Mengenal Tren Gaun Pengantin Putih di Tahun 2020

30 Jan 2020 | By Wedding Market | Viewers: 1021
Mengenal Tren Gaun Pengantin di Tahun 2020

Apa Itu Gaun Pengantin? Sebagai wanita, pasti kamu akan memikirkan bagaimana gaun pengantin nanti untuk digunakan saat hari pesta pernikahanmu. Gaun pengantin ialah gaun cantik yang digunakan pada saat hari pernikahanmu. Pada abad pertengahan, warna baju dan jenis bahannya digunakan sebagai tanda status sosial dari seseorang.

Hanya kaum bangsawan dan kerajaan saja yang mampu menggunakan bahan seperti sutera, satin, beludru, renda dan juga menggunakan warna-warna “grandeur” seperti emas, ungu, dan juga biru. Memang karena pada saat itu, teknik penganyaman barang, teknik ekstraksi zat pewarna kain sampai proses pewarnaan kain yang dilakukan secara manual ya karena memang bahan-bahan yang digunakan pun tergolong sulit sehingga dalam proses pembuatannya pun tidak bisa dilakukan secara massal.

Memang pada saat itu, hanya gadis-gadis bangsawan saja yang bisa merayakan hari pesta pernikahan dengan mengenakan baju dan perhiasan berwarna “grandeur” yang sudah dijelaskan di atas. Ada juga gadis-gadis yang tergolong dari kasta sosial yang lebih rendah hanya bisa meniru model gaun dan penampilan para bangsawan yang sudah menjadi trendsetter pada saat era itu. Jarang sekali untuk gadis-gadis ini untuk menggunakan gaun pengantin dengan warna “grandeur” karena tidak mampu untuk membeli bahannya yang cukup mahal itu.

Sejarah Gaun Berwarna Putih

Warna putih memang tidak selalu dijadikan sebagai warna pilihan untuk gaun pengantin sampai pada tahun 1840, di mana pada saat itu Ratu Victoria mengenakan gaun berwarna putih ketika menikah dengan Pangeran Albert of Saxe-Coburg. Memang mereka berstatus sebagai keluarga kerajaan sekaligus simbol gadis bangsawan ternama, membuat gaun pengantin berwarna putih ini terlihat mewah dengan hiasan penuh renda Honiton Lace yang dikenakan oleh Ratu Victoria itu telah menjadi trendsetter pada masanya.

Terkenalnya gaun pengantin ala Ratu Victoria memang memiliki ciri khas gaun dengan model ballgown, terkadang memang warnanya bisa warna putih bahkan warna broken white, serta dapat menonjolkan pinggul dan pinggang sang pengantin wanita itu yang menyebabkan naiknya permintaan pada bahan-bahan untuk gaun putih mewah. Hal ini dapat berdampak pada para pembuat bahan dan renda gaun pengantin yang kewalahan saat memproduksinya, karena memang pada saat itu dalam pembuatan renda berwarna putih masih dilakukan secara manual.

Belum lagi gaun pengantin berwarna putih termasuk pakaian yang sulit dirawat karena kotoran yang menempel akan terlihat jelas. Maka dari itu, beberapa calon pengantin yang berasal dari kelas sosial yang lebih rendah kembali menggunakan gaun pengantin yang dibuat selain dengan bahan yang berwarna putih, kecuali memang warna hitam yang melambangkan kesan berduka dan warna merah menyala karena pada saat itu identik dengan the brothel house.

Sudah di mulai pada era Victorian itulah maka tradisi mengenakan gaun pengantin berwarna putih yang dapat disimbolkan dengan kesucian itu menjadi gaya yang selalu ditiru oleh para kaum wanita. Meskipun pada akhirnya tidak hanya warna putih saja yang dipilih untuk pembuatan gaun pengantin, namun bisa juga dengan gradasi putih seperti creme, champagne, broken-white, off white and ivory. Sampai sekarang yang katanya zaman sudah berkembang pun, putih tetap menjadi pilihan favorit di kalangan kaum wanita sebagai pilihan utama warna gaun pengantin.

