Pilih Kategori Artikel

Mahar dan Mas Kawin Itu Sama Nggak, Sih?
Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 27-28 Juli 2024
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Siapa di sini yang pernah bingung membedakan mahar dan mas kawin? Kamu pasti pernah bingung, kan? Soalnya dua istilah ini memang seringkali membingungkan, terutama bagi kita yang awam dalam hal pernikahan. 

Contohnya nih, teman kamu yang lagi sibuk mempersiapkan pernikahannya tiba-tiba nanya, "Eh, by the way, mahar sama mas kawin itu beda nggak sih?" Kamu jadi bingung juga kan mau jawab apa? Atau mungkin kamu sendiri yang pernah mikir dalam hati, "Kadang masih sering bingung juga nih, mahar sama mas kawin itu beda atau sama ya?" 

Pertanyaan seperti itu wajar banget sebenarnya. Soalnya kedua istilah itu memang terdengar mirip dan sering digunakan dalam konteks yang sama, yakni pernikahan. Nggak heran kalau banyak orang yang masih rancu memahami perbedaannya. Tapi tenang aja, kamu nggak perlu bingung lagi! 

Di artikel kali ini, kita akan membahas tuntas pengertian mahar dan mas kawin, perbedaannya, serta aturan-aturan terkait yang perlu kamu tahu. Dengan begitu, kamu nggak akan salah kaprah lagi saat membicarakan dua hal ini di lingkungan sekitar nanti. Yuk, kita cari tahu jawabannya!

Definisi Mahar dan Mas Kawin

wm_article_img

Oke, sebelum kita bahas lebih lanjut, mari kita pahami dulu definisi mahar dan mas kawin secara singkat. Dengan begitu, kamu nggak akan bingung lagi membedakan keduanya. 

Mahar, dalam ajaran agama Islam, adalah sesuatu yang bernilai dan wajib diberikan oleh calon suami kepada calon istrinya pada saat akad nikah. Singkatnya, Mahar is something of value given by the groom to the bride at the time of marriage. Mahar bisa berupa uang, perhiasan, tanah, atau benda berharga lainnya sesuai dengan kemampuan calon suami. 

Sementara itu, mas kawin atau maskawin adalah tradisi yang banyak ditemui dalam adat pernikahan di Indonesia. Secara umum, mas kawin atau maskawin adalah seperangkat perhiasan atau benda berharga lainnya yang diberikan calon suami kepada calon istri. Jadi bisa dibilang mirip dengan konsep mahar dalam Islam, hanya saja ini lebih mengacu pada tradisi budaya setempat.

Nah, dari definisi singkat di atas, kamu sudah bisa menangkap perbedaan mendasar antara mahar dan mas kawin kan? Mahar lebih bernuansa agama dan wajib, sedangkan mas kawin lebih ke adat istiadat dan bersifat sukarela. 

Tapi tenang aja, kita bakal bahas lebih dalam lagi mengenai perbedaan-perbedaan lainnya. Dengan begitu, insya Allah kamu nggak akan bingung membedakan kapan harus menyebut mahar atau mas kawin dalam konteks pernikahan nanti. Tetap stay tuned ya!

Perbedaan Mahar dan Mas Kawin

wm_article_img

Udah ngerti kan perbedaan definisi dasarnya? Nah, sekarang kita bahas lebih lanjut apa saja pembeda lain antara mahar dan mas kawin ini. Seperti yang udah dijelasin tadi, mahar itu kewajiban dalam agama Islam yang harus dipenuhi saat akad nikah. Jadi calon suami wajib memberikan mahar kepada calon istri, baik itu berupa uang, perhiasan, tanah, ataupun benda berharga lainnya sesuai kemampuan. 

Sedangkan mas kawin adalah tradisi yang banyak ditemui dalam adat pernikahan di Indonesia. Biasanya mas kawin ini berupa seperangkat perhiasan seperti kalung, gelang, cincin, atau benda berharga lain yang diberikan kepada calon istri. 

Nah, dari sini kita bisa lihat perbedaan mendasarnya. Mahar itu kewajibannya, sedangkan mas kawin cuma tradisi aja yang nggak mengikat. Kamu bisa aja nikah tanpa memberi mas kawin, tapi kamu nggak bisa nikah kalau nggak memberi mahar.

