Tema pernikahan rustic sepertinya tidak pernah kehilangan pesonanya dan terus menjadi favorit banyak pasangan dari tahun ke tahun. Berbeda dengan tema ballroom yang serba glamor dengan kristal dan kilauan, tema rustic menawarkan kehangatan, keintiman, dan kesederhanaan yang justru terlihat sangat mewah karena sentuhan alaminya.
Gaya ini identik dengan penggunaan elemen kayu, warna-warna bumi atau earth tone, serta dekorasi yang terkesan "kasar" namun artistik. Suasana yang dibangun sangatlah romantis, santai, dan membumi, membuat tamu undangan merasa seperti sedang menghadiri pesta hangat di halaman belakang rumah atau di tengah hutan pinus yang asri.
Bagi kamu yang memimpikan pernikahan dengan suasana yang akrab dan homey, tema rustic adalah pilihan yang sempurna. Selain itu, tema ini sangat fleksibel karena bisa diaplikasikan baik di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor). Kunci utamanya adalah pada detail-detail kecil yang instagramable di setiap sudut venue.
Nah, biar kamu nggak bingung harus mulai dari mana, berikut adalah sepuluh inspirasi dekorasi rustic yang dijamin bakal bikin foto-foto pernikahanmu estetik banget dan banjir likes di media sosial. Simak yuk!
1. Backdrop Kayu Palet yang Ikonik
Jantung dari dekorasi pelaminan tema rustic biasanya terletak pada latar belakang atau backdrop-nya. Lupakan backdrop kain satin yang licin atau styrofoam ukir yang rumit. Ciri khas rustic yang paling kental adalah penggunaan papan kayu atau kayu palet bekas yang disusun sedemikian rupa. Tekstur kayu yang kasar, serat-serat alami yang terlihat, dan warna cokelat yang tidak seragam justru menjadi nilai seni utamanya.
Kamu bisa membiarkan warna kayu aslinya terekspos untuk kesan yang lebih raw, atau memulasnya dengan pernis tipis agar sedikit mengkilap. Agar tidak terlihat terlalu kaku atau gelap, hiasi sudut-sudut kayu tersebut dengan rangkaian bunga segar berwarna putih atau peach, serta dedaunan hijau yang menjuntai. Perpaduan antara kekokohan kayu dan kelembutan bunga menciptakan keseimbangan visual yang sangat manis untuk tempat kamu dan pasangan bersanding.
2. Sentuhan Dried Flowers dan Pampas Grass
Jika dekorasi biasa mengandalkan bunga segar yang mekar sempurna, dekorasi rustic justru merayakan keindahan dari ketidaksempurnaan bunga kering atau dried flowers. Penggunaan pampas grass (ilalang kering yang halus seperti bulu), daun palem kering, bunga kapas, hingga baby breath yang dikeringkan sedang menjadi tren besar-besaran. Warna-warna mereka yang kecokelatan, krem, dan beige sangat menyatu dengan palet warna rustic.
Kamu bisa meletakkan pampas grass berukuran besar di samping pelaminan atau di sepanjang lorong masuk (aisle). Teksturnya yang lembut dan melambai-lambai memberikan efek dreamy dan romantis. Selain estetik, penggunaan bunga kering ini juga lebih tahan lama dan tidak layu meskipun acaramu berlangsung seharian di bawah terik matahari. Ini adalah cara cerdas untuk mendapatkan dekorasi yang tahan banting namun tetap terlihat artsy dan kekinian.
3. Pencahayaan Hangat dengan Bulb Lights
Pencahayaan atau lighting adalah kunci untuk membangun suasana atau ambiance yang hangat. Dalam tema rustic, lampu kristal atau lampu sorot warna-warni kurang begitu cocok. Gantinya, gunakanlah bulb lights atau lampu bohlam gantung dengan cahaya kuning hangat (warm white). Kamu bisa menggantungnya melintang di langit-langit ruangan atau di antara pepohonan jika acaramu outdoor.