Warna putih seolah menjadi warna privilege dan memiliki cap “For Bride-Only” yang menyertainya untuk menjadi warna gaun pengantin para kaum wanita yang ingin terlihat berbeda seperti anggun nan indah saat hari pernikahannya. Tidak hanya gaun pengantin modern ala Barat saja yang menjadikan warna putih sebagai warna resmi, namun dibeberapa negara juga baju pernikahan yang bernuansa adat pun seperti kebaya, baju kurung, kimono, dan cheongsam turut menggunakan warna putih. Seperti yang sudah diketahui pada umumnya bahwa banyak kepercayaan dan sejarah mengenai gaun pengantin warna putih. Sekarang, sudah banyak calon pengantin yang memilih warnanya sesuai dengan tradisi yang ada.

Inspirasi Gaun Pengantin Berwarna Putih yang Bakal Trend di Tahun 2020 Ini

Setiap tahunnya memang trend akan selalu berkembang. Entah dengan mengeluarkan model yang belum pernah ada ataupun dengan mengeluarkan kembali model yang sudah pernah ada dalam kurun waktu yang cukup lama. Sepertinya, trend pada tahun 2020 ini yang tidak dapat diduga sampai dengan gaun yang menggunakan jubah. Daripada kamu penasaran, yuk di baca kemudian cermati untuk mendapatkan inspirasi gaun di hari pernikahanmu!

Gaun pengantin 70’an


Untuk kamu yang ingin menggelar acara pernikahan dengan konsep klasik, coba saja gaya 70’an sebagai inspirasi gaun pengantinmu. Sangat disayangkan jika kamu menyia-nyiakan konsep yang menarik ini. Gaun pengantin 70’an ini dalam pembuatannya didominasi oleh warna putih gading dan warna krem yang kusam. Menggunakan rok panjang sebagai gaun pernikahan, mungkin nanti banyak yang diminati para kaum wanita ialah jumpsuit dengan celana lebar yang nyaman.

Pilihan yang tepat jika kamu menggelar pesta pernikahan dengan konsep yang santai dengan suasana malam yang dihadiri hanya kerabat terdekat dan juga kedua belah pihak keluarga yang menimbulkan kesan intimate. Tidak menutup kemungkinan juga pada gaun ini bisa gunakan dengan kamu yang memiliki konsep bohemian dan vintage.

Gaun pengantin Berbulu

 

Gaun ini dapat memberikan kesan menggemaskan, glamour dan mewah jika kamu mengenakan saat hari pernikahan. hiasan bulu-bulu ini bisa kamu tata di bagian pundak secara rapi maupun acak-acakan, diletakkan pada bagian ujung rok sehingga nampak indah saat kamu bergerak, atau malah membuat kesan menumpuk sehingga ketika di lihat dari atas sampai bawah memiliki bulu yang mengembang. Bisa dibilang desain terbaru yang menyegarkan. Apakah kamu tertarik?

Gaun Pengantin dengan Aksen Full Renda

Selanjutnya, gaun ini dijadikan sebagai salah satu inspirasi yang bisa kamu tiru di hari pernikahanmu. Kamu bisa membuat desain gaun dengan konsep pernikahan formal maupun pernikahan non formal. Kamu bisa membuat kain renda menjadi desain gaun A-line dengan ekor sweep yang dipadukan dengan potongan off the shoulder. Untuk memberikan kesan anggun pada penampilanmu gunakan wedding veil. Namun, jika kamu akan menggelar acara pesta pernikahanmu dengan konsep semi formal, pilihlah desain dengan potongan kerah V yang dipadukan dengan lengan batwing dan rok A-line tentunya akan terlihat menarik. Indah, kan?

Desain helter yang membaluti leher

Desain helter ini terinspirasi dari gaun pernikahan Meghan Markle yang masih dijadikan sebagai pilihan para kaum wanita di berbagai belahan dunia adalah potongan leher yang terdapat pada gaun kedua yang dikenakan Meghan di pernikahannya pada tahun 2008.

Potongan ini merupakan gaya leher yang melingkar dari bagian depan leher sampai bagian belakang leher sehingga dapat menonjolkan bahu yang terbuka dan backless. Desain ini akan menjadi inspirasi di tahun 2020 ini karena potongan ini memang sempurna untuk berbagai macam baju pengantin modern terbaru, di mulai dari konsep bohemian, A-line, sampai konsep mermaid.