Selain itu, pemberian mahar juga ada aturan dan tata caranya sendiri dalam Islam. Sedangkan mas kawin lebih longgar dan fleksibel, tergantung adat istiadat di daerah masing-masing. Perbedaan lainnya, mahar bisa berupa apa aja sesuai kemampuan, mulai dari uang, perhiasan, tanah, hingga benda produktif lainnya. Namun untuk mas kawin, kebanyakan berupa perhiasan seperti kalung, gelang, cincin, dan lain sebagainya. 

Jadi intinya sih, meski sekilas mirip, tapi mahar dan mas kawin itu beda konsep, ya. Yang satu wajib agama, yang satu cuma tradisi budaya. Semoga dengan penjelasan ini, kamu nggak akan bingung lagi membedakan keduanya!

Kesamaan Mahar dan Mas Kawin

wm_article_img

Nah, setelah kita bahas perbedaan-perbedaannya, ada baiknya juga kita sorot beberapa kesamaan antara mahar dan mas kawin nih. Biar nggak cuma lihat dari sisi perbedaannya aja. Pertama, baik mahar maupun mas kawin sama-sama diberikan oleh calon suami kepada calon istri mereka saat menikah nanti. Jadi intinya, dua-duanya adalah pemberian dari pihak laki-laki untuk pasangan wanitanya. 

Kedua, meskipun mahar itu kewajiban agama sedangkan mas kawin hanya tradisi budaya, tapi keduanya sama-sama melambangkan rasa cinta, penghargaan, dan tanggung jawab calon suami terhadap calon istrinya. Pemberian mahar dan mas kawin ini bisa jadi tanda bahwa si laki-laki sudah siap menafkahi sang istri lahir batin. Ini juga jadi simbol rasa sayangnya pada pasangan yang akan dinikahinya.

Nah, dari sini kita bisa lihat bahwa meski beda konsep, tapi mahar dan mas kawin sama-sama jadi ekspresi cinta dan tanggung jawab seorang suami pada istrinya. Bukankah itu indah? Jadi meski kamu harus membedakan kapan menyebut mahar atau mas kawin, intinya keduanya sama-sama punya makna yang dalam. "Meski beda, tapi keduanya sama-sama jadi simbol cinta dan tanggung jawab suami ke istri," begitu kira-kira kesamaannya. 

Jadi, Mari Kita Ringkas

wm_article_img

Setelah kita bahas panjang lebar, semoga kamu nggak bingung lagi membedakan antara mahar dan mas kawin ya. Biar lebih gampang, kita ringkas lagi perbedaan dan persamaannya:

Perbedaan:

  • Mahar itu kewajiban dalam Islam, mas kawin cuma tradisi budaya
  • Mahar bisa berupa apa aja, mas kawin biasanya perhiasan
  • Mahar ada aturan dan tata caranya, mas kawin lebih fleksibel

Persamaan:  

  • Keduanya diberikan calon suami ke calon istri saat menikah
  • Melambangkan cinta, penghargaan, dan tanggung jawab suami

Nah, karena adanya perbedaan dan persamaan mahar dan mas kawin  ini, cara terbaik sih kita menyeimbangkan keduanya aja. Kamu bisa menunaikan kewajiban agama dengan memberi mahar, tapi juga melestarikan tradisi dengan memberikan mas kawin yang indah. The best way is to balance both: fulfil the mahar requirement, but also keep the tradition alive with beautiful mas kawin. 

Jadi, nggak masalah dong kalau kita laksanakan keduanya sesuai porsinya masing-masing! Yang penting sih kamu paham dulu konsep dan maknanya. Setelah itu, kamu bisa sedikit berkreasi dan bereksperimen. 

Mau mahar sederhana tapi mas kawinnya mewah, atau sebaliknya, atau mau dijadikan satu seperti yang pada umumnya dilakukan,  terserah! It’s up to you! Yang penting tetap di jalan yang benar. 

Intinya sih, jangan sampai bingung lagi membedakan mahar dan mas kawin ya. Keduanya punya nilai istimewa. Selama dilakukan dengan niat baik dan sesuai aturan, pasti akan jadi berkat dan membawa kebahagiaan dalam rumah tangga nanti. Semoga membantu!


Foto: via Seserahan Indonesia

Diskon dan Penawaran Eksklusif Menantimu!
Kunjungi WeddingMarket Fair 27-28 Juli 2024
di Balai Kartini (Exhibition & Covention Center)

Article Terkait

Loading...

Article Terbaru

Loading...

Media Sosial

Temukan inspirasi dan vendor pernikahan terbaik di Sosial Media Kami

Loading...