakakak, menginjak telur, hingga prosesi saweran atau melemparkan uang koin kepada para tamu.

3. Ucapan Selamat
Setelah sampai di pelaminan, MC juga akan mempersilahkan tamu undangan untuk memberikan ucapan selamat. Pada saat ini, biasanya akan terjadi antrian yang cukup panjang.

Untuk memecah antrian, MC juga biasanya akan mempersilahkan tamu untuk menikmati hidangan terlebih dahulu.

4. Acara Bebas
Melangkah pada susunan acara pernikahan berikutnya yang juga biasanya disisipkan pada acara resepsi adalah acara bebas. Di sini pengantin bisa saja turut menampilkan kemampuannya, baik bernyanyi ataupun yang lainnya.

MC juga akan melakukan ramah tamah dengan tamu undangan, bahkan tidak sedikit pula pengantin yang menyediakan hadiah kejutan bagi para tamu undangan yang hadir.

Pada sesi ini pula, biasanya keluarga, tamu atau kerabat dekat dan teman akan melakukan sesi photo. Dengan diarahkan oleh photografer, semua berpose dengan pengantin di pelaminan. Pada saat ini, MC juga akan memanggil nama-nama yang telah disediakan sebelumnya, untuk bersiap mengantri untuk pengambilan gambar.

Momen ini juga kerap digunakan oleh pengantin wanita yang hendak melempar buket bunga yang dipegangnya. Saat ini, semua orang akan berkumpul untuk mendapatkan bunga tersebut.

5. Penutup
Masuk ke acara penutup, disini MC akan kembali memberikan ungkapan syukur dan terimakasih. Kemudian menyampaikan doa untuk kedua pengantin, hingga mengucapkan kalimat-kalimat penutup, sebagai pengingat kepada tamu undangan bahwa pesta pernikahan telah berakhir.

Itulah susunan acara pernikahan mulai dari akad hingga resepsi pernikahan secara sederhana. Susunan acara ini masih bisa dimodifikasi dan disesuaikan dengan tema atau keinginan sendiri. Ketahui juga bagaimana susunan pernikahan islam. Pastikan kamu membuat susunannya tidak seorang diri, karena bagaimanapun juga tetap harus diserahkan pada mereka yang kamu percaya untuk menghandle acara pernikahanmu.


Artikel Terkait



Vendor Untuk Pernikahan terbaik di WeddingMarket
Hubungi Kami!
Chat Us