Gaun Pengantin Asimetris

 

Baju pengantin yang akan menjadi inspirasi para kaum wanita di tahun 2020 ini ialah gaun yang memiliki desain asimetris atau bisa dibilang tinggi-rendahnya rok yang berbeda. seperti biasa, potongan rok bagian depan lebih pendek daripada potongan rok bagian belakang yang memiliki tujuan agar kamu lebih mudah untuk berjalan.

Gaun ini sangat tepat untuk kamu yang ingin menari saat acara pesta pernikahanmu karena desain tinggi-rendahnya rok dapat memudahkanmu untuk bergerak. Untuk bagian atas gaunnya, kamu bebas untuk memilih desain apa yang kamu inginkan apakah seperti sweetheart dengan tali atau tanpa tali, off the shoulder dan jika kamu ingin terlihat menarik maka kamu bisa padu padankan dengan helter neck.

Gaun pengantin Voila

Gaun ini bisa mengambil alih pasar gaun pengantin warna putih. Memang sudah waktunya untuk mengusir mitos buruk yang terdapat pada warna hitam. Justru warna hitam akan memberikan kesan elegan serta kamju dapat tampil berkelas sekalipun. Jika kamu belum siap untuk memilih gaun berwarna hitam, kamu bisa menggabungkan warna lain seperti putih yang dapat memberikan kesan simple nan modern, emas untuk memberikan kesan glamour, atau bisa juga memadu padankan warna merah dan warna hitam untuk gaun pengantin agar terlihat menawan.

Menjadikan Sarung Tangan sebagai Aksesoris

Memang sedikit orang yang berasumsi bahwa mengenakan sarung tangan sebagai aksesoris pernikahan terlihat kuno dan hanya bisa digunakan untuk gaun pengantin pada saat musim hujan saja. Tidak hanya untuk di musim dingin, sarung tangan memang cocok digunakan untuk beragam macam musim pernikahan. Sarung tangan bisa saja terbuat dari bahan yang sama dengan gaunnya atau terbuat dari renda yang tipis sehingga pergelangan tanganmu akan terlihat indah. Ya kan? Memang sih terlihat kuno tapi sarung tangan memang aksesoris pernikahan yang abadi.

Tips Memilih Gaun Pernikahan Sesuai Bentuk Tubuh. Penasaran, kan? Yuk dicermati!

Gaun pengantin dapat dikatakan sempurna jika dapat membentuk tubuhmu dengan tepat, tidak kebesaran namun tidak kekecilan juga. Kamu memang perlu untuk mengenal jenis tubuhmu sendiri. Tipe-tipe bentuk tubuh ini memang beragam dan tidak semua gaun pengantin akan cocok dengan bentuk tubuhmu. Jika kamu beli asal memilih maka kamu akan terlihat aneh jikalau tidak cocok. Tentunya kamu tidak ingin hal itu terjadi, kan?

Berikut macam-macam bentuk tubuh yang harus kamu ketahui.