Selain bulb lights, penggunaan fairy lights atau lampu kawat kecil-kecil yang dililitkan di batang pohon atau dimasukkan ke dalam toples kaca (mason jar) juga akan memberikan efek magis seperti kunang-kunang di malam hari. Cahaya kuning yang temaram ini tidak hanya bikin suasana jadi super romantis, tapi juga sangat bagus untuk fotografi karena memberikan efek kulit yang lebih glowing dan mood foto yang sinematik.
4. Kursi Crossback Kayu
Jangan remehkan pemilihan kursi tamu, karena benda ini mengambil porsi visual yang cukup besar di area pesta. Untuk tema rustic, hindari penggunaan kursi plastik yang dibungkus kain sarung ketat (seat cover) dengan pita besar di belakangnya, karena itu gaya yang sangat old school dan formal. Pilihan terbaik untuk tema ini adalah kursi kayu jenis crossback atau kursi silang.
Desain kursi ini sangat sederhana, klasik, dan mengekspos material kayu yang kokoh. Bentuknya yang ramping membuat ruangan tidak terasa penuh sesak. Jika kamu ingin sedikit variasi, kursi Tiffany berwarna kayu natural atau emas doff juga masih bisa masuk. Biarkan kursi-kursi ini telanjang tanpa sarung, atau cukup tambahkan bantalan duduk tipis dan sekuntum bunga kecil yang diikat di sandaran kursi pengantin atau kursi keluarga inti.
5. Welcome Sign dari Akrilik atau Kayu
Kesan pertama itu penting, dan hal pertama yang dilihat tamu saat datang adalah papan penyambut atau welcome sign. Tinggalkan papan banner cetak digital printing yang biasa. Buatlah welcome sign yang estetik menggunakan papan kayu yang ditulisi dengan cat putih atau teknik pyrography (ukir bakar).
Jika kamu ingin sentuhan yang lebih modern di dalam tema rustic, gunakan papan akrilik bening yang ditulis dengan tinta emas atau putih, lalu letakkan di atas penyangga kayu (easel) yang dihiasi rangkaian bunga kering di salah satu sudutnya. Papan penyambut ini bukan sekadar penunjuk arah, tapi juga spot foto pertama bagi para tamu yang baru datang. Desain yang cantik akan membuat mereka langsung mengeluarkan ponsel untuk update status bahkan sebelum masuk ke area utama.
6. Meja Akad dengan Nuansa Earth Tone
Momen akad nikah adalah momen tersakral, dan dekorasi mejanya harus mendukung kekhusyukan tersebut. Untuk tema rustic, pilihlah meja kayu solid yang kokoh tanpa taplak meja yang menutupi seluruh permukaan (full cover). Cukup gunakan table runner dari kain goni (burlap) atau kain chiffon panjang yang dibiarkan menjuntai hingga ke lantai di bagian tengah meja.
Di atas meja, letakkan vas-vas kecil berwarna terakota atau tanah liat berisi bunga-bunga liar yang simpel. Gunakan nampan kayu untuk meletakkan mas kawin dan alat tulis. Hindari dekorasi yang terlalu tinggi di tengah meja agar tidak menghalangi pandangan tamu dan kamera saat prosesi ijab kabul berlangsung. Kesederhanaan elemen kayu dan warna-warna bumi ini akan membuat suasana akad terasa lebih syahdu dan membumi.
7. Photobooth Ala Piknik Bohemian
Sediakan area khusus bagi tamu untuk berfoto ria agar mereka tidak menumpuk di pelaminan. Salah satu konsep photobooth yang paling cocok dengan tema rustic adalah gaya piknik bohemian. Kamu bisa menggelar karpet permadani bermotif etnik di atas rumput atau lantai kayu, lalu tambahkan beberapa bantal duduk (cushion) berukuran besar, meja pendek, dan keranjang rotan berisi bunga.
Sebagai latar belakangnya, kamu bisa membuat tenda teepee (tenda indian) dari kain blacu dan kayu, atau tirai macrame yang digantung. Properti tambahan seperti koper vintage, gitar akustik, atau tumpukan buku tua akan menambah kesan santai dan artistik. Spot ini pasti akan jadi favorit tamu-tamu muda untuk foto gaya candid atau OOTD (Outfit of The Day).