  • Strawberry shape, jika kamu memiliki bentuk tubuh yang sedikit lebar pada bagian dada, pinggul lebih kecil dan pada bagian kaki ramping. Nah, pilihlah gaun yang membungkus tubuh serta menonjolkan lekuk tubuh dengan bentuk bateau neck atau kerah berbentuk kapal. Ini bisa membuat bahumu tersamarkan oleh kerah. Pada bagian bawah, kamu bisa memilih yang longgar dan lebar yang memiliki fungsi sebagai penyeimbang bentuk badan bagian atas. Tipe gaun yang bisa kamu pilih berupa ballgown, A-line, Empire line.
  • Banana shape, jika kamu memiliki bentuk tubuh bagian dada yang sama lebarnya dengan lebar bahu seolah sejajar dengan pinggul. Pilihlah gaun yang memiliki pita dibagian tengah sebagai pembatas mana bagian atas dan mana bagian bawah. Hindarilah penggunaan gaun pengantin dengan kerah tinggi karena dapat membuat badan kamu semakin kotak. Tipe gaun yang bisa kamu pilih berupa A-line, mermaid, sheath.
  • Apple shape, biasanya memiliki bentuk tubuh yang cenderung memiliki ukuran dada yang besar, pinggul yang sempit namun perut yang besar pada bagian tengah. Sebaiknya kamu hindari penggunaan gaun yang memiliki hiasan besar pada bagian pinggang seperti pita atau ikat pinggang karena dapat membuat perutmu semakin besar dan lebar. Nah, kamu bisa memilih gaun pengantin yang memiliki kerah V atau yang banyak disebut dengan kerah potongan rendah. Jika kamu ingin menghias gaun pengantinmu dengan pita, berikan pada bagian pinggang saja agar lekukan tubuh semakin terlihat. Tipe gaun yang bisa kamu pilih berupa A-line. Tolong hindarkan penggunaan gaun pengantin ballgown dan mermaid, ya!
  • Pear shape, biasanya memiliki bentuk tubuh yang lebarnya pinggul dan pinggang lebih besar daripada lebarnya dada. Kamu perlu mencari gaun yang membuat pinggang terlihat lebih kecil dan dapat menyesuaikan bentuk tubuh bagian atas. Hindarkan penggunaan gaun pengantin fishtail karena dapat membuat dada terlihat semakin kecil. Kamu dapat mengalihkan gaun pengantin dengan gaun one shoulder dan hal yang penting penting ialah jangan lupa untuk memakai korset untuk memberikan kesan pinggul yang agak kecil. Tipe gaun yang dapat kamu pilih berupa ballgown, A-line, one-shoulder. Namun, ada juga tipe gaun yang dapat kamu hindarkan berupa mermaid, sheath, dan
  • Hour glass shape, bisa dikatakan jika kamu memiliki lebar dada dan pinggul seimbang namun pinggang kamupun memiliki lekukan.

Lebih Milih Mana, Membeli, Menyewa atau Membuat Gaun Pernikahan?

Memang harus mempertimbangkan dengan baik antara membeli, menyewa ataupun membuat gaun pernikahan karena memang dari masing-masing tersebut memiliki keuntungan, yaitu.

Keuntungan membeli:

  • Membeli gaun akan membuat kamu mendapatkan banyak pilihan gaun pengantin.
  • Bisa kamu jadikan sebagai kenang-kenangan.
  • Kamu bisa memilih sesuai anggaran yang sudah ditentukan. Irit, kan?

Keuntungan menyewa:

  • Kamu bisa lebih mudah. Kamu cuman perlu memilih bahan, mengukur serta menyewa gaun pengantin sesuai jumlah hari yang kamu butuhkan.
  • Sewa gaun pengantin juga dapat membuatmu lebih hemat karena hanya dipakai satu kali saja.
  • Jika kamu ingin segera melangsungkan acara resepsi pernikahan, kamu cukup mendatangi tempat penyewaan gaun pengantin dan tidak usah repot lagi untuk mengurusi kain, desain, payet, atau hal lainnya yang masih bersangkutan. Kamu hanya perlu barang jadi. Simple, kan?

Keuntungan membuat:

  • Kamu bisa lebih leluasa untuk memilih desain, kain, dan gaun pernikahanmu sesuai dengan apa yang kamu impikan sejak lama serta sesuai dengan bentuk tubuh.
  • Pastinya kamu akan lebih puas dengan hasil gaunnya karena kamu bisa terlibat langsung dalam proses pembuatannya mulai dari memilih bahan, pembuatan desain, dan juga melakukan fitting setiap saat. Memang kamu membutuhkan waktu yang cukup lama karena prosesnya tidak gampang kecuali memang yang sudah profesional.
  • Gaun yang kamu buat pastinya akan berbeda dengan gaun pengantin lainnya karena kamu terjun langsung dalam menuangkan ide dalam pembuatannya.

Sudah dipaparkan berbagai informasi yang berkaitan dengan gaun pengantin berwarna putih. Untuk menemukan gaun yang sesuai dengan keinginanmu, tentunya kamu harus mencari vendor gaun pengantin yang tepat. Selamat mencari, ya!

Foto: Tribun, Kwikku, hipwee, Mea Hijab Syari, Baju Pengantin Muslim, Ali Express, Prelo


Artikel Terkait



Vendor Untuk Pernikahan terbaik di WeddingMarket