8. Lorong Jalan Bertabur Kelopak atau Kayu
Jalan masuk menuju pelaminan atau aisle adalah panggung catwalk bagi pengantin. Buatlah momen kirab pengantinmu makin dramatis dengan mendekorasi lorong ini. Jika acaramu di taman berumput, kamu bisa meletakkan papan-papan kayu sebagai pijakan agar hak sepatu tidak menancap ke tanah. Papan kayu ini akan menegaskan tema rustic yang kamu usung.
Jika acaramu di dalam gedung, taburkan kelopak bunga mawar putih atau daun-daun kering di sepanjang lorong untuk memberikan tekstur alami. Di sisi kanan dan kiri lorong, letakkan lentera-lentera besi (lanterns) berisi lilin LED atau potongan batang kayu utuh (log) yang di atasnya ditaruh vas bunga kecil. Dekorasi lorong yang niat akan membuat foto-foto saat kamu berjalan masuk terlihat sangat magis seperti di negeri dongeng.
9. Sentuhan Seni Macrame
Macrame adalah seni menyimpul tali katun yang menghasilkan pola-pola geometris yang indah. Awalnya identik dengan gaya boho, tapi kini macrame menjadi sahabat karib dekorasi rustic. Warna tali katun yang putih tulang atau broken white sangat kontras namun harmonis jika disandingkan dengan elemen kayu yang gelap.
Kamu bisa menggunakan macrame berukuran besar sebagai pelapis backdrop pelaminan, atau macrame kecil sebagai hiasan gantung di area buffet, hiasan sandaran kursi pengantin (chair back), hingga pembungkus vas bunga. Sentuhan handmade dari macrame memberikan kesan personal, hangat, dan artistik yang sulit didapatkan dari dekorasi pabrikan. Ini adalah detail kecil yang memberikan dampak visual besar.
10. Tong Kayu atau Wooden Barrels
Ingin menghadirkan nuansa peternakan (barn wedding) atau kebun anggur ala Eropa? Tong kayu atau wooden barrels adalah properti wajib. Tong-tong besar ini sangat serbaguna. Kamu bisa menggunakannya sebagai meja untuk meletakkan kue pengantin, meja penerima tamu, atau sekadar pilar penyangga untuk rangkaian bunga besar di pintu masuk.
Bentuknya yang bulat dan material kayunya yang terlihat tua dan berkarat memberikan karakter rustic yang sangat kuat. Jika sulit menemukan tong kayu asli yang berat, banyak vendor dekorasi yang menyediakan replika tong kayu yang lebih ringan namun tetap terlihat realistis. Kehadiran tong kayu ini akan menjadi statement piece yang unik dan bikin dekorasi pernikahanmu beda dari yang lain.
Temukan Dekorator Rustic Terbaik di WeddingMarket
Mewujudkan dekorasi rustic impian memang terlihat simpel, tapi eksekusinya butuh keahlian khusus. Salah menata kayu bekas malah bisa terlihat berantakan seperti gudang, bukan pelaminan estetik. Kamu butuh tangan dingin dekorator profesional yang mengerti komposisi, pencahayaan, dan jenis bunga yang tepat untuk tema ini.
Deretan vendor dekorasi di WeddingMarket siap membantumu mewujudkan konsep rustic dan outdoor yang estetik. Kamu bisa melihat portofolio mereka, apakah gaya rustic-nya sesuai dengan seleramu (apakah lebih ke arah modern rustic, vintage rustic, atau botanical rustic). Diskusikan budget dan venue kamu dengan mereka. Vendor yang berpengalaman pasti siap menyulap venue biasamu menjadi tempat paling romantis dan hangat untuk merayakan cinta. Selamat mendekorasi dan bersiaplah untuk pernikahan yang unforgettable! Cek selengkapnya di sini ya!
Cover | Dekorasi: Elior Design